Lewat ke baris perkakas

Materi Sosiologi SMA Kelas XI: Permasalahan Sosial Yang Ada Pada Masyarakat

  1. Pengertian Masalah Sosial
  • Ada dua kata dalam konsep masalah sosial, yaitu masalah dan sosial.
  • Masalah: mengacu pada kondisi, situasi, atau perilaku yang tidak diinginkan, bertentangan, aneh, tidak benar, dan sulit.
  • Masalah muncul apabila terjadi ketidaksesuaian antara harapan (das sollen) dengan kenyataan yang terjadi (das sein).
  • kata sosial mengacu pada masyarakat, hubungan sosial, struktur sosial, dan organisasi sosial
  • Kata sosial membedakan masalah ini dengan masalah ekonomi, politik, fisika, kimia, biologi, dan lain-lain.

Definisi Masalah Sosial

1.Soetomo: masalah sosial merupakan suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar masyarakat.

2.Soerjono Soekanto: masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Teruskan membaca

Materi Sosiologi SMA Kelas X: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial

  1. INDIVIDU

Individu berasal dari kata in-divider yang berarti tidak dapat dibagi-bagi atau dengan kata lain berdiri-sendiri atau disebut juga perorangan. Individu yang dimaksud adalah insan (manusia), Aristoteles berpendapat bahwa manusia merupakan penjumlahan dari kemampuan tertentu yang masing-masing bekerja sendiri seperti kemampuan-kemampuan vegetatif (makanan dan berkembang biak), kemampuan sensitif (bergerak, bernafsu, perasaan, dan mengamati) dan kemampuan intelektif (kecerdasan).

Dengan kata lain, individu adalah subjek yang bertindak (aktor), subjek yang melakukan sesuatu hal, subjek yang memiliki pikiran, subjek yang memiliki keinginan, subjek yang memiliki kebebasan dan subjek yang memberi arti (meaning). Pertumbuhan dan perkembangan individu sangat dipengaruhi oleh berbagai masukan dari lingkungan sekitarnya, salah satunya yaitu lingkungan yang sehat. Lingkungan sehat yang dimaksud adalah lingkungan pendidikan, melalui pendidikan individu dapat terbina dan terlatih potensi yang ada pada dirinya. Teruskan membaca

Silabus Sosiologi SMA kelas XII

Satuan Pendidikan        :  SMA/MA

Kelas                                 :  XII

Kompetensi Inti               :

KI 1     : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2   : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Teruskan membaca

Silabus Sosiologi SMA kelas XI

Satuan pendidikan       :  SMA/MA

Kelas                                :  XI

Kompetensi Inti              :

KI 1     : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2     : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Teruskan membaca

Silabus Sosiologi SMA kelas X

Satuan Pendidikan        :  SMA/MA

Kelas                                 :  X

Kompetensi Inti               :

 KI 1    : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

 KI 2    : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Teruskan membaca

Fieldnote

ETNOGRAFI

DESA NGADAS TENGGER LERENG BROMO

Senin,31 maret 2014.

            Awal pemberangkatan KKL dari Semarang menuju desa Ngadas yaitu sekitar pukul 13.00 wib,saya dan teman-teman berkumpul di C7 sayap kanan sembari berdoa memohon kepada Allah swt agar diberi keselamatan dan kelancaran KKL kali ini. Dan sudah siap 3 bus zentrum yang menunggu di tepi jalan,perjalanan memakan waktu lebih kurang 12 jam.

Selasa,1 April 2014.

Saya dan rombongan tiba di terminal Sukapura sekitar pukul 01.15 wib. Turun dari bis,saya dan teman-teman langsung naik jeep yang sudah disiapkan. Jeep tersebut menuju pananjakan 1,sesampainya di pananjakan udaranya begitu dingin dan menusuk tulang. Teruskan membaca

Tarian Rakyat

Berdasarkan konsep/orientasi, tari terbagi menjadi dua macam yaitu: tari tradisional dan tari kreasi. Tari tradisional adalah tari yang telah melampaui perjalanan/perkembangan yang cukup lama dan senantiasa berpikir pada pola-pola yang telah mentradisi. Tari tradisional sendiri digolongkan atas tari tradisional kerakyatan (tari yang hidup dan berkembang di kalangan rakyat) dan tari tradisional bangsawan (tari yang hidup dan berkembang di kalangan bangsawan/kerajaan).

Sejarah tari tradisional dimulai pada zaman feodal di Indonesia dan ditandai dengan munculnya kerajaan Hindu pada tahun 400M. Mulai saat itu di Indonesia terdapat dua golongan masyarakat yaitu golongan bangsawan dan raja sebagai golongan kaya dan berkuasa serta golongan rakyat jelata. Tari yang hidup dikalangan rakyat jelata sesuai dengan keadaan sosial masyarakatnya, masih sederhana dan banyak berpijak pada warisan seni tradisional. Faktor alam semesta, lingkungan dan agama/kepercayaan sangat berpengaruh terhadap bentuk-bentuk seni tarinya. Sehingga tari tradisional kerakyatan sangat beraneka ragam sesuai dengan kondisi rakyatnya, alam semesta dan agama/kepercayaan. Teruskan membaca

clothing

HASIL WAWANCARA

1444032944681

Toko Clothing Mas Adi, jl. Margasatwa

1414856664658

Saya dan Mas Adi

1444035024298

     Barang jualannya Teruskan membaca

Resiprositas Di Desa Keturen

“Mantu Poci”

Mantu Poci sendiri yaitu sebuah hajatan pernikahan yang sudah mendarah daging bagi masyarakat Desa Keturen dan juga desa-desa yang ada di sekitarnya seperti desa Sidakaton, Sidapurna, maupun Dukuhturi. Desa tersebut terletak di Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, yaitu sebuah kota yang terkenal dengan wartegnya.

Awal mula Mantu Poci yaitu dahulu terdapat sepasang calon pengantin yang berbuat nekat kabur dari desa Keturen karena tidak mau dijodohkan oleh kedua orang tuanya, karena mempunyai alasan tersendiri. Sehingga acara pernikahan yang tinggal tiga hari lagi menjadi gagal total dan berantakan. Teruskan membaca

penelitian di Tambak Mulyo

LAPORAN OBSERVASI

KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN TAMBAK MULYO

 

Narasumber : Ibu Ngatinem RT 1/RW 14

Pekerjaannya jualan makanan kecil dan punya warung sendiri, suami dari ibu Ngatinem adalah seorang nelayan. Informasi yang saya dapet dari ibu tersebut yaitu penduduk di daerah itu mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan, banyak juga yang bekerja di pabrik-pabrik sekitar tanjung mas. Untuk pendidikan yang terdekat baru ada SD/MI islam, sedang kan SMP dan SMA sudah keluar dari dusun tambak mulyo tepatnya di Sultan Agung. Rumah penduduk sangat sederhana, kecuali rumah para juragan kapal yang bagus dan bangunannya juga baru.

Acara adat yang ada yaitu berkah laut/sedekah laut satu tahun sekali,yaitu sebelum bulan suro. Warga sekitar biasanya mempersembahkan kepala sapi, buah, nasi kuning, dan mengadakan hiburan seperti dandut dan pertunjukan wayang. Mereka mempercayai apabila berkah laut/sedekah laut tidak dilaksanakan maka akan terjadi banyak bencana. Acara tersebut dipimpin oleh Bapak lurah dan didiiringi dayang-dayang. Kebanyakan anak-anak mereka tidak ada dan malas mengikuti jejak ayahnya sebagai nelayan karena belum berpengalaman dan malah banyak yang merantau ke Malaysia Teruskan membaca