PERNAK – PERNIK DARI LIMBAH KARDUS UNTUK MENINGKATAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA
November 9th, 2015 by alfiyah

Dari beberapa sebagian belum mengetahui pengertian limbah. Limbah merupakan buangan atau sisa yang dihasilkan dari suatu proses atau kegiatan dari indusrti maupun domestic ( rumah tangga ). Menurut peraturan pemerintahan nomor 101 tahun 2014 limbah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan. Berdasarkan dari wujud limbah yang dihasilkan, limbah dibagi menjadi tiga yaitu limbah padat, limbah cair dan limbah gas dengan penjelasan sebagai berikut :

  1. Limbah Padat

Adalah limbah yang berwujud padat, padat bersifat kering , tidak dapat berpindah kecuali ada yang memindahkannya. Misalnya, sisa makanan, sayuran, potongan kayu, sobekan kertas, sampah , plastic dan logam.

  1. Limbah Cair

Adalah limbah yang berwujud cair, limbah terlarut dalam air, selalu berpindah, dan tidak pernah diam. Contohnya adalah air bekas mencuci pakaian, air bekas pencelupan warna pakaian dan sebagainya.

  1. Limbah Gas

Adalah limbah zat ( zat buangan ) yang berwujud gas, limbah gas dapat dilihat dalam bentuk asap, limbah gas selalu bergerak sehingga penyebarannya sangat luas. Contohnya adalah gas pembuangan kendaraan bermotor, pembuatan bahan bakar minyak juga menghasilkan gas buangan yang berbahaya bagi lingkungan.

Dari ketiga wujud limbah yang mudah dan dapat di jadikan sebagai kerajinan tangan atau kreatifitas mahasiswa yaitu limbah padat. Limbah padat misalnya limbah kardus mudah di dapatkan dan ditemukan di sekitar tempat tinggal kita. Dan dari limbah kardus bisa di buat sebagai bahan utama pembuatan pernak – pernik dalam menunjang jiwa wirausaha mahasiswa.

Limbah kardus yang mudah kita temukan di sekitar tempat tinggal dan hanya terbuang dengan percuma tanpa adanya pemanfaatan. Limbah kardus juga banyak di gunakan sebagai tampat produk makanan, minuman dan benda – benda lainnya. Pemanfaatan limbah kardus yang dapat di jadikan sebagai olahan yang menarik seperti pernak – pernik diantaranya gantungan kunci , figura foto , tempat pensil dan tempat buku . Limbah kardus yang banyak tidak dapat memanfaatkan dengan baik agar menghasilkan karya yang menarik dan bernilai ekonomis. Dengan memberikan bagaimana cara pemanfaatan limbah kardus yang dapat menarik perhatian orang lain untuk membelinya sebagai koleksi.

Selain dari limbah kardus yang di jadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan pernak – pernik yang menarik juga di butuhkannya sumber daya manusianya sebagai pelaku dalam pembuatan pernak – perrnik yang akan di buat. Sumber Daya Manusia memiliki peran penting dalam mewujudkannya pemanfaatan pernak – pernik dari kardus yang akan di jadikan sebagai latihan dalam berwirausaha di mulai dari pemanfaatan limbah kardus. SDM juga harus memiliki ide kreatif lainnya untuk membuat para konsumen tertarik dengan karya – karya yang dihasilkan. Dan tidak hanya pernak – pernik saja yang akan di hasilkan dengan limbah kardus melainkan sebagai alat pembantu dalam proses pembelajaran dijadikan sebagai bentuk – bentuk bangunan seperti balok , persegi panjang dan segitiga sama sisi.

Mahasiswa di sini dijadikan sebagai obyek yang penting dan paling utama dalam membantu pelancaran jiwa kewirausaha muda yang sukses. Dengan awal yang di awali dari obyek yang mampu menciptakan ide kreatif dalam memberikan sumbangan menuangkan ide dalam berkarya menggunakan kerajinan melalui limbah kardus yang di ubah menjadi karya yang kreatif. Wirausaha di kalangan mahasiswa di butuhkan seseorang yang mampu memberikan motivasi diri tentang kepercayaan yang dapat membantu rasa percaya mahasiswa dalam mendukung kegiatan wirausaha.

Ilmu kewirausahan juga penting dalam membantu proses jual beli untuk mempromosikan hasil ide kreatif yang akan dijadikan sebagai bekal pengetahuan dalam pemasaran . Wirausaha disini dapat menerapkannya dan dijadikan sebagai latihan terhadap kewirausahaan yang lebih besar. Pemberian pelatihan – pelatihan khusus untuk pengembangan dalam jiwa berkepribadian khusus menciptakan wirausaha masing – masing sesuai dengan keahlian yang di inginkan. Kesesuaian di dalam penepatan sesuai bakat dan minat yang di inginkan yang dapat membantu dalam jiwa – jiwa mahasiswa dalam menemukan ide yang kreatif. Dan penerapan terhadap ilmu yang pernah di dapatkan di ruang kelas dapat di terapkan di kehidupan yang nyata.

Keterkaitan antara SDA,SDM dan keahlian juga diperhatikan dalam mewujudkan sebuah keinginan berkarya, dengan hasil yang baik membutuhkan kerja keras didalam mengerjakan di setiap langkah. Butuh kerja sama di dalam menghasilkan karya – karya yang kreatif dan ketekunan untuk membantu kelancaran proses menuju manusia yang mampu menciptakan hal – hal baru di setiap perkembangan zaman. Karena itu perlunya kesadaran dari diri sendiri sebelum menyadarkan diri orang lain untuk memperhatikan tentang pentingnya menjaga lingkungan, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan barang – barng bekas. Tidak secara langsung kita dapat mengurangi volume sampah yang setiap harinya menumpuk tinggi karena tidak adanya pemanfaatan barang bekas. Keadaan tersebut menyadarkan bahwa kurangnya rasa peduli terhadap lingkungan untuk mengubah lingkungan yang indah dan bersih.

Perlunya pembentukan pelatihan didalam kegiatan peduli lingkungan dengan cara memanfaatkan barang – barang bekas di kreasikan menjadi pernak – pernik yang kreatif dan menarik. Pelatihan dalam pembentukan kelompok yang memiliki jiwa kreatif dalam pembuatan pernak – pernik dari limbah kardus. Dapat juga di jadikan program rutin setiap bulannya dalam menciptakan pernak – pernik dari limbah kardus. Atau bisa di buatkan sebuah Unit Kegiatan mahasiswa dalam mendukung pengembangan bakat dari mahasiswa di lingkungan kampus.

Pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa memberikan media penyalur bakat agar para mahasiswa mampu mnciptakan ide – ide baru yang belum pernah ada. Pelatihan yang akan diberikan pada waktu libur kuliah atau minggu – minggu tenang agar para mahasiswa mempunyai kegiatan yang brmanfaat dalam menumbuhkan jiwa kreatif. Kreatif disini Adanya pelatihan ini yang akan memberikan kesadaran disetiap mahasiswa yang belum menyadari pentingnya mengelola limbah atau barang – barng bekas dalam menciptakan pernak pernik yang kreatif.

Dalam zaman modern disini dibutuhkanya mahasiswa yang kreatif di setiap keadaan yang ada di sekitar tempat tinggal terutama dalam pemanfaatan barang – barang bekas. Tanpa adanya mahasiswa yang memikirkan pentingnya pemanfaatan barang – barang bekas akan timbulnya masalah baru tentang ketidakpedulian terhadap lingkungan, menyebabkan barang – barang bekas yang terbuang percuma dan akan menjadi sampah. Dan melatih jiwa – jiwa untuk lebih mencintai lingkungan tempat tinggal kita sendiri.

Untuk mendapatkan hasil yang bagus dan sesuai dengan apa yang kita inginkan , di butuhkannya kerja sama antara SDM dan SDA nya dalam menyukseskan sebuah ide kreatif untuk mendukung jiwa wirausaha terhadap mahasiswa. Mahasiswa seharusnya mampu memanfatkan di setiap limbah atau barang bekas yang tidak terpakai tetapi masih dapat di daur ulang dan ubah menjadi berbagai pernak – pernik kreatif. Oleh karena itu perlunya pelatihan – pelatihan khusus terhadap mahasiswa yang belum bisa mengeksplorkan ide kreatif mereka sebagai wujud nyata yang di harapkan.

 

Daftar Pustaka

http://Jakarta.kompasina.com/2015/06/pengertiam-limbah.html

 

 


3 Responses  
  • Silfa Herawati writes:
    November 18th, 20152:35 pmat

    belom ada kategorinya 😀

  • oding wikanti writes:
    November 28th, 20158:45 amat

    bermanfaat sekali,, perhatikan kerapian ya kakak,,,

  • nunik writes:
    November 29th, 20154:20 amat

    akan lebih menarik lagi bila di perhatikan kerapihan tulisannya


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Skip to toolbar