Lewat ke baris perkakas

Materi Sosiologi SMA Kelas XII Bab II: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal

modernisasi+dan+globalisasi

Pengertian Modernisasi
Kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari bahasa latin modernus yang dibentuk dari kata modo dan ernus. Modo berarti cara dan ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Menurut Koentjaraningrat mendefinisikan modernisasi sebagai usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan keadaan dunia sekarang. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto, modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya terarah dan didasarkan pada suatu perencanaan (social planning). Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XII Bab I: Perubahan Sosial & Dampaknya

PIC

  • Pengertian Perubahan Sosial

Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi di masyarakat meliputi perubahan norma-norma sosial, pola-pola sosial, interaksi sosial, pola perilaku, organisasi sosial, lembaga kemasyarakatan, lapisan-lapisan masyarakat, serta susunan kekuasaan dan wewenang. Kingsley Davis mengatakan bahwa perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagiannya, yaitu kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, bahkan perubahan dalam bentuk serta aturan organisasi sosial.

Perubahan sosial dapat berupa kemajuan (progress) atau kemunduran (regress). Kemajuan (progress) terjadi apabila perubahan yang ada mampu menciptakan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan disini diartikan sebagai proses pembangunan masyarakat kearah yang lebih baik. Perubahan yang ada dikatakan berupa kemunduran (regress) apabila perubahan yang terjadi dalam masyarakat pada aspek tertentu membawa pengaruh yang kurang menguntungkan. Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA kelas XI: Integrasi dan Reintegrasi Sosial Sebagai Upaya Pemecahan Masalah Konflik dan Kekerasan

images 22

INTEGRASI SOSIAL

Pengertian Integrasi Sosial

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebut dapat meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilai, dan norma.

Menurut William F. Ogburn dan Mayer Nimkof, syarat terwujudnya integrasi sosial adalah sebagaiberikut:
1. Anggota-anggota masyarakat merasa berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan di antara mereka
2. Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (konsensus) bersama mengenai norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman dalam hal-hal yang dilarang menurut kebudayaan
3. Norma-norma dan nilai sosial itu berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, dan dijadikan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI Bab IV: Konflik, Kekerasan, dan Upaya Penyelesaiannya

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami konflik, kekerasan dan upaya penyelesaiannya. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas ratusan kelompok masyarakat dengan laatar belakang budaya yang berbeda-beda sehingga potensi konflik amat rentan terjadi. Dalam proses interaksi, tidak seluruh masyarakat dapat berjalan beriringan. Selalu akan ada perbedaan dalam mencapai sebuah tujuan, baik antarindividu, maupun kelompok. Hal inilah yang akan menimbulkan konflik pada masyarakat. Ada banyak konflik yang terjadi, seperti konflik sosial di Provinsi Riau karena faktor memperebutkan sumber daya alam (SDA).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik diartikan sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tak berdaya. Konflik merupakan suatu proses disosiatif yang menyebabkan ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat, namun konflik juga memiliki fungsi bagi masyarakat. Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI Bab III: Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami perbedaan, kesetaraan dan harmoni sosial. Sebuah masyarakat terdiri atas kelompok-kelompok yang berbeda, secara horisontal maupun vertikal. Perbedaan ini harus senantiasa di bina agar tidak terjadi potensi konflik, karena dalam interaksi sosial yang berbeda prinsip kesetaraan harus diterapkan. Prinsip kesetaraan telah ada sejak zaman revolusi prancis dengan semboyanliberte, egalite, danfranite. Prinsip tersebut dapat menciptakan harmoni sosial, dimana kehidupan bermasyarakat serasi dan sesuai dengan posisi sosial yang telah di konstruksikan oleh masyarakat.

