Interaksi di Berbagai Tempat

November 15th, 2015 by Farid Nur Rohman Leave a reply »

1. INTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN PASAR

Pasar Krempyeng merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi masyrakat yang berada di dekat area Kampus UNNES, tepatnya di Jalan Taman Siswa, Banaran, Sekaran, Gunungpati, Semarang. Sebagai jantung ekonomi jual beli masyarakat, pasar krempyeng banyak dikunjungi pembeli. Walaupun pasar kecil pasar krempyeng selalu ramai setiap paginya, karena merupakan satu-satunya pasar yang ada di daerah ini. Barang – barang yang tersedia di pasar krempyeng diantaranya ialah sayuran, buah-buahan, daging, ikan, makanan ringan, dan bahan – bahan lainnya. Selain sebagai pusat ekonomi pasar krempyeng juga menjadi pusat interaksi antara pedagang dengan pembeli.
Interaksi antara pembeli dan pedagang di pasar krempyeng termasuk dalam jenis antar individu. Orang yang membutuhkan suatu barang maka orang itu akan mencari pedagang yang menjual barang yang diinginkan. Setelah bertemu maka terjadilah interaksi untuk terjadinya transaksi jual beli antara penjual dan pembeli.
Interaksi juga terjadi antar pedagang. Salah satunya yaitu terjadinya persaingan berupa kompetisi untuk menjaring pembeli. Kompetisi yaitu persaingan tanpa pertentangan dan kekerasan, para pedagang berkompetisi menjual bahan dagangan nya dengan damai.

pasar krempyeng

(sumber:dok.pribadi)

2. INTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN KOST

Kost merupakan tempat tinggal untuk sementara dalam bentuk sewa. Pada umumnya kos dihuni oleh mahasiswa. Di wilayah RW 8 Banaran kost banyak dihuni oleh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Bahasa dan Seni, semua terlihat sama, tidak membedakan strata sosial, semua membaur menjadi satu, sehingga dapat memunculkan interaksi. Interaksi dalam lingkungan kost memiliki berbagai dampak positif dan negatif.
Dampak positif diantaranya apabila dalam lingkungan kos tersebut dihuni oleh mahasiswa yang rajin belajar, berperilaku baik dan aktif maka akan memunculkan atmosfir interaksi yang positif bagi lingkungan kost tersebut. Kondisi ini akan berbanding terbalik apabila dalam suatu lingkungan kos tersebut dihuni oleh mahasiswa yang berperilaku tidak baik, maka interaksi dalam keadaan yang seperti ini akan membawa dampak buruk bagi lingkungan kost tersebut.

kos

(sumber:dok.pribadi)

Interaksi yang terjadi di lingkungan kost yaitu interaksi antar individu, karena hubungan timbal baliknya terjadi antara individu yang satu dengan individu lainya. Faktor yang mendorong bisa dari faktor kebutuhan fisik juga bisa dari kebutuhan sosial, misalnya ialah disaat hendak memenuhi kebutuhan fisiknya yaitu makan, ketika akan mencari makanan mereka akan bersama-sama dan berinteraksi untuk membeli makan, tak jarang mereka saling berbagi makanannya. Interaksi lainnya yaitu ketika mengerjakan tugas, apabila yang lain ada yang tidak bisa saling membantu. Disana ada asosiatif kerjasama penyatuan individu demi tujuan yang sama.

3. INTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN PONPES

pp1

(sumber:dok.pribadi)

pp2

(sumber:dok.pribadi)

Pondok Pesantren merupakan tempat menuntut ilmu agama secara intensif dimana para santrinya tinggal dan belajar di dalamnya. Salah satu pondok pesantren yang berada di dekat Universitas Negeri Semarang ialah Ponpes Durrotu Ahlisunnah Waljama’ah. Hampir 100% santrinya merupakan mahasiswa UNNES.
Interaksi yang terjadi di Pondok Pesantren yaitu interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan kelompok. Interaksi antar individu misalnya yaitu ketika ada hal yang kurang mengerti seorang individu akan bertanya pada individu lainnya. Ketika akan mencari makanan mereka juga akan bersama-sama dan berinteraksi untuk membeli makanan.

Interaksi juga terjadi antara individu dengan kelompok. Interaksi ini muncul disaat berlangsungnya pengajaran oleh ustadz kepada santri. Ustadz sebagai individu dan kumpulan santri merupakan kelompok. Dalam berlangsungnya pengajaran terjadi interaksi antara ustadz dengan santrinya.

KMP1

(sumber:dok.pribadi)

4. INTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN KAMPUS

Kampus merupakan kumpulan gedung-gedung dalam satu kawasan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Selain untuk pembelajaran kampus juga dapat sebagai tempat interaksi sosial antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen atau mahasiswa dengan para penjual makanan yang ada di kampus. Jenis – jenis interaksinya yang yaitu antar individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.
Di Unnes misalnya, gazebo menjadi tempat berkumpul para mahasiswa untuk saling berinteraksi. Mulai dari mengerjakan tugas kelompok ataupun hanya sekedar ngobrol dan browsing internet. Itu adalah contoh interaksi antar individu.
Interaksi antar kelompok dengan individu terjadi ketika dosen memberikan materi kuliah kepada mahasiswa. Dosen menjadi pihak individu dan mahasiswa sebagai pihak kelompok. Interaksi kelompok dengan kelompok terjadi ketika ada beberapa dosen yang memberi kuliah dalam waktu yang sama.

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN INTERAKSI YANG BERHASIL DIAMATI

TABEL INTERAKSI

Advertisement

Tinggalkan Balasan

[+] kaskus emoticons nartzco

Lewat ke baris perkakas