Sepeda Unnes dan Nasib Bengkel Sepeda #4

November 23rd, 2015 by Farid Nur Rohman Leave a reply »
mhpl_09_06

Sepeda di Unnes (sumber : simawa.unnes.ac.id)

Sepeda onthel kian hari semakin ditinggalkan. Mudahnya memperoleh atau membeli sepeda motor membuat orang bergantung pada kendaraan bermotor dan sungkan untuk bersepeda. Orang – orang yang dahulu bekerja sebagai pelaku bengkel sepeda kehilangan mata pencahariannya. Hanya sedikit orang yang bertahan dengan bengkel sepedanya. Kebanyakan berpindah profesi ke bidang lain. Tidak jarang pula yang tidak bisa ke profesi lain karena keterbatasan kemampuan sehingga meningkatkan pengangguran.

Entah benar atau tidak, kabarnya Universitas Negeri Semarang yang mencanangkan sebagai universitas konservasi mendapat tawaran ribuan sepeda dari berbagai pihak. Menurut yang disampaikan dosen konservasi ketika kuliah penolakan itu disebabkan karena pihak kampus merasa tidak bisa melakukan perawatan. Setiap hari pasti ada kerusakan yang terjadi pada sepeda. Kampus tidak bisa memberikan pelayanan perbaikan sepeda karena kurangnya Sumber daya manusia yang bisa melakukan service sepeda.

index

Tukang Bengkel Sepeda                (Sumber : blokbojonegoro.com)

 

Seharusnya pihak kampus menerima adanya bantuan sepeda onthel yang jumlahnya ribuan dan membuka lowongan pekerjaan baru yaitu sebagai tukang service sepeda di Unnes. Hal itu sangat membantu para tukang service sepeda onthel yang harus kehilangan mata pencahariannya karena perkembangan jaman. Beberapa orang ditempatkan di fakultas – fakultas dan berbagai tempat strategis di Unnes guna melayani sepeda yang kemungkinan mengalami kerusakan.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Advertisement

Tinggalkan Balasan

You must be logged in to post a comment.
Lewat ke baris perkakas