Ulasan Akhir 10 Blog Sejawat

December 25th, 2015

Blog No. 1

  1. Nama pemilik blog : Imam Tri Hidayat
  2. Alamat blog/ http : http://blog.unnes.ac.id/imamtrihidayat/
  3. Kelebihan / keunggulan : sudah sangat baik, profil juga sangat lengkap karena sudah ada foro dan madia sosial yang bisa dihubungi sehingga antara pemilik blog dan pembaca bisa saling sharing dan bertukar informasi, materi yang di share juga sangat lengkap, sudah mendukung materi-materi pembelajaran di SMA serta di lampirkan gambar sehingga sangat menarik, blog juga sangat rapi sehingga membuat pembaca tertarik dengan blognya, kreatifitas blog juga sudah sangat terlihat sehingga menambah menariknya blog yang ditampilkan, artikel yang dishare sangat menambah ilmu pengetahuan.
  4. Kekurangan / kelemahan : pada profil kurang ditambahkan foto, apabila klik jurnal komunitas maka blog otomatis tertutup, profil tidak ada tujuan pembuatan blog untuk apa.
  5. Saran dan usulan tambahan / perbaikan : pada profil mungkin bisa ditambahkan foto pasti akan lebih menarik lagi, kemudian untuk jurnal komunitas yang ada di blog bisa dipisahkan dengan blog jadi saat kita membuka jurnal komunitas blog anda tidak tertutup, bisa di pisah dengan membuat jendela baru saat membuka jurnal komunitas, profil juga bisa ditambahkan dengan tujuan pembuatan blog untuk apa sehingga pembaca tahu untuk apa blog ini dibuat.

Read the rest of this entry »

  1. Konsep Bahasa

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomunikasi dan mengidentifikasikan diri. Dikutip dari Tarigan, dikatakan oleh Anderson dan Douglas Brown bahwa bahasa memiliki ciri atau sifat bahasa. Ciri-ciri bahasa itu antara lain bahasa itu adalah sebuah sistem berwujud lambang, berupa bunyi, sifat arbitrer, bermakna, bersifat konvensional, unik, universal dan produktif, bervariasi, dinamis, digunakan sebagai alat komunikasi, dan merupakan identitas penuturannya. Bahasa adalah alat canggih yang mampu dipergunakan pada berbagai kesempatan dan kebutuhan. Melalui bahasa pula manusia mampu menyampaikan segala hal yang dimaksudkan kepada puhak lain.

  1. Konsep Dialek

Di dalam penggunaan bahasa, hasil tutur berkembang menjadi banyak variasi. Variasi bahasa dapat terjadi bergantung pada kebiasaan berbicara penutur bahasa. Variasi bahasa tersebut dinamakan dengan dialek. Dialek tidak hanya berkaitan dengan bahasa, namun juga berkaitang dengan fitur-fitur non kebahasaan. Fitur non kebiasaan tersebut adalah letak geografis, kelas sosial, pekerjaan, dan gender. Read the rest of this entry »

  1. Pengertian

Perencanaan Program Pemberdayaan Komunitas Martinez (2007) mengatakan bahwa pembangunan (pedesaan) yang efektif bukanlah semata-mata karena adanya kesempatan, bukan hasil “trial and eror” tetapi akibat dari perencanaan yang baik, oleh karena itu perlu untuk selalu diingat bahwa, kegiatan pemberdayaan masyarakat yang efektif harus melalui perencanaan program/kegiatan yang baik. Perencanaan adalah suatu proses pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan demi tercapainya tujuan yang diharapkan atau yang dikehendaki.

Adanya suatu perencanaan program/kegiatan pemberdayaan masyarakat akan memberikan “kerangka kerja” (framework) yang dapat dijadikan acuan oleh para fasilitator dan semua pemangku kepentingan atau stakeholders (termasuk warga masyarakatnya) untuk mengambil keputusan tentang kegiatan-kegiatan yang seharusnya dilaksanakan demi tercapainya tujuan pembangunan yang diinginkan. Read the rest of this entry »

  1. Pengertian

Ketimpangan sosial merupakan suatu keadaan dimana terdapat ketidakseimbangan dalam masyarakat. Kesenjangan 9sosial disebabkan akibat adanya perbedaan yang ada di tengah masyarakat itu sendiri. Perbedaan yang biasanya terdapat di tengah masyarakat meliputi perbedaan sosial, ekonomi, budaya dan masih banyak lagi. Ketimpangan sosial dapat diartikan sebagai adanya ketidakseimbangan atau jarak yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan status sosial, ekonomi, ataupun budaya. Ketimpangan sosial dapat disebabkan oleh adanya faktor-faktor penghambat, sehingga mencegah dan menghalangi seseorang untuk memanfaatkan akses atau kesempatan-kesempatan yang tersedia. Dua faktor penghambat tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Faktor Internal

Yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri seseorang. Rendahnya kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh tingkat pendidikan/keterampilan ataupun kesehatan yang rendah, serta adanya hambatan budaya (budaya kemiskinan). Read the rest of this entry »

