Materi Antropologi Kelas X Bab 3 : Stratifikasi Sosial dalam Masyarakat Indonesia

Salam semangat,

Generasi milenial

Apa kabar kalian semua? Semoga baik-baik saja yaa. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai materi antropologi kelas X pada bab 1 dan 2, kali ini penulis akan melanjutkan materi pembelajaran tersebut dengan masuk pada terakhir yakni tentangStratifikasi Sosial dalam Masyarakat Indonesia. Berikut merupakan penjabaran materi pembelajarannya.

Pengertian Stratifikasi Sosial

Secara harfiah stratifikasi berasal dari bahasa Latin yaitu startum yang berarti lapisan atau tingkatan. Sehingga stratifikasi dapat diartikan sebagai pembedaan atau pengelompokan masyarakat secara vertikal. Selain itu, Sorokin (dalam Narwoko dan Suyanto, 2013:153) menambahkan bahwa pengelompokan masyarakat ini didasarkan atas perbedaan kelas secara bertingkat/hierarkis.

Perwujudan stratifikasi sosial ini dapat dilihat dengan adanya kelas-kelas tertinggi dan kelas terendah. Dalam penggolongan ini didasarkan atas aspek ekonomi, politik, kekuasaan, kekayaan, pendidikan, dan sebagainya. Dalam stratifikasi sosial sendiriĀ  memiliki 2 sifat yaitu stratifikasi yang bersifat tertutup dan terbuka.

Bentuk-Bentuk Stratifikasi Sosial

Dalam stratifikasi sosial terdiri dari bermacam-macam bentuk, diantaranya :

  1. Berdasarkan Penghasilan

Dalam masyarakat, seseorang yang memiliki penghasilan yang tinggi akan menempati kelas atau strata tertinggi dalam masyarakat tersebut. Penempatan kelas ini bertujuan untuk menunjukkan seberapa kaya orang tersebut.

  1. Berdasarkan Pendidikan

Selain penghasilan, bentuk stratifikasi yang terdapat pada masyarakat juga dapat didasarkan atas pendidikan. Seseorang yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi akan lebih dihargai oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan orang tersebut dianggap memiliki wawasan serta pengetahuan yang lebih.

  1. Berdasarkan Kedudukan

Kedudukan merupakan jabatan atau posisi yang dimiliki oleh seseorang baik dalam institut maupun masyarakat. Biasanya seseorang yang memiliki kedudukan atau jabatan yang tinggi akan memperoleh penghargaan dari masyarakat berupa rasa hormat. Untuk memperoleh kedudukan ini dapat melalui 3 cara yaitu:

  1. Ascribed Status, dimana status ini diperoleh melalui keturunan
  2. Achieved Status, dimana status ini diperoleh melalui sebuah usaha
  3. Assigned Status, dimana status ini diperoleh atas pemberian gelar dari orang lain

Selain memberikan materi mengenai stratifikasi sosial, penulis juga akan menyajikan artikel berita yang terkait dengan materi di atas. Artikel berita tersebut berupa diskriminasi pelayanan kesehatan yang dialami oleh masyarakat miskin.

http://amp.kompas.com/lifestyle/read/2012/09/28/11094194/Pasien.Miskin.Mendapat.Layanan.Diskriminatif

Penugasan

Setelah diberikan materi serta artikel berita di atas, guna menguji tingkat pemahaman Anda mengenai materi tersebut, penulis akan menyajikan beberapa pertanyaan dan silahkan untuk dijawab.

  1. Setelah memahami konsep stratifikasi sosial, berikan satu contoh bentuk stratifikasi yang ada di lingkungan tempat tinggal Anda
  2. Dalam memperoleh kedudukan terdapat 3 cara. Jelaskan dan berikan contoh dari masing-masing cara tersebut
  3. Berdasarkan artikel berita di atas, analisislah kasus berita tersebut dengan menggunakan konsep stratifikasi sosial yang telah dipaparkan di atas.

Sumber :

Rohmah, Annisa Nur. 2016. Buku Siswa Antropologi Peminatan Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya Untuk SMA/MA Kelas X. Surakarta : Mediatama

Tulisan ini dipublikasikan di Antropologi SMA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: