Memiliki wanita yang setia dan beriman adalah impian dari setiap pria manapun. Sayangnya, tidak semua wanita atau istri bisa demikian. Jika kita mendapati wanita atau istri kita selingkuh, apa yang harus kita lakukan? Apa hukumnya menurut islam? Jika anda sedang mengalaminya, simaklah ulasan wanita selingkuh dalam islam pada artikel dibawah ini.

Wanita Selingkuh dalam Islam merupakan kriminalitas

Wanita berzina atau selingkuh merupakan kriminalitas terbesar yang dilakukan oleh istri terhadap suami. Ia telah merusak ranjang suaminya dengan zina dan mencampir air suamnya dengan air najis kei dari perbuatan zinanya. Oleh karena itu, zina yang dilakukan wanita merupakan aib dan cela bagi suami serta kejahatan terhadap suami.

Wanita selingkuh dalam Islam Haram Hukumnya

Allah sendiri mengharamkan pria untuk menikahi perempuan pezina sampai ia bertobbat dari perbuatan zina dan selesai masa iddahnya. Jika suami mengetahui dengan jelas bahwa istri atau wanitanya melakukan zina setelah menikah atau berhubungan dengannya, maka si pria tidak boleh mempertahankan istrinya tersebut lebih lama lagi.

Meski Wanita Sudah Bertobat, Anda tidak boleh memaafkannya

Perselingkuhan dalam agama islam memang tidak dibenarkan. Jika istri Anda ketahuan selingkuh kemudian dia minta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi, Anda tetap tidak boleh memaafkan istri Anda karena ia telah mencemari kesucian rumah tangga Anda dan tidak mematuhi apa yang Al-quran katakan.

Jika Anda adalah korban, Anda berhak mendapatkan hak asuh anak

Jika wanita Anda selingkuh dan kalian telah memiliki anak, Anda dapat memiliki hak asuh atas anak kalian. Wanita atau istri Anda tidak berhak mendapatkan hak asuh karena ia bukanlah seorang ibu yang baik. Moralnya saja sudah rusak, bagaimana mau mendidik anak dengan baik?

Wanita Anda tidak berhak atas harta Anda

Seorang wanita yang kedapatan selingkuh dan Anda ceraikan, ia tidak berhak memiliki harta yang anda miliki. Ia harus meninggalkan semua barang yang ia beli dengan uang Anda dan tidak berhak menuntut uang kompensasi atas perceraian.

Mentahirkan diri

Jika wanita Anda kedapatan berselingkuh, sebelum bercerai, Anda wajib mentahirkan istri Anda sebagai kewajiban terakhir yang dapat Anda lakukan. Anda dapat membimbingnya untuk mengaku dosa, mandi tahir dan puasa agar noda dosanya hilang dari dirinya.

Wanita yang selingkuh wajib diasingkan

Wanita yang kedapatan selingkuh wajib diasingkan dalam lingkungan pergaulan. Hal ini dikarenakan agar ia tidak memberikan efek yang buruk bagi lingkungannya atau agar dia tidak mengajak orang lain untuk selingkuh dengannya.

Wanita yang selingkuh masuk neraka

Dalam pandangan islam, wanita yang selingkuh azabnya adalah masuk neraka. Ia tidak dapat masuk surga meski dirinya sudah bertobat kepada Allah. Hanya pengampunan dari sang suamilah yang dapat membukakan jalan agar Allah mau membukakan pintu surga untuknya.

Wanita yang selingkuh tidak diperkenankan untuk beribadah

Seorang wanita yang selingkuh tidak diperkenankan untuk beribadah sholat ataupun puasa. Hal ini dikarenakan ia akan menodai kesucian dari beribadah kepada Allah. Wanita yang selingkuh boleh beribadah setelah ia bertobat dan mentahirkan dirinya.

Wanita yang selingkuh tidak diperkenankan mengenakan hijab

Wanita yang selingkuh tidak diperkenankan mengenakan hijab apabila ia belum bertobat. Ia boleh mengenakan hijab kembali pada saat ia sudah bertobat dan mengakui dosanya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Ciri wanita mudah selingkuh dalam islam adalah buruk hukumnya. Oleh sebab itu, ketegasan anda sebagai pria sangat dibutuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

[+] kaskus emoticons nartzco

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.
Skip to toolbar