Modernisasi

  1. Pengertian Modernisasi

Kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari bahasa latin modernus yang dibentuk dari kata modo dan 10ernus. Modo berarti cara dan ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Menurut Koentjaraningrat mendefinisikan modernisasi sebagai usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan keadaan dunia sekarang. Sedangkan menurut Soerjono Soekanto, modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya terarah dan didasarkan pada suatu perencanaan (social planning)

  1. Ciri Manusia Modern

Menurut Alex Inkeles, terdapat 9 ciri manusia modern

  1. Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan
  2. Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di luar lingkungannya, serta

Read the rest of this entry »

  1. Pengertian Perubahan Sosial

11perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup sistem sosial, termasuk nilai, sikap, dan pola-pola perilaku serta mencakup kebudayaan seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi yang menimbulkan perubahan kearah progress atau regress.

Pengertian Perubahan Sosial menurut para ahli :

  1. Kingsley Davis : Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagiannya, yaitu kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, bahkan perubahan dalam bentuk serta aturan organisasi sosial
  2. Emile Durkheim : perubahan sosial dapat terjadi sebagai hasil faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, ke dalam kondisi masyaakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.
  3. Selo Soemarjan : perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat yang  berpengaruh pada sistem sosial,sikap dan perilaku kelompok-kelompok sosial yang ada dalam masyarakat.

Read the rest of this entry »

INTEGRASI SOSIAL

  1. Pengertian

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa integrasi adalah pembauran sesuatu yang tertentu 12hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat. Istilah pembauran tersebut mengandung arti masuk ke dalam, menyesuaikan, menyatu, atau melebur sehingga menjadi seperti satu. Dengan demikian maka dapat diketahui bahwa integrasi mengarah pada masuk, menyesuaikan, atau meleburnya dua atau lebih hal yang berbeda sehingga menjadi seperti satu.

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebut dapat meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilai, dan norma. Read the rest of this entry »

KONFLIK SOSIAL

  1. Pengertian Konflik

Dalam kehidupan masyarakat ketrentaman dan kedamaian merupakan sebuah keadaan sosial yang selalu 13diharapkan. Namun pada kenyataannya dalam setiap masyarakat pasti terdapat sebuah perselisihan atau masalah yang dapat menyebabkan konflik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik diartikan sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tak berdaya. Konflik merupakan suatu proses disosiatif yang menyebabkan ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat, namun konflik juga memiliki fungsi bagi masyarakat. Konflik menurut Soerjono Soekanto konflik berisi perasaan yang memperdalam perbedaan-perbedaan antara individu dan kelompok yang memicu keinginan untuk saling menekan dan menghancurkan pihak lain. Read the rest of this entry »

  1. Perbedaan Kesetaraan

6Masyarakat indonesia adalah salah satu contoh masyarakat yang hidup dalam berbagai perbedaan di dalamnya. Perbedaan suku bangsa, bahasa, adat dan kebiasaaan sudah menjadi ciri khas bagi bangsa ini. Tetapi walaupun masyarakat indonesia berbeda beda tetapi mereka tetap bersatu seperti seperti semboyan yang dimiliki yaitu Bhineka Tunggal Ika. Berdasarkan kamus besar Bahasa Indonesia , ragam berarti macam atau jenis. Ada tiga macam yang mengambarkan masyarakat yang majemuk yaitu masyarakat Plural, masyarakat Heterogen, dan masyarakat multukultural.

Pluralitas yaitu, mengandaikan adanya hal-hal yang lebih dari satu ( many). Heterogen yaitu, menunjukkan bahwa keberadanya yang lebih dari satu berbeda-beda , bermacam-macam dan bahkan tidak dapat disamakan.multikultural, inti dari multikulturalisme adalah kesediaan menerima kelompok lain secara sama tanpa memperdulikan perbedaan budaya, etnik, gender, bahasa, ataupun agama. Read the rest of this entry »

Permasalahan sosial merupakan fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat. Permasalahan sosial muncul dalam 15masyarakat karena adanya interaksi sosial diantara masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan dalam hidupnya. Pada dasarnya interaksi sosial yang berlangsung dalam masyarakat bersifat asosiatif dan disosiatif. Interaksi sosial yang bersifat asosiatif akan menghasilkan gejala-gejala sosial yang normal sehingga dalam masyarakat akan terjadi keteraturan sosial, sedangkan interaksi sosial yang bersifat disosiatif akan menghasilkan gejala-gejala abnormal atau gejala-gejala yang sifatnya patologis sehingga masyarakat mengalami ketidakteraturan sosial dalam bentuk disorganisasi atau disintegrasi sosial. Gejala abnormal yang terjadi dalam interaksi yang bersifat disosiatif terjadi karena adanya unsur-unsur dalam masyarakat yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya adalah munculnya kekecewaan atau kesulitan yang dialami oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Read the rest of this entry »


Skip to toolbar