Posts Tagged ‘ordinal’

Variabel Penelitian

June 3rd, 2018

Salah satu langkah dalam meneliti baik itu skripsi, tesis, ataupun disertasi adalah metodologi penelitian. Dalam suatu penelitian kuantitatif, kita tidak akan terlepas dari sebuah konsep yang kita ukur atau kita sebut sebagai sebuah variabel. Banyak peneliti pemula tidak tahu apa yang disebut variabel, bingung tentang apa itu variabel, ataupun asal dalam menentukan variabel. Ada salah satu artikel yang bagus dari Yow Peter Raiphea yang berjudul Variable: Classification, Measurement and Importance in Social Science Research, di Journal of Business Management & Social Sciences Research. Menurutnya variabel dapat dipahami dari sebuah representasi konsep ataupun konstruk yang dapat diukur, dimanipulasi, dijelaskan atau dikendalikan, dimana ukuran tersebut memiliki nilai yang bervariasi.

» Read more: Variabel Penelitian

Pengenalan Dasar AMOS (Jilid 1)

May 14th, 2017

 

Kritik terhadap analisis data penelitian terutama dalam penelitian keperilakuan, sering ditujukan kepada kesalahan dalam penggunaan regresi linier berganda yang mensyaratkan melalui pendekatan Ordinary Least Square (OLS) hanya diperuntukkan untuk data parametrik. Namun beberapa peneliti masih menggunakan data ordinal yang ditabulasikan dari skala likert, trusthone dll yang sejenis, atau yang sudah di intervalkan dengan metode suksesive interval, nampaknya kurang pas dan terkesan memaksakan fungsi OLS untuk memaksimalkan fungsi modelnya. Karena dalam peranaannya munculnya OLS sendiri memang hanya untuk data yang betul-betul parametrik, dan biasanya setiap variabel adalah single indicator (indikator tunggal). Oleh karena itu apabila suatu penelitian berbasis survey dengan jenis kuesioner yang menuntut adanya respon dari responden dengan skala yang berkecenderungan bukan asli interval ataupun rasio. Hendaknya perlu menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM). Metode ini adalah perpaduan dari analisis faktor dan analisis jalur serta curve estimation. JorsKorg sebagai pencipta dari metode SEM ini memang mengkhususkan penggunaan metode ini untuk penelitian keperilakuan dengan metode survei yang menuntut adanya respon dari responden. Hal ini dikarenakan karena keterbatasan dari regresi linier berganda ataupun analisis jalur dalam mengintrepretasikan fenomena keperilakuan yang kompleks (Kerlinger, 1986).

» Read more: Pengenalan Dasar AMOS (Jilid 1)

Skip to toolbar