Skip to content

Waroeng Kopi

Tempat sharing informasi mengenai Sosiologi dan Antropologi sambil ngopi

Archive

Category: antropologi

Terdapat tradisi unik di desa Prawoto dalam kegiatan hajatan atau selamatan setiap warga masyarakat, kegiatan tersebut adalah kegiatan nyumbang. Tradisi nyumbang dalam siklus daur hidup masyarakat Jawa di Desa Prawoto menejelaskan adanya suatu resiprositas yang ada dalam tradisi ini. Tradisi nyumbang ini dilakukan pada saat ada warga yang sedang memiliki hajat atau selamatan. Tradisi nyumbang biasanya ketika ada seorang yang memiliki hajat maka orang lain atau tetangga sekitar akan menyumbang atau memberi barang, barang tersebut biasanya adalah rokok dan sembako. Seiring perkembangan zaman tradisi nyumbang ini tidak mengalami pergesaran akan tetapi malah semakin diminati oleh warga masyarakat Desa Prawoto, hal ini terbukti dari banyaknya warga yang berlomba-lomba untuk melaksanakan hajatan dalam rangka apapun. continue reading…

Jambi adalah provinsi yang memiliki lahan gambut ke-3 terluas di Sumatra. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Wetlands International Indonesia Program (WIIP) total luas lahan gambut Jambi adalah 746.230 hektar dan 155.380 hektarnya telah dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Selain dikonversi menjadi perkebunan sawit lahan gambut di provinsi ini juga telah dikonversi menjadi hutan tanaman industri. Sebelum digunakan menjadi lahan budidaya harus dilakukan pembuatan kanal (drainase) untuk menurunkan permukaan air tanah sehingga lahan gambut menjadi kering dan dapat ditanami. Pembuatan kanal – kanal ini akan menyebabkan penurunan permukaan gambut (subsidensi). Kebakaran lahan gambut juga akan mengakibatkan penurunan permukaan gambut. “Jika penurunan permukaan lahan gambut ini terus terjadi maka lahan gambut akan tergenang air dan tidak dapat dimanfaatkan sama sekali” kata Iwan Tri Cahyo Wibisono, Koordinator Ecosystem Alliance – WIIP pada saat Workshop Peran Tata Ruang dalam Pengelolaan Lahan Gambut di Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan beberapa waktu yang lalu. Menurutnya jika ini terus berlangsung bukan tidak mungkin menjadi bencana ekologis terutama bagi daerah timur Jambi yang didominasi oleh lahan gambut. Merujuk pada studi yang dilakukan oleh Hoijjer pada lahan gambut yang telah dikonversi menjadi lahan perkebunan sawit dan akasia tahun 2012 lalu pada lima tahun pertama sejak kanal dibuat terjadi penurunan permukaan lahan gambut sebanyak 142 cm. Dan akan terjadi penurunan secara konstan sebanyak 5 cm per tahun setelah lima tahun pertama pembuatan kanal. Karena gambut terikat dalam satu kesatuan hidrologis maka dampak dari kegiatan pemanfaatan lahan menjadi lahan budidaya ini tidak hanya dirasakan pada lokasi kegiatan berlangsung tapi juga akan berdampak pada kawasan gambut disekitarnya. Dan dalam jangka waktu tertentu penurunan permukaan gambut di beberapa daerah akan mengakibatkan banjir. continue reading…

 PENDAHULUAN

Antropologi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari kehidupan manusia beserta kebudayaan dalam masyarakatnya baik dilihat dari segi manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Pengertian Antropologi menurut Willian a. Haviland adalah studi umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. David Hunter adalah memberikan pengertian lain tentang antropologi yaitu ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia. Sedangkan Koentjaraningrat adalah yang memberikan pengertian bahwa antropologi adalah ilmu yang mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan. Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dari segi keanekaragaman fisik serta kebudayaan (cara berperilaku, tradisi, nilai) yang dihasilkan sehingga setiap manusia yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda. Dengan adanya studi-studi mengenai masyarakat di luar sana, sehingga muncul lah berbagai macam teori dan konsep mengenai antropologi diantaranya adalah teori difusi. Difusi adalah penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari satu tempat ke tempat lain. continue reading…

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari saling keterkaitan antara organisme dengan lingkungannya, termasuk lingkungan fisik serta berbagai organisme lainnya. Sedangkan Antropologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia dimana dalam kebudayaan tersebut merupakan hasil karya manusia itu sendiri. Jadi, Antropologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kebudayaan lingkungan manusia yang merupakan hasil karya manusia itu sendiri.

continue reading…

Skip to toolbar