Ulasan Akhir 10 Blog Sejawat
Des 28th, 2015 by nur ayu istiqomah cahya ningtias

Post ini Guna Memenuhi Pengganti Ujian Akhir Semester V mata kuliah Praktek Laboratorium

Blog No.1 

  1. Nama Pemilik Blog : Resti Bona Yulita
  2. Alamat Blog/http    : http://blog.unnes.ac.id/restibona/
  3. Kelebihan / keunggulan :
  • Banyak artikel yang bagus di upload di blog, itu menambah wawasan luas terkait dengan banyaknya peminatan pengguna internet dalam mencari artikel yang terkait dengan kebutuhannya.
  • Sudah lengkap dan jelas terkait judul, kategori dan kelengkapan widget dan lain-lain.
  • Penggunaan bahasa dalam memuat artikel sudah baik dan sopan.
  • Bahasa artikel mudah di pahami pembaca.
  1. Kekurangan/kelemahan
  • Cuplikan terkait apa isi artikel terlalu sedikit sebelum di
  • Lebih baik gambar diambil dari fenomena sehari-hari/dilingkungan sekitar kita.
  • Banyak daftar pustaka yang kurang melengkapi artikel.
  • Tema (menurut saya) kurang menarik, backgroud sebaiknya di ganti dengan gambar yang lebih menarik lagi.
  • Widget yang sekiranya tidak penting dihilangkan saja
  1. Saran dan Usulan tambahan / perbaikan
Materi Antropologi Kelas XI Bab 5 : Pemetaan Budaya, Masyarakat Pengguna Bahasa Dialek, Dan Tradisi Lisan Di Suatu Daerah Dan Nusantara
Des 18th, 2015 by nur ayu istiqomah cahya ningtias

Etnografi adalah berasal dari kata ethnos yang berarti bangsa dan graphein yang berarti tulisan atau uraian. Jadi berdasarkan asal katanya, etnografi berarti tulisan tentang/ mengenai bangsa. Namun pengertian tentang etnografi tidak hanya sampai sebatas itu. Burhan Bungin ( 2008:220) mengatakan etnografi merupakan embrio dari antropologi. Artinya etnografi lahir dari antropologi di mana jika kita berbicara etnografi maka kita tidak lepas dari antropologi setidaknya kita sudah mempelajari dasar dari antropologi.
Etnografi, diinjau secara harfiah, berarti tulisan atau laporan tentang suatu suku bangsa, yang ditulis oleh seorang antropolog atas hasil penelitian lapangan ( field work ) selama sekian bulan, ataau sekian tahun. Penelitian antropologis untuk menghasilkan laporan tersebut begitu khas, sehingga kemudian istilah etnografi juga digunakan untuk mengacu pada metode penelitian untuk menghasilkan laporan tersebut. etnografi bukan sekedar mengumpulkan data tentang orang atau kebudayaan, melainkan menggalinya lebih dalam lagi.

etnografi sendiri memiliki beberapa ciri-ciri khas pada metode penelitian lapangan. Dimana ciri-ciri tersebut adalah sifatnya yang holistic-integratif, thick description, dan analisis kualitatif dalam rangka mendapatkan native’points of view ( bersifat holistic atau menyeluruh ). Artinya, kajian etnografi tidak hanya mengarahkan perhatiannya pada salah satu variable tertentu saja. Bentuk holistic didasarkan pada pandangan bahwa kebudayaan merupakan keseluruhan system yang terdiri dari satu kesatuan yang utuh. Teknik pengumpulan data yang utama adalah observasi-partisipasi dan wawancara terbuka dan mendalam, yang dilakukan dalam jangka waktu yang relative lama, bukan kunjungan singkat dengan daftar pertanyaan yang terstruktur seperti pada penelitian survey. Read the rest of this entry »

Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4 : Kearifan Lokal Dan Pemberdayaan Komunitas
Des 18th, 2015 by nur ayu istiqomah cahya ningtias

A. PEMBERDAYAAN KOMUNITAS

Pemberdayaan menurut Robinson adalah suatu proses pribadi dan sosial; suatu pembebasan kemampuan pribadi, kompetensi, kreatifitas dan kebebasan bertindak. Sedangkan menurut Hatu pemberdayaan komunitas adalah suatu proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial guna memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri. Contoh program pemberdayaan komunitas yang ada di masyarakat antara lain PNPM Mandiri, LSM, dan PLP-BK.

cropped-suku-bali-2

salah satu contoh kearifan lokal di Bali

Pemberdayaan komunitas sejalan dengan konsep Community Development, yaitu: proses pembangunan jejaring interaksi dalam rangka meningkatkan kapasitas dari semua komunitas, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat.

Terdapat dua macam pemberdayaan yaitu top-down dan bottom up. Top down ( kecenderungan primer ) ialah proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuatan, kekuasaan atau kemampuan kepada masyarakat agar individu lebih berdaya. Bottom up (kecenderungan sekunder) ialah proses menstimulasi, mendorong atau memotivasi individu agar mempunyai kemampuan atau keberdayaan untuk menentukan apa yang menjadi pilihan hidupnya melalui proses dialog.

Read the rest of this entry »

Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3 : Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi
Des 18th, 2015 by nur ayu istiqomah cahya ningtias

Ketimpangan sosial merupakan suatu keadaan dimana terdapat ketidakseimbangan dalam masyarakat. Kesenjangan sosial disebabkan akibat adanya perbedaan yang ada di tengah masyarakat itu sendiri. Perbedaan yang biasanya terdapat di tengah masyarakat meliputi perbedaan sosial, ekonomi, budaya dan masih banyak lagi. Ketimpangan sosial dapat diartikan juga sebagai bentuk ketidakadilan baik dalam kedudukan maupun status yang dirasakan oleh seseorang yang berada dalam suatu masyarakat tertentu. Banyak hal yang menjadi indikator penanda terjadinya ketimpangan sosial dalam masyarakat. Misalnya saja adanya perbedaan dalam mengakses atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Sumber daya yang tersedia dapat berupa sumber daya primer maupun sekunder. Kebutuhan primer disini meliputi kebutuhan akan pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan sekunder meliputi sarana saluran politik, sarana saluran hak asasi manusia dan sebagainya. Read the rest of this entry »

Materi Sosiologi SMA Kelas XII Bab 2 :Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal
Des 18th, 2015 by nur ayu istiqomah cahya ningtias

1. Pengertian Modernisasi

Kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari bahasa latin modernus yang dibentuk dari kata modo dan ernus. Modo berarti cara dan ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Menurut Koentjaraningrat mendefinisikan modernisasi sebagai usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan keadaan dunia sekarang. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto, modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya terarah dan didasarkan pada suatu perencanaan (social planning).

2. Ciri Manusia Modern

Menurut Alex Inkeles, terdapat 9 ciri manusia modern

  1. Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan
  2. Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di luar lingkungannya, serta dapat bersikap demokratis
  3. Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu
  4. Memiliki perencanaan dan pengorganisasian
  5. Percaya diri
  6. Perhitungan
  7. Menghargai harkat hidup manusia lain
  8. Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi
  9. Menjungjung tinggi sikap dimana imbalan yang diterima seseorang harus sesuai dengan prestasinya dalam masyarakat
  10. Read the rest of this entry »

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Lewat ke baris perkakas