Archives for April, 2018

HASIL DISKUSI KELOMPOK PETA KONSEP DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN

Wednesday, April 11th, 2018

Pertemuan ke 5 (Selasa, 10 April 2018)
Pada minggu lalu telah diberikan tugas kelompok oleh Pak Agung setiap kelompok terdiri dari 5 orang untuk membuat mind maping atau peta konsep dari materi Administrasi Perkantoran kemudian dari peta konsep tersebut ditentukan media pembelajaran apa yang tepat.
Setelah satu minggu berlalu maka tiba waktunya untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok yaitu pada pertemuan ke 5 tanggal 10 April 2018. Ada beberapa hal yang harus disampaikan pada saat presentasi di depan antara lain:
a. Peta konsep yang telah dibuat dan materi apa yang dimasukan dalam peta konsep tersebut
b. Media pembelajaran apa yang dipilih
c. Mengapa memilih media pembelajaran tersebut
Kemudian setiap perwakilan kelompok satu orang maju kedepan untuk mempresentasikan hasil diskusinya :

1. Kelompok 1, Siti Khotimah
Kelompok pertama memilih materi komunikasi dengan berfokus pada praktik bertelepon baik menerima telepon maupun menelpon kemudian untuk mempermudah siswa dalam mempelajari materi tersebut kelompok 1 memilih Video sebagai media pembelajaran sehingga siswa dapat mengetahui cara berkomunikasi yang benar melalui video tersebut dan dengan harapan siswa dapat dengan mudah menyerap materi yang disampaikan guru

2. Kelompok 2, Wanda Dwi
Kelompok kedua ini juga memilih materi tentang komunikasi hampir sama dengan kelompok pertama, namun kelompok 2 ini fokus pada proses komunikasinya atau ke ranah kognitif nya yang nantinya dari proses komunikasi tersebut dapat diketahui siapa pengirim pesan, penerima pesan, media yang digunakan untuk menyampaikan pesan, dan berbagai hambatan yang mungkin terjadi. Kemudian kelompok 2 juga memilih media Video untuk materi proses komunikasi ini.

3. Kelompok 3, Hafidhotul Khasanah
Kelompok 3 ini memilih materi Hubungan Masyarakat (Humas) yang berfokus pada pelayanan pelanggan, kelompok 3 ini mengambil materi humas karena mereka ingin supaya berbagai informasi yang disebarkan oleh bagian humas ini adalah semua berupa fakta dan bukan Hoax. Sehingga, untuk menghapus anggapan tersebut maka kelompok 3 berharap bahwa humas bisa dijadikan jembatan sebagai sumber informasi yang akurat. Kemudian media yang dipilih oleh kelompok 3 ini adalah Pop Up atau semacam buku yang nantinya didalam buku itu ada gambar timbul yang menjelaskan berbagai alur pelayanan yang dilakukan oleh bagian humas.

4. Kelompok 4, Lailatul Khasanah
Kelompok 4 memilih materi Komunikasi dengan berfokus pada komunikasi yang dilakukan di kantor yang nantinya akan dijelaskan berbagai alur komunikasi yang ada di kantor, materi ini lebih berfokus pada kognitif atau pengetahuan, dan kelompok 4 memilih media Video untuk memudahkan siswa memahami materi komunikasi yang ada dikantor.

5. Kelompok 5, Fauzan Priambodo
Kelompok 5 memilih materi Kearsipan yang berfokus pada ranah kognitif atau pengetahuan yaitu materi sistem penyimpanan arsip yang dibagi menjadi : sistem penyimpanan abjad, wilayah, tanggal, pokok soal, nomor desimal, dan nomor terminal digit. Kemudian untuk memudahkan penyampaian materi kelompok 5 memilih media Video yang nantinya dalam video tersebut akan dijelaskan berbagai sistem dengan alat – alat arsip dan peraga yang menjelaskanya.

6. Kelompok 6, Metayani
Kelompok 6 ini memilih materi Pelayanan Prima yang berfokus pada kepuasan pelanggan eksternal yang nantinya dijelaskan bahwa untuk melayani pelanggan ada beberapa hal yang perlu diketahui seperti 3A (Attitude, Attention, Action) kemudian kelompok 6 memilih media Video yang menampilkan cara pelayanan prima yang baik dan benar sekaligus ada peraga dalam video tersebut.

7. Kelompok 7, Reny Eka S
Kelompok 7 memilih materi Humas yang berfokus pada media humas yang nantinya menjelaskan berbagai media yang digunakan dalam hubungan masyarakat. Kemudian memilih media yaitu Puzzle yang nantinya siswa dapat menyusun puzzle tersebut dan mengetahui media apa yang terdapat di puzzle tersebut.
Namun, menurut Pak Agung media puzzle pada materi media humas ini kurang tepat.

8. Kelompok 8, Ani Chudaifah
Kelompok 8 memilih materi Pengadaan Perbekalan ada beberapa materi pengetahuan yang dijelaskan dan juga bisa digunakan untuk praktik. Namun sebelum praktik harus diketahui terlebih dahulu materi dasar seperti pengertian, fungsi, sistem pengadaan dll. Kelompok 8 memilih media Video dan Role Mode. Video digunakan untuk menampilkan berbagai cara pengadaan kemudian setelah siswa mengetahui dan paham maka guru akan membagi siswa kedalam beberapa kelompok untuk menggunakan media Role Mode atau bermain peran misalnya: ada pimpinan, kepala gudang dll yang nantinya dipraktikan alur dari pengadaan perbekalan

9. Kelompok 9, Ayuni
Kelompok 9 ini memilih materi mengetik 10 jari dengan menggunakan 3 alat yaitu mesin tik manual, mesin tik elektronik, dan Personal Computer. Pada materi mengetik 10 jari ini kelompok 9 menggunakan Media yaitu aplikasi yang bisa diinstal dilaptop seperti Typing Master sehingga harapanya siswa dapat berlatih sendiri di rumah masing-masing dan harapanya semua siswa dapat mengetik 10 jari buta tanpa melihat tuts namun melihatnya ke arah teks yang diketik

10. Kelompok 10, Berliana
Kelompok 10 ini memilih materi manajemen kearsipan mereka merasa jika materi kearsipan hanya disampaikan seperti biasa itu sangat membosankan sehingga kelompok 10 ini berkeinginan untuk membuat Game yaitu Arsip Legend untuk memudahkan siswa dalam belajar kearsipan.

11. Kelompok 11, Kearsipan
Kelompok 11 ini juga memilih materi kearsipan yang berfokus pada manajemen kearsipan yaitu sistem penyimpanan arsip. Kemudian media yang dipilih adalah Pop Up

Dari berbagai pemaparan para kelompok dapat diambil kesimpulan bahwa dalam pemilihan media pembelajaran yang tepat itu harus melibatkan materi, guru dan siswa dan jika dalam penggunaan suatu media guru masih berperan banyak itu artinya belum dikatakan media. Dalam hal ini media hanya sebagai perantara penyampaian materi selebihnya seorang guru harus mengetahui media apa yang tepat untuk materi yang akan disamapaikan.

Cukup sekian informasi dari saya semoga bermanfaat 

PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN

Friday, April 6th, 2018

Pertemuan ke 4 (Selasa, 3 April 2018)
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai Pemilihan Media Pembelajaran. Setelah pertemuan yang lalu dibahas dan ditampilkan mengenai berbagai macam media pembelajaran seperti Video dan Peta konsep maka pada kesempatan ini kita harus mampu memilih media yang tepat dan sesuai untuk suatu mata pelajaran atau materi yang akan disampaikan supaya nantinya peserta didik bisa dengan mudah menyerap materi yang disampaikan oleh guru melalui media yang tepat tentunya.

Seperti yang tercantum dalam buku Azhar Arsyad (2013) halaman 67-78, bahwa pertimbangan-pertimbangan dalam memilih media pembelajaran seperti motivasi, perbedaan individual, tujuan pembelajaran, organisasi isi, persiapan sebelum mengajar, emosi, partisipasi, serta penerapan. Dalam buku Azhar Arsyad juga disebutkan mengenai penekanan dalam pembelajaran seperti menghafal, menerapkan ketrampilan, mengaitkan hubungan-hubungan, dan berpikir lebih tinggi.

Jadi, hal terpenting dari pemilihan media pembelajaran itu adalah media tersebut harus ada kaitanya atau nyambung dengan teori dan materi yang akan diajarkan, kemudian harus memilah apakah materi tersebut berupa hafalan, praktik, atau materi yang menerapkan ketrampilan khusus. Sehingga, media pembelajaran tidak melulu powerpoint atau video yang biasa kita jumpai dalam pembelajaran di sekolah-sekolah.

Dalam pemilihan media pembelajaran seorang guru harus mempunyai beberapa pertimbangan atau kriteria khusus tentunya yang terkait dengan materi yang akan diajarkan, seorang guru juga harus menguasai materi terlebih dahulu supaya dari materi tersebut bisa dibuat peta konsepnya kemudian dari peta konsep tersebut bisa menentukan media pembelajaran yang tepat.

Dengan adanya media pembelajaran yang tepat maka akan didapat kualitas dalam proses pembelajaran karena guru dapat dengan mudah mentransfer materi melalu media yang tepat sebagai sarana untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Kualitas pembelajaran juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan. Sehingga, untuk mendapatkan kualitas pembelajaran yang baik dan berpengaruh pada siswa maka diperlukan perencanaan dan pemilihan media pembelajaran yang baik dan tepat pula. Jika media pembelajaran tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan maka media pembelajaran tersebut dapat digunakan secara efektif dan tidak sia-sia.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai pemilihan media pembelajaran, semoga bermafaat 

Posted in Uncategorized | No Comments »

VIDEO PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Monday, April 2nd, 2018

Pertemuan Selasa, 27 Maret 2018
Pada kesempatan ini saya ingin berbagi informasi mengenai Media Pembelajaran yang dapat digunakan pada jurusan Administrasi Perkantoran. Pada hari Selasa minggu lalu ketika saya mengikuti perkuliahan pengembangan Media Pembelajaran. Saya disuguhi atau ditampilkan beberapa video mengenai Administrasi Perkantoran.
Video dapat digunakan sebagai salah satu Media Pembelajaran untuk memudahkan siswa menyerap atau menangkap materi yang dipelajari, dengan tampilan video yang menarik itu akan membuat siswa merasa senang dan sedikit mengurangi rasa bosan mengikuti pembelajaran disekolah yang hanya berkutat dengan buku, bolpoin, dan papan tulis saja.
Video yang ditampilkan oleh Pak Agung adalah semuanya yang berhubungan dengan Administrasi Perkantoran, Pak Agung menggolongkan media tersebut ada yang bersifat kognitif dan media dengan materi bersifat praktek.
1. Video materi praktek, pak Agung menampilkan dua video yaitu tentang kearsipan
a. Video yang pertama hanya berupa gambar-gambar berjalan dengan diiringi musik tanpa ada suara atau penjelasan, namun penjelasanya berupa tulisan berjalan dengan gambar yang ditampilkan, misalnya: gambar filling cabinet, gambar guide, map, folder dan yang lainya.
b. Video yang kedua, hampir sama dengan video pertama yaitu tentang materi kearsipan, namun pada video kedua ini ada peraga yaitu orang asing yang berbahasa Inggris dalam penjelasanya, pada video tersebut menjelaskan bagaimana cara menata arsip dinamis, dengan berbagai peralatan yang lengkap seperti : filling cabinet, guide, map, dan folder dengan warna yang berbeda-beda untuk memudahkan dalam penjelasnya.
Dari kedua Video tersebut tentu video kedua lebih menarik dan mudah dipahami hanya saja terkendala masalah bahasa. Namun, menurut Pak Agung dari video yang kedua kita dapat melihat bahwa media yang sesungguhnya adalah keterpaduan antara teori, alat, dan komunikasinya.
2. Video yang bersifat kognitif, yaitu video yang berdasarkan pengetahuan, pemahaman dan berdasarkan teori yang ada. Pada video yang ditampilkan ada seorang wanita asing yang sedang diwawancarai mengenai administrasi perkantoran, kemudian ada beberapa orang juga yang diwawancarai tentang administrasi perkantoran, pembuat video ingin mengetahui beberapa pendapat dari berbagai sumber dengan pekerjaan yang berbeda namun semuanya tentang administrasi perkantoran, ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep administrasi perkantoran dan supaya orang – orang mengetahui bahwa admnistrasi perkantoran itu sangat luas dan tidak hanya melulu tentang kearsipan, mengetik, dan menulis saja.
3. Video Praktik secara langsung di kantor, Pak Agung juga menampilkan beberapa contoh video yang menampilkan bagaimana pekerjaan yang ada di kantor dengann berbagai peraga yang mempunyai peran yang berbeda-beda. Dalam video tersebut, ditampilkan bagaimana cara menerima telepon yang baik, menerima tamu yang baik, mengurus surat masuk dan keluar, dan mengarsipkan. Video tersebut juga dapat digunakan untuk media pembelajaran di administrasi perkantoran.
Dari berbagai media berupa video-video yang telah saya jelaskan diatas tentu saja masih memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, yang terpenting disini dalam pembuatan media pembelajaran harus diperhatikan materi dan aspek-aspek supaya sesuai dan terkait antara teori yang dipelajari.
Selain video yang menarik, untuk memudahkan dalam menyerap mata pelajaran guru juga bisa menggunakan peta konsep sesuai materi dan teori yang ada. Sehingga siswa akan lebih mudah memahami materi melalui konsep-konsep yang dibuat dan kemudian menghubungkanya sehingga bisa terkait satu sama lain.
Sekian penjelasan dari saya mengenai media yang dapat digunakan pada Administrasi Perkantoran. Semoga bermanfaat 

Oleh :
Ayung Ningtias
7101415090
PAP B 2015

Posted in Uncategorized | No Comments »


Skip to toolbar