• Lembaga Tes Untuk Masuk Perguruan Tinggi

     

    Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi

    The College Entrance Institute atau Disingkatan (LTMPT) adalah institusi uji masuk universitas untuk calon mahasiswa baru, lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebagai satu-satunya lembaga operasi standar tes universitas di Indonesia, LTMPT adalah pijakan pertama bagi calon siswa dan siswa terpilih dalam mencapai cita-cita. LTMPT memposisikan dirinya sebagai lembaga tes masuk perguruan tinggi terbaik dan terkemuka di Indonesia dan memiliki tujuan khusus, yaitu melakukan tes masuk yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.

    Latar Belakang

    Meningkatkan kualitas proses seleksi siswa baru di universitas (PT) telah menjadi kebutuhan dan kebijakan nasional. Upaya untuk meningkatkan kualitas penerimaan siswa baru di universitas negeri telah dilakukan sejak 1976, yaitu ketika lima universitas negeri milik Sekretariat Kolaborasi Sementara (SKALU) untuk bersama siswa baru. Selanjutnya, sistem pemilihan SKAU dikembangkan menjadi proyek perintis, sistem penerimaan siswa baru (SIPENMARU), ujian masuk pendidikan tinggi negara (UMPTN), pemilihan penerimaan siswa baru (SPMB), dan pada 2008 SNMPTN.
    Pada tahun 2011 SNMPTN dikembangkan menjadi dua pola, yaitu pola penerimaan melalui kemampuan pencarian dan prestasi akademik yang masih menggunakan nama SNMPTN sebagai sistem seleksi nasional dan pola seleksi melalui pemeriksaan tertulis, yaitu pemilihan bersama-sama untuk memasuki universitas negeri ( Sbmptn). Pada 2013-2018 ada 3 (tiga) baris, yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri.
    Upaya meningkatkan kualitas proses seleksi berdasarkan antusiasme untuk mendapatkan calon siswa merujuk pada potensi kemampuan calon siswa melalui proses seleksi proporsional dan adil. Proses model dan seleksi calon siswa memasuki universitas negeri dikembangkan sesuai dengan pengembangan teknologi informasi, teknologi cyber, dan era digitalisasi dan tuntutan masyarakat terhadap output pendidikan tinggi yang kompeten. Selain itu, masyarakat membutuhkan model uji dan pemilihan siswa baru yang merujuk pada prinsip-prinsip kenyamanan, fleksibilitas, dan kualitas.
    Menanggapi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas proses pemilihan penerimaan siswa baru dalam bentuk:
    Sebuah). Tes yang mampu memprediksi kemampuan calon siswa untuk dapat menyelesaikan studi di perguruan tinggi,
    b). Tes Kompetensi untuk Calon Siswa yang akan berlanjut dalam program studi tertentu,
    c). Pentingnya lembaga permanen yang melaksanakan tes standar secara nasional, institusi dapat diperlukan yang dapat memfasilitasi implementasi tes secara berkelanjutan.

    Definisi dan Prinsip

    Lembaga-lembaga uji masuk LTMPT atau perguruan tinggi adalah institusi yang mengatur tes masuk untuk calon siswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, fleksibilitas, efisiensi dan akuntabilitas. LTMPT adalah penyelenggara uji masuk universitas (PT) untuk siswa baru dalam siswa yang terstruktur dan terukur.
    LTMPT berbasis: adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel

    Fungsi

    Fungsi LTMPT adalah:
    1. Mengelola dan memproses data prospektif siswa untuk bahan pemilihan garis SNMPTN oleh PTN Chancellor.
    2. Mengelola dan memproses data prospektif siswa untuk bahan pemilihan garis SBMPTN oleh PTN Chancellor.
    3. Menerapkan uji tertulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN terdiri dari tes potensial skolastik (TPS) dan uji kompetensi akademik (TKA) sebagai salah satu kriteria seleksi untuk calon siswa oleh PTN SBMPTN dan Mandiri Lanes.
    4. Memberikan informasi tentang hasil SBMPTN kepada peserta dan destinasi PTN.

    Landasan Hukum

    Basis hukum LTMPT, termasuk yang berikut:
    1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
    2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
    3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Implementasi Pendidikan Tinggi dan Manajemen Pendidikan Tinggi
    4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2014 tentang Pendidikan Khusus, Pendidikan Layanan Khusus dan / atau Pembelajaran Layanan Khusus dalam Pendidikan Tinggi
    5. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional SMA
    6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2016 tentang Layanan Informasi Publik di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
    7. Peraturan Menteri Penelitian, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2018 tentang Penerimaan Program Sarjana Mahasiswa Baru di Universitas Negeri.

    Categories: Uncategorized

    Tags: , , ,

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    * Kode Akses Komentar:

    * Tuliskan kode akses komentar diatas: