Archives for Antropologi Category\

Tradisi Buwuh dan Mlandang

Thursday, November 19th, 2015

( Resiprositas sebanding dalam masyarakat Desa Jerukwangi )

PENDAHULUAN

Masyarakat desa identik dengan kekeluargannya yang sangat kental. Salah satunya dengan keanekaragaman tradisi yang dimiliki di setiap daerah berbeda-beda. Setiap daerah memiliki tradisi unik dan khas yang hanya dimiliki daerah tersebut. Seperti di masyarakat Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara memiliki tradisi Buwuh dan Tradisi Mlandang yang berbeda dari daerah lain. Tradisi ini hanya bisa kita temui saat ada acara hajatan saja. Terdapat kepercayaan akan bulan-bulan baik dalam mengadakan acara hajatan pada masyarakat Jerukwangi. Sehingga pada bulan-bulan tersebut warga desa Jerukwangi sudah mempersiapkan keuangan untuk menyumbang warga yang akan mengadakan acara hajatan. Dalam acara hajatan terjadi suatu mekanisme pertukaran (resiprositas) yang ditentukan oleh pihak yang mengadakan acara hajatan. Misalnya dalam bentuk uang, barang maupun dalam bentuk tenaga. (more…)

Budaya Kekerasan dalam Perspektif Nilai-nilai dan Etika Masyarakat Jawa

Monday, November 16th, 2015

Ajaran-Filsafat-Kuno-Masyarakat-Jawa

Kebudayaan Jawa sangat identik dengan kraton Yogyakarta yang terkenal dengan tutur bahasanya yang halus dan santun. Dalam masyarakat Jawa, gambaran budaya yang halus dan penuh dengan tata krama telah digambarkan melalui sebuah tari-tarian. Sikap dan perilaku masyarakat seringkali mencerminkan nilai dan etika seseorang. Budaya kekerasan sering dianggap sebagai hal yang negatif dan bertentangan dengan nilai dan etika masyarakat Jawa, namun di sisi lain nilai budaya kekerasan memiliki dampak positif yaitu dapat menghormati jiwa para pahlawan dan meningkatkan rasa solidaritas antar kelompok. Budaya kekerasan juga diwariskan secara tradisi dan dari generasi ke generasi. Fenomena ini dapat kita lihat melalui dunia perwayangan dalam pertunjukan wayang yang ada disekitar kita. (more…)

Posted in Antropologi | 2 Comments »

KOMUNITAS SATOE ATAP (Sayang Itoe Asli Tanpa Pamrih)

Monday, November 9th, 2015

PAHLAWAN PENDIDIKAN ANAK JALANAN
1446550700976

Banyak manfaat bisa kita bagi kepada lingkungan, apalagi jika bergabung dengan komunitas Satoe Atap yang merupakan salah satu komunitas di Semarang yang sejak awal didirikan memang untuk berbagi manfaat pada lingkungan. Hebatnya komunitas ini di gagas oleh mahasiswa. Tidak semua anak-anak di sekitar kita dapat mengenyam pendidikan di bangku sekolah karena berbagai faktor, terutama bagi anak-anak jalanan. Harapan itulah yang menjadi pondasi dari gerakan-gerakan pemuda mahasiswa sekitar Semarang untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui suatu komunitas Satoe Atap (Sayang Itoe Asli Tanpa Pamrih). (more…)

Posted in Antropologi | 4 Comments »

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Sunday, November 8th, 2015

Keanekaragaman Makhluk Manusia dan Kebudayaan

evolution

Orang Eropa melihat masyarakat dan kebudayaan makhluk manusia sebagai poligenesis dan monogenesis. Pada abad XVI Eropa dikenal Renasissance yang mana manusia terjadi perkembangan kemajuan IPTEK, lalu abad XVIII mengalami peningkatan zaman Auklaarung ‘pencerahan’ mulai mengenal bentuk-bentuk masyarakat dan tingkahlaku manusia. Terjadinya revolusi kebudayaan telah membuat manusia mulai mengenal sistem bercocok tanam, mengenal sistem pemukiman kota, bahkan mengenal teknik produksi barang yang dulunya dalam memproduksi barang menggunakan tenaga kerja manusia namun sekarang tenaga manusia mulai digantikan mesin yang serba cepat, praktis dan canggih. (more…)

Posted in Antropologi | Comments Off on MANUSIA DAN KEBUDAYAAN