Skip to content

Sosiologi & Antropologi

Belajar Mengenal Masyarakat Indonesia

Archive

Category: Antropologi SMA

Indonesia merupakan himpunan masyarakat yang terdiri atas aneka suku bangsa yang mengikat diri sebagai satu bangsa, Indonesia. Menurut salah satu taksiran, ada lebih dari 500 suku bangsa yang hidup di Indonesia. Suku-suku bangsa di Indonesia beragam corak dan tingkat kebudayaannya. Ada suku bangsa yang secara social, ekonomi, dan politik telah berkembang dan mengenal system kerajaan, ada pula suku-suku bangsa yang secara social, ekonomi, dan politik masih hidup dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan atas aturan kekerabatan dan hidup dari berburu dan mengumpulkan makanan. Oleh karena itu bangsa Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk.
Keberagaman masyarakat Indonesia melahirkan bahasa yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. kemudian dalam daerah itu sendiri terdapat masyarakat yang memiliki dialek bahasa yang berbeda-beda pula. Untuk itu sebagai pemersatu bangsa digunakanlah bahasa Indonesia. continue reading…

Keragaman Budaya
Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk yang memiliki beragam budaya. Indonesia memiliki letak sangat strategis dan tanah yang subur dengan kekayaan alam melimpah ruah.. pengalaman masa lampau menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang sibuk dan menjadi salah satu urat nadi perekonomian yang ada di Asia Tenggara dan dunia yang menyebabkan banyak penduduk dari Negara lain datang ke Indonesia. Menurut Anthony Reid, Negara Indonesia merupakan negeri di bawah angin karena pentingnya posisi Indonesia di mata dunia.
Keadaan geografis yang strategis ini menyebabkan semua arus budaya asing bebas masuk ke Indonesia. Hamper semua budaya setiap etnis mulai Asia sampai Eropa ada di Indonesia. Budaya yang masuk itu memperkaya dan memengaruhi perkembangan budaya local yang ada secara turun-temurun. Perkembangan kebudayaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
a. Lingkungan geografis induk bangsa, dan
b. Kontak antarbangsa
Indonesia telah memenuhi faktor tersebut sehingga kebudayaan yang ada beragam dan unik. continue reading…

Globalisasi sendiri berasal dari bahasa inggris yaitu Globalization. Kata “Global” berarti mendunia sedangkan “Lization” berarti proses. Sehingga dalam Pengertian Globalisasi menurut Bahasa adalah suatu proses yang mendunia. Globalisasi merupakan suatu proses masuknya negara ke dalam pergaulan dunia. Globalisasi membuat suatu negara semakin kecil atau sempit dikarenakan kemudahan dalam berinteraksi antarnegara baik itu dalam perdagangan, teknologi, pertukaran informasi, dan gaya hidup maupun dengan bentuk-bentuk interaksi lainnya. dengan adanya globalisasi, setiap individu dapat terhubung oleh siapa saja yang ada dibelahan bumi ini dan terjadi penyebaran informasi dan komunikasi melalui media cetak dan elektronik yang mendunia.
Globalisasi menurut definisi Anthony Giddens mengatakan bahwa globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi dilokasi yang satu dengan yang lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya. Menurut definisi Selo Soemardjan, Pengertian globalisasi adalah sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama. continue reading…

A. Kesetaraan
“Perbedaan budaya tidak boleh memisahkan kita dari yang lainnya. keragaman budaya justru harus membawa sebuah kekuatan kolektif yang dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia.” (Robert Alan)
Perbedaan dan keberagaman bukanlah sumber pemecah belah suatu masyarakat. Prinsip kesetaraan dan harmoni social menumbuhkan toleransi di dalam masyarakat.

Setiap manusia setara dengan manusia lainnya, yang artinya setiap manusia (sebagai makhluk social) memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam hidupnya, hak-hak manusia ini disamaratakan guna tercipta masyarakat yang harmonis. Kesetaraan adalah adalah tata politik sosial di mana semua orang yang berada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu memiliki status yang sama. continue reading…

SILABUS MATA PELAJARAN: ANTROPOLOGI
(PEMINATAN BAHASA)

Satuan Pendidikan : SMA/MA
Kelas : XII
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI4 : Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Materi Pokok :

  1. Kesetaraan dan hubungannya dengan perubahan sosial budaya
  2. Proses globalisasi dan strategi mempertahankan dan memperkuat nilai-nilai budaya Indonesia
  3. Relativitas, ketahanan, inovasi dan asimilasi budaya
  4. Karya ilmiah dan Metode penelitian antropologi

continue reading…

SILABUS MATA PELAJARAN ANTROPOLOGI
(PEMINATAN BAHASA)

Satuan Pendidikan : SMA/MA
Kelas : XI
Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Materi Pokok :

  1. Keterkaitan antara keberagaman budaya, bahasa dialek, tradisi lisan dengan kehidupan masyarakat dalam suatu daerah.
  2. Pemetaan budaya, masyarakat pengguna bahasa dialek, dan tardisi lisan di suatu daerah dan nusantara
  3. Persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
  4. Perubahan budaya dan melemahnya nilai-nilai tradisional
  5. Metode etnografi dan manfaatnya dalam mencari solusi berbagai permasalahan sosial-budaya

continue reading…

SILABUS MATA PELAJARAN ANTROPOLOGI
(PEMINATAN ILMU BAHASA DAN BUDAYA)
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Materi Pokok :

  1. Konsep dasar, peran fungsi, dan keterampilan Antropologi dalam mengkaji kesamaan dan keberagaman budaya, agama, religi/kepercayaan, tradisi, dan bahasa.
  2. Budaya, perwujudan, unsur, isi atau substansi Budaya, dan nilai Budaya.
  3. Internalisasi nilai-nilai budaya dalam pembentukkan kepribadian dan karakter
  4. Perilaku menyimpang dan sub kebudayaan menyimpang
  5. Budaya lokal, budaya nasional, budaya asing, hubungan antar budaya di era globalisasi

continue reading…