Puluhan Anggota PKPT IPNU IPPNU Unnes Ramaikan Ansor Bersholawat PAC Gunungpati

September 10th, 2017 by Farid Nur Rohman Leave a reply »

Semarang – Puluhan anggota PKPT IPNU IPPNU Unnes hadir di lapangan Banaran, Gunungpati dalam rangka memeriahkan Ansor Bersholawat dan Pelantikan PAC GP ANSOR Kecamatan Gunungpati, Semarang pada Sabtu (9/9) malam.

Para kader PKPT Unnes membaur bersama santri – santriwati PP Durrotu Aswaja, para kkader Ansor – Banser, mahasiswa, dan masyarakat yang hadir.

Acara sholawat diisi oleh grup hadroh BANSER Kota Semarang. Sentara itu Pelantikan pengurus PAC GP Ansor Gunungpati dilakukan langsung oleh Ketua Cabang GP Ansor Kota Semarang, Drs. Solkhan dan disaksikan oleh pimpinan MWC NU Gunungpati serta PCNU Kota Semarang.

Ketua MWC NU Gunungpati, KH Idris Imron dalam sambutannya mengajak para kader NU, mulai dari Muslimat, Fatayat, Ansor Banser, hingga IPNU IPPNU untuk bersama-sama menjaga Nahdlatul Ulama salah satunya dengan mengikuti selapanan MWC NU.

“Selapanan ini untuk nahdliyin, semuanya boleh datang” ujarnya.

Sementara itu Kyai Abu Khoiri selaku perwakilan dari PCNU Kota Semarang berpesan kepada para kader NU untuk ikut serta dalam PKPNU 6 PC NU Kota Semarang yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan.

“Tahun 1926 kyai kita sudah menetapkan bahwa bumi itu bulat, jauh sebelum NASA mengakui  bumi bulat. Fakta fakta luar seperti itu banyak akan kita dapatkan di PKPNU, mari yang belum ikut PKPNU untuk ikut di PKPNU yang ke VI” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga diisi dengan mauidloh hasanah yang disampaikan oleh Abah Santri dari Kendal. Beliau menyampaikan beberapa hal yang menjadi alasan mengapa mencintai Rosulullah SAW, yaitu :

1. Rosulullah adalah wujud dari Rohman Rohim Allah kepada makhluk
2. Rosulullah memunyai mukjizat Al Qur’an, mukjizat nyata bisa kita rasakan sampai saat ini
3. Rosulullah sekolahnya tidak ada yang menandingi, Rosulullah sekolah hingga langit ketujuh, Allah langsung yang mengajarinya, Rosulullah menghadap langsung pada Allah.
4. Rosulullah SAW hanya satu-satunya yang bertanggungjawab pada umatnya, selalu mementingkan umatnya, diberi Allah seringkali menolak, hanya satu permintaannya kepada Allah yaitu memberi syafaat pada umatnya.

Selain itu Abah Santri juga berpesan untuk tidak mudah marah.

“dadi wong NU ojo nesunan, ono sing ngeloke yo ben, ibarat ati iku kandhang, mulut iku lawang, dadi nek ono mulut muni elek berarti sek ngomong iku luwih elek, lha wong kandhange” ungkapnya.

 

Advertisement

Tinggalkan Balasan

You must be logged in to post a comment.
Lewat ke baris perkakas