Archive for the ‘Metodologi Penelitian’ category

Variabel Penelitian

June 3rd, 2018

Salah satu langkah dalam meneliti baik itu skripsi, tesis, ataupun disertasi adalah metodologi penelitian. Dalam suatu penelitian kuantitatif, kita tidak akan terlepas dari sebuah konsep yang kita ukur atau kita sebut sebagai sebuah variabel. Banyak peneliti pemula tidak tahu apa yang disebut variabel, bingung tentang apa itu variabel, ataupun asal dalam menentukan variabel. Ada salah satu artikel yang bagus dari Yow Peter Raiphea yang berjudul Variable: Classification, Measurement and Importance in Social Science Research, di Journal of Business Management & Social Sciences Research. Menurutnya variabel dapat dipahami dari sebuah representasi konsep ataupun konstruk yang dapat diukur, dimanipulasi, dijelaskan atau dikendalikan, dimana ukuran tersebut memiliki nilai yang bervariasi.

» Read more: Variabel Penelitian

JURUS JITU SKRIPSI

May 19th, 2018

Ketika mahasiswa mau belajar meneliti “membuat skripsi”, pasti akan menemui kesulitan yaitu, dalam mencari masalah penelitian. Problem dasar tersebut nampaknya menjadi hambatan yang cukup besar bagi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Hambatan dalam menentukan atau mencari masalah penelitian, tentunya dapat diselesaikan apabila yang pertama dan terutama adalah kita harus tau dulu apa itu masalah penelitan.

» Read more: JURUS JITU SKRIPSI

PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN

February 3rd, 2018

Sering kali para peneliti pemula, atau peneliti dengan kapasitas metodologi penelitian kuantitatif yang kurang memadahi, terjebak dalam alur model penelitian. Saya mencoba untuk menguraikan bahwa model penelitian atau paradigma penelitian itu suatu hal yang sama, apakah berbentuk persamaan matematis, ataupun berbasis pada visual atau gambar, untuk beberapa software seperti Amos, Smart PLS, Warp PLS, Gesca, kita bisa menggunakan gambar untuk melakukan analisis korelasional pada model penelitian yang akan kita teliti.

» Read more: PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN

Pengenalan AMOS 2 (Path Analysis)

June 11th, 2017

Sering sekali dalam suatu penelitian kita menjumpai variabel intervening/mediasi. Yaitu variabel yang menjadi perantara atau jembatan suatu hubungan kausalitas variabel yang satu dengan yang lain. Mengapa hal tersebut muncul, ada beberapa alasan penggunaan dari variabel mediasi yaitu :

» Read more: Pengenalan AMOS 2 (Path Analysis)

Masalah Penelitian 2 (Research Gap)

May 25th, 2017

Narasi dalam masalah penelitian 2 ini adalah kelanjutan dari artikel masalah penelitian 1 yang membahas fenomena. Dalam masalah penelitian 2 ini, akan dibahas tentang celah penelitian atau research gap. Celah penelitian kebanyakan hanya dimaknai adanya celah dalam penelitian terdahulu yang dapat kita teliti, pada. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa celah penelitian selalu ditunjukkan dengan adanya kontradiksi antara penelitian (co : penelitian si A menunjukkan ada pengaruh positif dan siginfikan antara X terhadap Y tetapi penelitian si B menunjukkan bahwa X tidak signfikan mempengaruhi X terhadap Y). Tetapi yang namanya celah penelitian tidak selalu ditandai dengan adanya kontradiksi hasil penelitian. Ferdinand (2016) menjelaskan bahwa yang namanya celah penelitian dapat bercirikan sebagai berikut :

» Read more: Masalah Penelitian 2 (Research Gap)

Masalah Penelitian 1 (Fenomena)

May 24th, 2017

Bagi yang sedang meneliti baik untuk kepentingan kelulusan ataupun kepentingan penelitian hibah dll. Hal yang muncul sebelum penelitian adalah masalah. Tetapi, kadang-kadang untuk peneliti pemula yang belajar meneliti menemukan masalah penelitian itu adalah hal yang sangat susah bukan main. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis ingin memaparkan unsur yang perlu ditulis dari masalah penelitian. Secara garis besar masalah penelitian timbul dari latar belakang masalah. Apa itu latar belakang masalah? latar belakang dari masalah atau latar belakang adalah suatu cerita atau narasi yang menunjukkan adanya sebuah gejala atau symptom tentang suatu masalah penelitian. Ada beberapa versi disini, Para pakar metodologi riset mengatakan bahwa masalah itu adalah sebuah penyimpangan ataupun kesenjangan. Namun kontroversi terjadi, ketika beberapa pakar menyebutkan bahwa masalah penelitian adalah hal yang berkecenderungan negatif, tetapi ada beberapa pakar menyebutkan bahwa masalah menelitian adalah hal yang berkecenderungan positif, dengan argumentasi bahwa penyimpangan tidak selalu negatif, tetapi juga positif. Menurut penulis keduanya adalah benar, namun perlu diketahui untuk persoalan pertama biasa dilakukan dalam tradisi penelitian dengan pendekatan kuantitatif, namun untuk persoalan kedua biasa dilakukan dalam pendekatan kualitatif.

» Read more: Masalah Penelitian 1 (Fenomena)

Pengenalan Dasar AMOS (Jilid 1)

May 14th, 2017

 

Kritik terhadap analisis data penelitian terutama dalam penelitian keperilakuan, sering ditujukan kepada kesalahan dalam penggunaan regresi linier berganda yang mensyaratkan melalui pendekatan Ordinary Least Square (OLS) hanya diperuntukkan untuk data parametrik. Namun beberapa peneliti masih menggunakan data ordinal yang ditabulasikan dari skala likert, trusthone dll yang sejenis, atau yang sudah di intervalkan dengan metode suksesive interval, nampaknya kurang pas dan terkesan memaksakan fungsi OLS untuk memaksimalkan fungsi modelnya. Karena dalam peranaannya munculnya OLS sendiri memang hanya untuk data yang betul-betul parametrik, dan biasanya setiap variabel adalah single indicator (indikator tunggal). Oleh karena itu apabila suatu penelitian berbasis survey dengan jenis kuesioner yang menuntut adanya respon dari responden dengan skala yang berkecenderungan bukan asli interval ataupun rasio. Hendaknya perlu menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM). Metode ini adalah perpaduan dari analisis faktor dan analisis jalur serta curve estimation. JorsKorg sebagai pencipta dari metode SEM ini memang mengkhususkan penggunaan metode ini untuk penelitian keperilakuan dengan metode survei yang menuntut adanya respon dari responden. Hal ini dikarenakan karena keterbatasan dari regresi linier berganda ataupun analisis jalur dalam mengintrepretasikan fenomena keperilakuan yang kompleks (Kerlinger, 1986).

» Read more: Pengenalan Dasar AMOS (Jilid 1)

Analisis Multivariate 1

May 14th, 2017

Menurut Hair et.al (2009) menyatakan bahwa dalam penelitian perilaku (behavioral research) membutuhkan metode analisis data yang komprehensif dan melibatkan banyak variabel, indikator, ataupun dimensi. Analisis multivariate memiliki pengertian seluruh teknik statistik yang secara simultan menganalisis pengukuran berganda pada individual atau objek yang diteliti. Adapun analisis data multivariate tersebut adalah sebagai berikut :

» Read more: Analisis Multivariate 1

Skip to toolbar