Hai Parents! Di dunia yang serba digital ini memberikan gadget pada anak memang sulit rasanya ya, namun ada beberapa permainan tradisional yang bisa Anda ajarkan kembali kepada anak-anak kalian loh. Sembari memperkenalkan pada buah hati, kalian pun bisa bernostalgia. Berikut minin akan berikan deretan permainan tradisinal tak lekang oleh jaman versi mimin.

Menjamurnya game online memang tak terhindarkan membuat anak lebih betah dengan ponsel pintar daripada harus bermain keluar bersama dengan teman-teman yang lain. Padalah ada banyak sekali manfaat dari bermain permainan tradisional seperti melatih kerjasama dengan kelompok, bisa bersosialisasi secara langsung, membuat anak banyak gerak, melatih kreatifitasnya, dan masih banyak lagi.

Anda masih ingat dengan permainan tradisional ABC Lima Dasar? Mungkin hampir semuanya tau permainan yang satu ini, begitu familiar juga sangat mudah, hanya dengan menggunakan jari dan berkelompok maka kita bisa iseng memainkannya. Selain permainan tersebut permainan tradisional apa saja sih yang nggak basi dimainkan di jaman sekarang?

 

Permainan Tradisional Hits Pada Jamannya

1. Congklak
Apakah Anda masih ingat permainan dengan lubang kecil yang harus diisi dengan berbalik dengan biji-bijian atau batu kecil? Biasanya, kami menyebutnya dakon atau konjugat. Hampir semua wilayah Indonesia tahu permainan yang harus dilakukan oleh kedua orang ini.

Pada awalnya, Dakon dibawa oleh pedagang Arab yang datang ke Indonesia. Dakon melibatkan strategi, di mana pemain harus pintar untuk mengambil keuntungan dari kesempatan untuk mendapatkan sebanyak mungkin biji.

2. Masih ingat gelang karet yang diatur membentuk rantai jalinan? Braid digunakan sebagai alat permainan yang disebut lewati tali. Dengan game ini, anak-anak akan melatih ketangkasan, konsentrasi dan kelincahan.

Dari dua orang memegang tali, mereka akan menaikkan ketinggian tali. Dari atas saat perut, dada, telinga, kepala, hingga ketinggian tangan terangkat di kepala. Jika gagal, itu berarti giliran anak berikutnya. Permainan ini signifikan dari kehidupan yang lebih lama, lebih sulit untuk melewati rintangan.

3. Petak Umpet
Petak umpet merupakan permainan tradisional yang cukup populer. Lebih seru kalau dimainkan dengan banyak pemain, asal jumlahnya lebih dari 2 pemain. Dari seseorang yang menjadi penjaga, Anda akan menemukan pemain tersembunyi lain. Para penjaga umumnya akan menutup mata mereka selama waktu yang disepakati, antara 10-100 detik.

Semakin luas tempat atau pasir berkinerja, itu juga akan menarik di sepanjang jalan. Sementara ditantang untuk menemukan pemain tersembunyi, mesin mesin keras akan disempurnakan. Selain itu, kreativitas dan sensitivitas anak-anak meningkat.

4. Bola Bekel
Anda hanya perlu menyiapkan bola karet dan empat keck yang terbuat dari logam. Melalui beberapa level yang dimainkan, pemain harus mengambil atau membalik ke Kecik sesuai dengan level. Untuk memulai, tarik bekel bola dan biarkan memantul sekali. Pada saat yang sama, Anda juga harus mengambil kecik.

Sebelum bola bekel jatuh lagi, kecik harus diambil atau dibalik sesuai dengan tingkat permainan. Game ini biasanya dilakukan oleh wanita. Jumlah pemain bisa dua atau lebih orang. BEKEL BALLS akan mempertajam ketangkasan dan motor halus pada anak-anak.

5. Egrang
Biasanya, Eggang masih dimainkan dalam peringatan 17 Agustus. Alat permainan terdiri dari batang bambu dengan ketinggian tertentu, yang telah diberikan pijakan bambu yang lebih pendek.

Secara umum, dimainkan untuk mencari tahu siapa ras tercepat ketika Egrand digunakan. Dia membutuhkan keseimbangan dan ketangkasan menjadi juara. Daerah-daerah tertentu seperti Yogyakarta, masih terus melestarikan budaya permainan sejauh ini.

6. Ular Naga
The Dragon Snake adalah permainan yang membutuhkan banyak orang. Pada awalnya, dua orang dipilih untuk menjadi terowongan dengan bergabung dengan tangan mereka. Pemain lain menyelaraskan mirip dengan ular dan menyanyikan lagu The Dragon Snake. Ketika lagu selesai, orang-orang yang memasuki terowongan harus mengikuti salah satu pemain.

Sebagian besar pemain akan menjadi ayam dan ayah. Semakin sedikit, menjadi serigala yang menangkap pemain yang menjadi ayam. Semakin banyak orang bermain, lebih menarik permainan ini.

 

Nah itu adalah beberapa permainan tradisional yang bisa Anda ajarkan kepada anak-anak saat ini untuk mengurangi kebiasaan bermain game online. Atau Anda pun bisa memilih Permainan Tradisional Tak Lekang Oleh Jaman diatas dan bermain bersama anak-anak.

Post Comment

Recent Comments

Categories

Situs Judi Slot online

Situs judi slot online terpercaya dan terbesar di Indonesia.

About

about imageBlockquotes anyone? Lorem ipsum in blockquotes anyone? Lorem ipsum blockquotes anyone? Now we are talking!

Skip to toolbar