SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Resiprositas Sebanding dalam Bentuk Sinoman
Nov 9th, 2015 by afifah

  1. Latar Belakang

Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinu, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama (Koentjaraningrat, 2009: 118). Manusia tidak dapat hidup sendiri, karena pada dasarnya, manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Oleh karena itu, manusia tidak terlepas dengan gotong royong. Gotong royong merupakan suatu bentuk kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang yang bertujuan untuk meringankan sebuah pekerjaan. Dalam kehidupan masyarakat desa di Jawa, gotong royong merupakan suatu sistem pengerahan tenaga tambahan dari luar kalangan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja dalam lingkaran aktivitas produksi. Read the rest of this entry »

Keyakinan Religi Masyarakat Bukit
Nov 9th, 2015 by afifah

A. Konsep Sistem kayakinan Religi

  1. Makhluk Spiritual

Semua makhluk pada dasarnya bertemu dengan yang namanya fisik dan materi yaitu, mereka memiliki tubuh jasmani, mereka menempati ruang, mereka dibatasi oleh hukum gerak, mereka usia dan mati, dan sebagainya. Makhluk spiritual memiliki beberapa versi, diantaranya adalah mereka tidak memiliki tubuh fisik, atau mereka mungkin tidak menempati ruang atau mungkin bisa hidup berdampingan dalam ruang yang sama seperti tubuh fisik, atau mereka dapat bergerak dan bertindak dengan cara yang menentang hukum alam, atau mereka tidak menua atau tidak mati. Yang meninggalkan banyak ruang untuk keragaman, tapi satu hal yang makhluk spiritual memiliki kesamaan adalah bahwa mereka adalah makhluk, yaitu, bahwa mereka adalah individu dengan kehendak dan “pikiran” dan “kepribadian” dari mereka sendiri. Read the rest of this entry »

Seragam Masuk Mall Matahari
Nov 9th, 2015 by afifah

Menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003, pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang baik,  pengendalian diri, berakhlak mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.

Pada setiap lembaga pendidikan sudah pasti terdapat pengajar dan pelajar, yang mana mereka memiliki hal dan kewajiban yang berbeda. Salah satu kewajiban yang dimiliki seorang pelajar adalah harus mentaati segala peraturan dan tata tertib baik yang telah ditetapkan oleh sekolah yang sifatnya relatif maupun yang telah ditetapkan oleh negara yang sifatnya publik. Read the rest of this entry »

Pola Budaya Masyarakat Bantaran Sungai Lusi
Nov 9th, 2015 by afifah

  1. Pendahuluan

Sungai merupakan salah satu tempat berkembangnya pola kebudayaan, karena ia menjadi salah satu sumber kehidupan manusia. Kebudayaan tumbuh dengan kehadiran manusia, karena ia menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk yang lainnya. Hal ini tentu berkaitan dengan kehidupan agraris yang merupakan tempat manusia (masyarakat) tinggal. Dalam pola kehidupan ini, sungai menjadi sumber penting untuk pertanian disamping kebutuhan kehidupan yang lain. Oleh karena itu, individu, kelompok individu atau masyarakat pada umumnya dapat tumbuh dan berkembang di wilayah sekitar sungai. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern, sungai hampir tidak lagi dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Dalam perjalanan sungai yang terdapat di desa saya, yaitu sungai buatan yang merupakan terusan dari waduk Kedung Ombo yang terletak di Desa Kedung Ombo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan terabaikan, tercemar, dan tidak lagi menjadi tempat yang ideal bagi manusia untuk menggantungkan hidup mereka dan pemenuhan akan kebutuhan-kebutuhan sehari-hari yang mereka perlukan. Read the rest of this entry »

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Lewat ke baris perkakas