Kesetaraan
Kesetaraan dalam masyarakat diperlukan untuk mencapai sebuah kondisi sosial yang harmonis. Kesetaraan menghasilkan keadaan yang adil. Pada dasarnya kesetaraan sama halnya dengan kesederajatan. Kesetaraan sendiri berasal dari kata setara atau sederajat. Sehingga segala sesuatu yang sederajat tidak menunjukkan adanya tingkatan yang lebih rendah atau yang lebih tinggi. Kesetaraan dapat dilihat dari dua aspek, yaitu manusia dan sosialnya. Kesetaraan manusia merupakan kesetaraan yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Manusia diciptakan dengan kondisi yang sempurna dan mendapatkan keadilan yang sangat sempurna dari yang maha pencipta. Read the rest of this entry »

perubahan

Kebudayaan dan masyarakat adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kebudayaan dihasilkan oleh masyarakat dan tidak ada masyarakat yang tidak berbudaya. Dengan kata lain, budaya ada karena adanya masyarakat dan dalam masyarakat pasti berbudaya. Setiap masyarakat tentunya akan mengalami perubahan, bahkan masyarakat yang kita anggap sebagai masyarakat yang tradisional dan stagnan sesungguhnya telah melalui tahap-tahap perubahan dalam kebudayaan yang mereka miliki. Perubahan budaya menekankan pada perubahan sistem nilai yang mengatur tingkah laku masyarakat. Perubahan kebudayaan di dalam masyarakat dipengaruhi oleh banyak factor, dan setiap masyarakat memiliki proses yang berbeda-beda dalam melalui perubahan kebudayaan. Perubahan kebudayaan di dalam masyarakat tentunya memiliki dampak negatif dan positif. Dibawah ini akan diuraikan tentang perubahan budaya dan melemahnya nilai-nilai tradisional Read the rest of this entry »

Globalisasi sendiri berasal dari bahasa inggris yaitu Globalization. Kata “Global” berarti mendunia sedangkan “Lization” berarti proses. Sehingga dalam Pengertian Globalisasi menurut Bahasa adalah suatu proses yang mendunia. Globalisasi merupakan suatu proses masuknya negara ke dalam pergaulan dunia. Globalisasi membuat suatu negara semakin kecil atau sempit dikarenakan kemudahan dalam berinteraksi antarnegara baik itu dalam perdagangan, teknologi, pertukaran informasi, dan gaya hidup maupun dengan bentuk-bentuk interaksi lainnya. dengan adanya globalisasi, setiap individu dapat terhubung oleh siapa saja yang ada dibelahan bumi ini dan terjadi penyebaran informasi dan komunikasi melalui media cetak dan elektronik yang mendunia. Read the rest of this entry »

silabus antropologi kelas X

Desember 2nd, 2015

Satuan Pendidikan        : SMA/MA

Kelas                              : X

Kompetensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 :Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Read the rest of this entry »

silabus antropologi kelas XII

Desember 2nd, 2015

Satuan Pendidikan         : SMA

Kelas /Semester            : XII /1-2

Kompetensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Read the rest of this entry »

silabus antropologi kelas XI

Desember 2nd, 2015

Satuan Pendidikan         : SMA

Kelas /Semester            : XI /1-2

Kompetensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Read the rest of this entry »

silabus SMA

Desember 2nd, 2015

berikut adalah silabus untuk mata pelajaran antropologi SMA

untuk kelas 10, linknya adalah sebagai berikut :

SILABUS-ANTROPOLOGI-KLS-X

untuk kelas 11, linknya adalah sebagai berikut :

Silabus-Mata-Pelajaran-Antropologi-XI-1-5-Mei-2013 (1)

untuk kelas 12, linknya adalah sebagai berikut :

Silabus-Mata-Pelajaran-Antropologi-XII-1-5-Mei-2013

Teori antropologi

November 18th, 2015

MASALAH RUANG LINGKUP DAN DASAR ANTROPOLOGI

Proses integrasi tadi merupakan suatu proses perkembangan panjang yang dimulai sejak kira – kira permulaan abad ke-19 yang lalu, dan berlangsung terus sampe sekarang ini juga. Read the rest of this entry »

PENYIMPANGAN IDEOLOGI PANCASILA

November 18th, 2015

PENYIMPANGAN DALAM BIDANG POLITIK

Sudah kita ketahui bahwa pancasila itu merupakan Dasar Negara Indonesia, dimana semua yang kita kerjakan harus berlandaskan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Pada waktu pelaksanaan upacara SD, pancasila pun selalu di bacakan kepada murid-murid, begitupula SMP dan SMA, itu menunjukan agar kita bisa menanamkan nilai-nilai pancasila di dalam diri kita. Semua faktor dan aspek kehidupan yang ada di indonesia harus dilandaskan dengan pancasila, mulai dari aspek politik, ekonomi, sosial-budaya, dan agama. Jika semua aspek tersebut sudah dilaksanakan berdasarkan pancasila, negara indonesia pasti bisa menjadi negara yang maju. Read the rest of this entry »

PERKEMBANGAN ILMU ANTROPOLOGI

November 18th, 2015

Salah satu ucapan pertama tentang makna antropologis daripada istilah “kebudayaan” adalah oleh Sir Edward Burnett Tylor, antropolog asal Inggris yang menulis dalam halaman pertama bukunya yang terbit tahun 1897 : “Kebudayaan, atau peradaban, diambil dalam artinya yang luas dan etnografis, adalah keseluruhan yang kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, kesusilaan, hukum, adat-istiadat dan kemampuan dan kebiasaan lain mana pun yang didapati manusia sebagai anggSalah satu ucapan pertama tentang makna antropologis daripada istilah “kebudayaan” adalah oleh Sir Edward Burnett Tylor, antropolog asal Inggris yang menulis dalam halaman pertama bukunya yang terbit tahun 1897 : “Kebudayaan, atau peradaban, diambil dalam artinya yang luas dan etnografis, adalah keseluruhan yang kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, kesusilaan, hukum, adat-istiadat dan kemampuan dan kebiasaan lain mana pun yang didapati manusia sebagai anggota masyarakat.[1] Istilah “peradaban” di kemudian hari diganti definisi oleh VAntropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. Read the rest of this entry »