Struktur Sosial

Menurut August Comte sosiologi mengkaji masyarakat dari sisi social statics (statika sosial atau struktur sosial) dan social dynamics (dinamika sosial atau perubahan sosial). Comte berpendapat bahwa setiap masyarakat memiliki dua sistem kehidupan yang berbeda sebagaimana yang dipelajari oleh sosiologi itu.  Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI Bab II: Berbagai Permasalahan Sosial Dalam Masyarakat

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat. Masalah Sosial adalah suatu kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal. Definisi lain masalah sosial yaitu keditaksesuaian unsur-unsur masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial. Masalah sosial merupakan suatu kondisi yang dapat muncul dari keadaan masyarakat yang kurang atau tidak ideal, maksudnya selama terdapat kebutuhan dalam masyarakat yang tidak terpenuhi secara merata maka masalah sosial akan tetap selalu ada didalam kehidupan.

Faktor Penyebab Masalah Sosial

Suatu gejala dapat disebut sebagai permasalahan sosial dapat diukur melalui: Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas XI Bab I: Pembentukan Kelompok Sosial

Materi ini diajarkan kepada peserta didik agar mampu memahami Pembentukkan kelompok sosial. Kelompok Sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri atas kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga dari padanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka.

Agar dikatakan sebagai kelompok sosial, adanya syarat-syarat menurut Soerjono Soekanto (2002:115) sebagai berikut: Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas X: Ragam Gejala Sosial Dalam Masyarakat

PETA KONSEP

“Keseragaman semua anggota masyarakat tentang kesadaran moral tidak dimungkinkan. Tiap individu berbeda satu sama lain karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti keturunan, lingkungan fisik, dan lingkungan sosial” [Emile Durkheim]. Kemiskinan merupakan salah satu contoh gejala sosial di masyarakat. Jika kemiskinan memiliki porsi yang besar dalam suatu masyarakat, maka gejala tersebut menjadi sebuah masalah sosial.

Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:

  1. Memahami realitas sosial sebagai gejala sosial dalam masyarakat
  2. Menjelaskan nilai dan norma sosial
  3. Memahami sosialisasi dan pembentukan kepribadian
  4. Menjelaskan penyimpangan sosial, dll

Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas X: Metode Penelitian Sosial

2012042011364695720140623-111522_413

1.1 Gambar polisi menertibkan tawuran                           1.2 Percobaan IPA

Coba kita lihat gambar 1.1 dan 1.2 di atas. Apa yang ada dipikiran kalian? Pasti banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran kalian. Mari kita amati dan cermati dua contoh gambar di atas. Melalui bab yang akan kita pelajari, pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam pikran kalian bisa kalian jawab.

Manusia dibekali dengan hasrat ingin tahu. Dari rasa ingin tahu itu kemudian berbagai pertanyaan muncul dari dalam pikiran manusia. Akibatnya, manusia akan mencari jawaban atas pertanyaan yang muncul tersebut.

Rasa ingin tahu atas permasalahan-permasalahan yang ditemui mendorong manusia untuk mau berpikir dengan sungguh-sungguh. Melalui pertanyaan-pertanyaan yang muncul itulah kemudian yang menjadi buktinya. Kemajuan akal pikirannya manusia dapat mengungkapkan atau menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam kehidupan. Dengan berpikir pula manusia dapat menentukan langkah dan mengambil berbagai macam kebijakan. Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas X: Fungsi Sosiologi Untuk Mengenali Gejala Sosial Di Masyarakat

Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Individual dan Sosial
Manusia Sebagai Makhluk Individual

Kata “individu” mempunyai makna yang berbeda dengan individualism dan individualis. Individualism adalah paham yang mementingkan hak perseorangan disamping kepentingan masyarakat atau negara. Individualis adalah sikap yang mementingkan diri sendiri.

Sebagai makhluk individu manusia memiliki kepribadian yang unik. Dia memiliki penampilan fisik, kemampuan, kebutuhan, perasaan dan sikap yang berbeda dengan sesamanya. Kata “individu” dalam konsep manusia menunjukan bahwa manusia adalah makhluk yang otonom. Sebagai makhluk yang otonom, manusia memiliki kebebasan dalam menentukan pilihannya dan bertanggungjawab atas pilihannya tersebut. Teruskan membaca