Materi Sosiologi Kelas X: Objek Kajian Sosiologi

Dalam sebuah ilmu pengetahuan harus terdapat obyek kajiannya. Dalam hal ini, obyek kajian digunakan sebagai sesuatu yang dikaji dan diteliti secara mendalam. Misalnya kita ambil contoh adalah ilmu sejarah, objek kajian yang dimiliki adalah manusia, waktu, masa lalu, manusia dan segala aktivitasnya.

Hampir sama degan ilmu sejarah, berikut ini adalah objek kajian dalam ilmu sosiologi beserta penjelasannya:

  1. Masyarakat

Masyarakat adalah kumpulan orang yang mendiami wilayah tertentu sehingga dapat memiliki kehidupan dan aspek aspek kehidupan didalamnya seperti norma sosial. dan kita merupakan bagian dari masyrarakat.

Setiap masyarakat lahir karena adanya kerja sama di antara warganya dan terikat dalam suatu tata norma tertentu dalam ruang wilayah yang tertentu pula. Jadi, unsur- unsur pokok dalam masyarakat meliputi (Soerjono Soekanto, 1987):

  1. Adanya manusia yang hidup bersama yang dalam ukuran minimalnya berjumlah dua orang atau lebih.
  2. Adanya pergaulan (hubungan) dan kehidupan bersama antara manusia dalam waktu yang cukup lama.
  3. Adanya kesadaran bahwa mereka merupakan suatu kesatuan.
  4. Adanya sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan.
  1. Interaksi Sosial

Interaksi sosial bisa didefinisikan sebagai hubungan antar individu yang menimbulkan timbal balik, yang terjadi dalam masyarakat. selain hubungan antar individu, interaksi sosial juga meliputi hubungan antar kelompok dengan kelompok atau individu dengan kelompok. Di sisi lain interaksi sosial dapat diartikan suatu bentuk aktivitas individu dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam interaksi sosial senantiasa berpedoman pada sistem tata nilai yang berlaku dalam masyarakat yang biasa disebut norma dan nilai  sosial.

  1. Sosialisasi

Sosialisasi dapat didefinisikan sebagai proses pergaulan dalam masyarakat. sosialisasi tidak mempunyai jatah waktu, maksudnya sosialisasi dapat dilakukan seumur hidup samapi dia meninggal. sosialisasi dapat berakibat positif pada individu seperti mempunyai pengetahuan baru, menambah wawasan, menambah area pertemanan, dan lainnya. Bermain, belajar di sekolah, bergaul dengan teman-teman, membaca koran, menonton TV, merupakan contoh-contoh aktivitas kita dalam sosialisasi. Ketika kita mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan lingkungan budaya dalam masyarakat, berarti kita telah berhasil melakukan proses sosialisasi dengan masyarakat sekitar.

  1. Nilai dan Norma

Dalam ilmu sosilogi juga dikenal suatu istilah lain yaitu nilai dan norma. nilai dan norma dapat kita ambil definisi berbeda. nilai adalah susatu yang dianggap baik, betul, benar oleh masyarakat. sedangkan norma adalah wujud yang konkret dari nilai sosial itu sendiri. maka dari itu nilai bisa diambil sebagai pedoman dalam masyarakat. dalam norma terdapat sanksi-sanksi bagi pelanggarnya. Pada hakikatnya sanksi merupakan alat untuk menekan atau memaksa warga masya- rakat mematuhi nilai-nilai yang telah disepakati. dalam kehidupan bermasyarakat umumnya ada 4 macam norma sosial, yaitu norma agama, adat/kebiasaan, kesusilaan/kesopanan, dan hukum.

Kemudian sebagai evaluasi, cobalah untuk menjawab pertanyaan berikut ini:

  1. Dalam mengkaji masyarakat, apa saja aspek yang dikaji? Jelaskan!
  2. Jelaskan definisi interaksi sosial menggunakan bahasa kalian sendiri!
  3. Di dalam sosialisasi terjadi beberapa tahapan, sebut dan jelaskan!
  4. Masyarakat memiliki nilai dan norma yang berlaku dan menjadi pedoman dalam kehidupannya, diantaranya adalah agama, adat kebiasaan, kesusilaan, dan hukum. Coba jelaskan menggunakan bahasa kalian sendiri!

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Sumber:

http://www.idbiodiversitas.com

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d blogger menyukai ini: