RSS

Sistem Medis: Sebuah Cara untuk Memperoleh Kesembuhan dalam Masyarakat

Menurut Foster dan Anderson (1978), Antropologi Kesehatan adalah disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budya dari tingkahlaku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya disepanjang sejarah kehidupan manusia, yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia. Dalam definisi yang dibuat Foster/Anderson dengan tegas disebutkan bahwa antropologi kesehatan studi objeknya yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia. Menurut Foster/Anderson, Antropologi kesehatan mengkaji masalah-masalah kesehatan dan penyakit dari dua kutub yang berbeda yaitu kutub biologi dan kutub sosial budaya. Salah satu pokok perhatiannya adalah sistem medis tradisional atau etnomedisin pada kutub sosial-budaya.

Secara umum, sistem medis adalah segala kepercayaan dalam usaha untuk meningkatkan kesehatan dan tindakan pengetahuan ilmiah maupun keterampilan anggota-anggota kelompok yang mendukung sistem tersebut. Dari pernyataan tersebut saya memahami bahwa sistem medis adalah suatu sistem yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dengan berbagai tindakan yang dilandasi imu pengetahuan dan adanya sikap kepedulian masyarakat akan usaha penyembuhan dengan budaya yang mereka miliki. Sistem medis bukan hanya ada di rumah sakit, puskesmas, klinik atau sarana pelayanan kesehatan saja, namun bagaimana orang atau sekelompok orang menolong atau membantu kelompok masyarakat keluar dari gejala sakit tersebut atau kondisi sakit. Seprimitif apapun masyarakat, mereka memiliki sistem medis, dengan ini berarti sistem medis berada dimana-mana. Contoh sistem medis pada masyarakat primitif yaitu dengan mengasingkan penderita agar masyarakat lain tidak tertular dengan penyakit yang sedang dideritanya. Meskipun terdengar agak kasar dengan adanya pengasingan orang yang sakit, namun hal itu bukan suatu penghinaan, namun hal tersebut adalah salah satu sikap mereka menangani orang yang sedang menderita sakit, dan hal tersebut bisa dinamakan sistem medis. Seperti yang saya sebutkan tadi dengan adanya tindakan atau sikap kepedulian suatu masyarakat terhadap masayarakat yang sakit, tindakan tersebut bisa dinamakan sistem medis. Dengan adanya tindakan dan pengetahuan maka tujuan utama sistem medis dengan meningkatkan kesehatan. Karena dalam sistem medis banyak cara dalam proses penyembuhan untuk meningkatkan kesehatan, berarti banyak pemikiran pula tentang sebab terjadinya penyakit.

Biasanya dalam masyarakat yang awam, mereka akan menganggap terjadinya suatu penyakit disebabkan oleh agen (tokoh) seperti dewa, lelembut, makhluk halus, manusia, dan sebagainya. Yang mana dalam etnomedisin pernyataan tersebut disebut dengan personalistik. Contohnya juga seperti pengobata personalistik yaitu dengan ruqyah.  Karena ruqyah yaitu bacaan untuk pengobatan syar’i (berdasarkan riwayat yang shahih atau sesuai ketentuan ketentuan yang telah disepakati oleh para ulama) untuk melindungi diri dan untuk mengobati orang sakit. Bacaan ruqyah berupa ayat-ayat al-Qur’an dan doa doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah. Menurut analisa saya ruqyah termasuk pengobatan dengan sistem  medis personalistik, karena sistem personalistik adalah suatu sistem di mana penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif, yang dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib atau dewa), makhluk manusia (tukang sihir atau tukang tenung), orang yang sakit adalah korbannya dan penyebabnya tidak dapat diobservasi.

Sebagian masyarakat paham dengan sebab-sebab penyakit secara ilmiah, namun pengobatannya tida mencampuradukkan unsur- unsur kedokteran dengan meminum obat yang praktis dan menggunakan bahan kimia. Mereka cenderung menggunakan pengobatan tradisional yaitu dengan menggabungkan unsur-unsur timbuhan, hewan dan mineral sebagai medis dasar. Contoh pengobatan naturalistik yaitu dengan pengobatan akupuntur dirancang untuk memperbaiki aliran dan keseimbangan energi dalam tubuh agar seimbang seperti pada saat tubuh tersebut sehat. Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa pengobatan akupuntur merupakan bagian dari etnomedisin yaitu sistem pengobatan naturalistik, dimana sistem medis yang digunakan berkembang dari kebudayaan asli Cina berupa kepercayaan yang mengatakan bahwa bagian tubuh manusia berada di bawah  pengaruh aspek yin dan yang. Manusia dikatakan sehat apabila terdapat keseimbangan yin dan yang dalam sistem tubuh manusia (harmonis) dan manusia dikatakan sakit apabila aspek yin-yang dalam tubuh tidak dalam  keadaan  seimbang  (disharmonis)  dan akupuntur dilakukan dengan cara menusukan jarum di titik-titik tertentu pada tubuh dengan maksud mengembalikan sistem keseimbangan tubuh.

Pendekatan ekologis merupakan dasar bagi studi tentang masalah-masalah epidemiologi, dimana tingkahlaku  individu dan kelompok menentukan derajat kesehatan dan timbulnya penyakit yang berbeda-beda dalam populasi yang berbeda-beda.  Misalnya pada masyarakat yang tinggal di daerah beriklim tropis, penyakit malaria  bisa berkembang dan menyerang mereka sedangkan pada daerah beriklim dingin tidak ditemukan penyakit ini, atau di daerah di atas 1700 meter permukaan laut penyakit malaria tidak ditemukan. Contoh lain, semakin maju suatu bangsa, penyakit yang dideritapun berbeda dengan bangsa yang baru berkembang. Penyakit-penyakit infeksi seperti malaria, demam berdarah, TBC, dll. pada umumnya terdapat pada negara-negara berkembang,

Kelompok manusia beradaptasi dengan lingkungannya dan manusia harus belajar mengeksploitasi sumber-sumber yang tersedia untuk memenuhi kebutuhannya. Interaksi ini dapat berupa sosial psikologis dan budaya yang sering memainkan peranannya dalam mencetuskan penyakit. Penyakit adalah bagian dari lingkungan hidup manusia contohnya adalah penyakit Kuru (lihat Foster/Anderson, hal 27-29).

Perbedaan Metode Pengobatan Tradisional dengan Metode Pengobatan Modern

Metode Pengobatan Tradisional Metode Pengobatan Modern
Berdasarkan pada kebiasaan yang dilakukan turun temurun Berdasarkan pengetahuan, bukti klinis dan kajian ilmiah yang mendalam
Menganggap penyakit tidak hanya sebagai suatu kondisi biologis melainkan juga melibatkan aspek spiritual, psikologis dan sosial tertentu Memandang penyakit hanya sebagai suatu kondisi biologis ditandai dengan adanya kelainan pada fungsi dan struktur organ tertentu
Digunakan masyarakat sejak zaman dahulu dan dikembangkan dari generasi ke generasi secara bertahap Digunakan masyarakat pada saat ini dan dikembangkan berdasarkan penelitian ilmiah atau penelitian laboraturium
Obat yang digunakan untuk kesembuhan merupakan obat rakyat, obat herbal, dll obat yang digunakan untuk kesembuhan merupakan obat kimia atau berdasarkan resep dokter

 

Sumber

Foster, George M dan Anderson. 1986.  Antropologi Kesehatan. Terjemahan. Jakarta: UI Press.

Ahira, Anne. Sistem Medis: Sebuah Cara Mencari Kesembuhan. Diakses pada tanggal 07 Nopember 2015 dari http://www.anneahira.com/sistem-medis.htm.


0 Comments Add Yours ↓

  1. 1

    jadi tambah seeng sama antropologi kesehatan deh hehe

  2. 2

    terimakasih kak, semangat belajar ya 🙂

  3. 3

    SEMANGAT menulis lagi kaka

  4. 4

    SEMANGAT menulis lagi kaka

  5. 5

    Jadi tambah pengetahuan tentang antrokes.. lanjutkan menulis artikel yang lain kaka

  6. 6

    Essay tentang antropologi kesehatannya menarik, ditunggu tulisan berikutnya ya mbak 😀

  7. 8

    alhamdulillah kalau artikel nya dapat memberikan manfaat
    terimakasih kakak-kakak buat semangatnya 🙂
    buat kalian, semangat menulis artikel berikutnya 🙂

  8. 9

    Tulisannya menarik semangat menulis 🙂 😉

  9. 10

    bermanfaat kaka artikelnya hehe

  10. 11

    temanya bagus tapi homenya kucari gak ketemu yaaah

  11. 12

    terimakasih kakak atas masukannya, segera diperbaiki
    terimakasih sudah berkunjung 🙂

  12. 13

    ayok lebih semangat lagi



Your Comment

You must be logged into post a comment.