Materi Sosiologi Kelas X Bab IV: Metode Penelitian Sosial

metode penelitianMateri ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami metode penelitian sosial. Penelitian merupakan suatu usaha menarik kesimpulan yang dapat dipercaya kebenarannya, yang dilakukan dengan sadar dan teliti menurut prosedur ilmiah, suatu aktivitas ilmiah yang menggunakan metode ilmiah logsi dan sistematis untuk menguji atau verifikasi suatu atau beberapa hipotesa terhadap satu atau beberapa masalah dengan proses mengumpulkan data. Sebelum kita melakukan sebuah penelitian, sebelumnya kita akan membuat rancangan penelitian yang akan menjadi dasar acuan dalam sebuah penelitian. Rancangan penelitian merupakan rencana tertulis yang berisi gambaran singkat tentang pokok-pokok perencanaan seluruh penelitian yang tertuang dalam suatu kesatuan naskah secara ringkas, jelas, dan utuh.

Dalam sebuah rancangan penelitian terdapat manfaat yang diperoleh oleh seorang peneliti, antara lain:

  • memberikan pegangan yang jelas kepada peneliti dalam melakukan penelitian.
  • menentukan batas-batas peneltian yang berhubungan dengan tujuan penelitian.
  • memberikan gambaran tentang apa yang harus dilakukan dan kesulitan-kesuliatan yang akan dihadapi saat penelitian.

Adapun Syarat-syarat dalam Rancangan Penelitian

  • Sistematis, dimana penelitian dilaksanakan secara berpola.
  • Terencana, ada unsur kesengajaan dan telah ditentukan langkah-langkahnya.
  • Skeptis, selalu memilik rasa ingin tahu yang tinggi.
  • Analitis, menganalisa setiap pernyataan dalam sebuah data.
  • Kritis, berpikir berdasarkan logika dan data.
  • Jujur
  • Terbuka
  • Konsisten, artinya terdaapt kesesuaian diantara unsur-unsru tersebut.
  • Operasional, artinya dapat menjelaskan bagaimana penelitian itu dilaksanakan.
  • Isi-isi dalam Rancangan Penelitian adalah:

Latar belakang masalah.
– Rumusan masalah penelitian.
– Tujuan dan manfaat penelitian.
– Tinjauan kepustakaan.
– Batasan konsep.
– Metodologi penelitian.
– Menentukan Topik Penelitian

Topik penelitian adalah pokok permasalahan dari suatu penelitian. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan topik penelitian, yaitu topik harus terjangkau oleh peneliti, topik tersebut menarik, memiliki kegunaan yang praktis dan teoritis, didukung oleh data yang memadahi, dan adanya dana dukungan yang memadah.

Menentukan Judul Penelitian

Fungsi judul penelitian adalah menunjukkan kepada pembaca inti dari objek penelitian, subjek penelitian, dan sifat penelitian yang digunakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan judul penelitian antara lain :

Merumuskan Masalah Penelitian

Bentuk-bentuk masalah penelitian, yaitu Permasalahan deskriptif, Permasalahan komparatif, dan Permasalahan asosiatif.

Menentukan Populasi adalah seluruh unsur atau elemen yang menjadi anggota dalam suatu kesatuan yang akan diteliti.
Menentukan Sampel adalah bagian populasi yang dipilih untuk penelitian yang karateristiknya dianggap mewakili seluruh populasi.
Langkah-langkah dalam pemilihan sampel, yaitu Menentukan karakteristik populasi, Menentukan teknik pemilihan sampel, Menentukan besar sampel, dan Memilih sampel.

Pendekatan Penelitian, yaitu:

Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang berusaha untuk mengungkapkan kenyataan sosial dengan melihat saling ketergantungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Termasuk dalam metode ini adalah metode peneltian survey dan metode eksperimen.
Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang berusaha menangkap kenyataan sosial sebagai keseluruhan utuh, dan tuntas sebagai satu kesatuan kenyataan. Termasuk dalam metode ini adalah metode grounded research, metode etnografis, dan metode historis.
Jenis-Jenis Penelitian, dapat dibagi menjadi tujuh bagian, yaitu sebagai berikut:

  1. Berdasarkan hasil yang diperoleh, yaitu penelitian dasar, penelitian terapan, dan penelitian evaluasi.
  2. Berdasarkan bidang yang diteliti, yaitu penelitian sosial dan penelitian eksakta.
  3. Berdasarkan tempat penelitian, yaitu penelitian lapangan, penelitian kepustakaan, dan penelitian laboratorium.
  4. Berdasarkan teknik/metode yang digunakan:
  5. Penelitian survei, bertujuan untuk memperoleh informasi yang sama atau sejenisnya dari berbagai kelompok atau orang dengan cara mengirimkan angket atau wawancara secara pribadi.

Penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang memanipulasi (mengatur, merekayasa) atau mengontrol situasi alamiah buatan sesuai dengan tujuan penelitian.

Penelitian historis

Penelitian inquiri alamiah: bertujuan untuk memperoleh informasi secara langsung dari tingkah laku orang yang diamati atau diwawancarai.

5. Berdasarkan keilmiahannya, yaitu penelitian ilmiah dan penelitian non-ilmiah

6. Berdasarkan tujuan penelitiannya:

Penelitian eksploratif : menggali secara luas tentang sebab-sebab atau hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu.

Penelitian development : mengembangkan dan meningkatkan mutu dengan percobaan dan penyempurnaan.

Penelitian verifikatif : mengecek kebenaran hasil penelitian lain.

Penelitian korelatif : menemukan ada tidaknya hubungan antara dua variabel atau lebih.

Penelitian komparatif : membandingkanpersamaan dan perbedaan dua atau lebih fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang diteliti.

7. Berdasarkan kedalaman penelitiannya:

Penelitian eksploratif : bermaksud mengumpulkan lebih banyak informasi tentang suatu permasalahan tertentu, yang sangat sedikit sekali terdapat informasi mengenai permasalahan tersebut.

Penelitian deskriptif : memberikan gambaran suatu gejala sosial tertentu dan sudah ada informasi mengenai gejala sosial tersebut namun belum memadai. Contoh: Anton melakukan penelitian tentang ciri-ciri kehidupan sosial masyarakat suku Toraja di Sulawesi Selatan. Dalam penelitiannya ia menjelaskan tentang ciri-ciri sosial dan budaya masyarakat tersebut.

Penelitian eksplanatif : yang menjelaskan hubungan antara suatu gejala sosial dengan gejala sosial lain.
Penelitian tindakan adalah penelitian yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada suatu kelompok subyek yang diteliti dan mengamati tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan atau penyesuaian dengan kondisi dan situasi sehingga diperoleh hasil yang lebih baik.

Sumber:

Faisal, Sanapiah. 2005. Format-format Penelitian Sosial. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Moleong, Lexy J. 1989. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Remadja Karya: Bandung.

Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco