Budaya Lokal, Budaya Nasional, Budaya Asing, dan Hubungan Antar Budaya di Era Globalisasi (Materi Antropologi SMA Kelas X)

Pengertian dan Definisi Kebudayaan Lokal

Budaya-Lokal Budaya lokal adalah nilai-nilai lokal hasil budi daya masyarakat suatu daerah yang terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses belajar dari waktu ke waktu. Budaya lokal dapat berupa hasil seni, tradisi, pola pikir, atau hukum adat.
Indonesia terdiri atas 34 provinsi, karena itu memiliki banyak kekayaan budaya. Kekayaan budaya tersebut dapat menjadi aset negara yang bermanfaat untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia luar, salah satu di antaranya adalah Candi Borobudur.
Budaya Nasional
Budaya Nasional adalah kebudayaan yang terbentuk dari keseluruhan budaya local yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia sertah hasil serapan dari budaya asing atau budaya global, dengan ikatan yang menjadi cirri khas seluruh budaya di Indonesia yaitu nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Koentjaraningrat menyatakan bahwa kebudayaan nasional berfungsi sebagai pemberi identitas kepada suatu nation sebagai kontinuitas sejak kejayaan bangsa Indonesia pada masa lampau sampai kebudayaan nasional masa kini.
Pasal 32 UUD 1945 menyatakan: “Kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya”.
Perwujudan Budaya Nasional
a. Secara abstrak budaya nasional terwujud dalam system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia.
b. Sedangkan perwujudan konkret dari budaya nasional berupa
· cara berbahasa
· cara berperilaku
· cara berpakaian
· dan peralatan hidup
Gejala globalisasi tampak di Indonesia mulai pada abad ke-20 sampai abad ke-21. Dalam proses penyebaran globalisasi, globalisasi sendiri mengandung unsur-unsur dari kebudayaan asing. Penyebaran ini terjadi melalui saranateknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi. Selain itu makanan, mode, seni, dan IPTEK juga sangat memengaruhi budaya yang ada di Indonesia.

Pengaruh Budaya Asing dalam Era Globalisasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,globalisasi merupakan sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan sistem komunikasi antar-masyarakat di seluruh dunia.Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Indonesia telah memasuki era globalisasi.hal ini disebabkan karena majunya teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi. Sehingga menyebabkan masuknya pengaruh budaya dari seluruh penjuru dunia dengan cepat ke Indonesia. Selain melalui beberapa hal tersebut, globalisasi juga berpengaruh dengan melalui saluran-saluran, diantaranya adalah sebagai berikut:
Media Massa
Arus globalisasi diperoleh melalui media komunikasi massa, seperti radio, televisi, surat kabar, film, dan internet. Globalisasi melalui media massa telah membuat dunia menjadi seolah-olah tanpa batas. Melalui media massa, seperti televisi yang disiarkan dalam jaringan satelit, peristiwa bencana Tsunami di Aceh pada tahun 2004 dapat diketahui di seluruh dunia. Demikain juga dengan perkembangan internet yang telah memudahkan perkembangan iptek dengan adanya kemudahan mengakses berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia dengan murah dan cepat. Selain itu, dalam arus globalisasi, terjadi perubahan perilaku masyarakat di bidang mode pakaian, peralatan hidup, dan makanan akibat pengaruh penyebaran informasi dari luar negeri melalui media massa.
Pariwisata Internasional
Berkembangnya sektor pariwisata internasional juga berpengaruh terhadap penyebaran arus globalisasi. Kegiatan pariwisata internasional yang melibatkan banyak negara dapat dilakukan dengan mudah karena adanya kemajuan sarana transportasi dan telekomunikasi. Dengan meningkatnya kebutuhan wisata antarnegara menyebabkan masuknya devisa yang sangat dibutuhkan untuk membiayai pembangunan suatu negara. Dengan berkembangnya sektor pariwisata internasional, seseorang dapat dengan mudah berpergian dari satu negara ke negara lainnya.
Lembaga Perdagangan dan Industri Internasional
Globalisasi dalam perdagangan internasional ditandai dengan adanya pasar bebas. Dalam era pasar bebas, setiap negara akan berlomba-lomba mengembangkan keunggulan komparatifnya untuk menarik para investor dari luar negeri. Era pasar bebas juga ditandai adanya kebebasan kontak perdagangan antarnegara tanpa dibatasi hambatan fiskal dan tarif. Walaupun setiap negara bebas untuk menjalin hubungan perdagangan, namun tetap diperlukan suatu wadah kerja sama di bidang ekonomi. Misalnya, pendirian dewan kerja sama ekonomi Asia Pasifik (APEC) dan dewan kerja sama ekonomi Amerika Utara (NAFTA).
Dampak globalisasi
Dampak positif globalisasi
Globalisasi yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat memiliki beberapa dampak positif, diantaranya adalah sebagai berikut:

Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia.
Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
Kemajuan teknologi memengaruhi tingkat pemanfaatan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkesinambungan.
Dampak negatif globalisasi
Selain memiliki dampak positif, globalisasi juga memberikan dampak yang negatif bagi kehidupan masyarakat, antara lain:
Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan.
Terjadinya sikap materialisme, yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan, kedudukan sosial atau jabatan. Akibat sikap materialisme, kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar.
Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.
Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.
Proses saling memengaruhi budaya
Dalam era globalisasi, terdapat proses yang saling memengaruhi budaya, diantaranya adalah sebagai berikut:
Akulturasi Kebudayaan
Asimilasi Kebudayaan

Daftar Pustaka:

Koentjaraningrat.2009.Pengantar Ilmu Antropologi.Jakarta: PT Rineka Cipta

Narwoko,Dwi; Bagong Suyanto.2011.Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta:Kencana

Indriyawati, Emmy. 2009.Antropologi Untuk Kelas XI SMA dan MA. Jakarta:Pusat Perbukuan

Sutardi, Tedi.2007.Mengungkap Keragaman Budaya Untuk Kelas XI SMA dan MA.Bandung:PT Setia Purna Inves

http://blog.unnes.ac.id/bloktyas/ (diakses pada 23 Desember 2015 pukul 07.53)

Leave a Reply