Hallo.. kalian sudah tahu apa itu desease dan illness? apa perbedaan dari keduanya?. upsss…. belum?. dibawah ini penulis akan menyapaikan apa itu desease dan illnes. Desease dan illness ini merupakan salah satu tugas Mata Kuliah Antropologi Kesehatan yang pernah saya buat. Selamat membaca :)

Pengertian desease dan illness

Desease adalah penyakit patologi. Dimana penyakit tersebut dipercayai disebabkan karena keteribatan virus, dan lain-lain. Disease merupakan penyakit berdasarkan pandangan medis modern. Penyembuhannya pun dilakukan dengan ilmu pengetahuan modern dan cara-cara modern. Desease merupakan pandangan sakit menurut para ahli medis modern, yang melihat bahwa penyakit merupakan gangguan pada tubuh manusia yang menyebabkan fungsi dari organ tersebut berkurang atau bahkan tidak berfungsi kembali.
Illness merupakan penyakit yang seringkali dipercaya oleh masyarakat sebagai penyakit yang disebebabkan karena persoalan-persoalan kebudayaan. Pandangan masyarakat mengenai penyakit yang ada. Illnes merupakan pandangan mengenai sakit berdasarkan sudut pandang kebudayaan. Ketika seseorang yang menderita sakit tidak dapat menjalankan fungsi sosialya dalam masyarakat.

Perbedaan desease dan illness
1. Desease
– bersifat patologis
– disebabkan oleh virus, kuman, bakteri, dan lain-lain
– pandangan medis
– terdapat persamaan definisi mengenai penyakit tersebut
– penamaannya sama pada semua jenis penyakit (contohnya usus buntu, jantung, diabetes dll, di semua tempat nama    penyakit tersebut sama)
– penyembuhannya menggunakan obat-obatan modern dan peralatan medis
– praktisi terdiri dari dokter, bidan, mantri, suster, dan lain-lain

2. Illness
– penamaannya berbeda-beda di setiap wilayah (contohnya di suatu wilayah penyakit demam pada anak-anak    ada yang menamakannya penyakit adem, sumeng, ngelu, kesambet, dll)
– penyakit berasal dari gangguan makhluk gaib, ganjaran, kutukan, dan lain-lain
– orang akan disebut sakit atau mengidap penyakit jika seseorang tersebut sudah benar-benar tidak bisa berbaur    atau menjalankan aktivitas sosialnya.
– praktisi terdiri dari kyai, dukun, paranormal, dan lain-lain
– disembuhkan menggunakan obat-obatan tradisional, ritual khusus, upacara, dan lain-lain.
– Penyakit disebabkan karena ulah manusia itu sendiri yang berbuat jahat atau
– melanggar aturan atau norma tertentu dalam kehidupan masyarakat.

Contoh desease

Contoh illnes yaitu di desa saya ada anak kecil yang berusia 7 tahun mengalami sakit usus buntu. Penyakit tersebut timbul karena pola hidup si anak yang kurang sehat. Setiap hari selalu mengkonsumsi mi instan dan meminum kopi. Padahal usianya baru 7 tahun. Dia akan menangis apabila permintaannya tidak dituruti oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tuanya selalu menuruti apa kemauannya, termasuk mengkonsumsi mi instan dan kopi setiap hari. Oleh karena kebiasaan yang buruk itulah si anak menderita usus buntu. Akhirnya si anak dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya. Dan ternyata benar, menurut dokter si anak tersebut mengalami usus buntu, sehingga harus dioperasi dan dirawat di rumah sakit selama setengah bulan. Pandangan medis mengenai sakit yang diderita oleh si anak tersebut dapat dikatakan sebagai desease.

Contoh illness
Di desa saya, terdapat seorang bapak bernama bapak Darso berusia 50-an tahun yang menderita sakit muntah dan batuk darah. Beliau sudah pernah dirawat di rumah sakit, akan tetapi penyakitnya tidak kunjung sembuh. Dari pihak medis menyimpulkan bahwa Bapak Darso tersebut mengalami kebocoran pada lambungnya. Sehingga harus dilakukan operasi. Akan tetapi dari pihak keluarga tidak melakukannya, mereka justru membawa Bapak Darso pulang dan mengundang orang pintar (dukun) untuk mengobatinya. Dukun tersebut mendefinisikan penyakit yang diderita oleh bapak Darso. Katanya bapak Darso tersebut terkena gangguan dari makhluk halus yang mendiami kamar mandi rumahnya. Ketika sakitnya kambuh maka beliau tidak bisa beranjak keman-mana. Hanya bisa berbaring di tempat tidur sambil batuk dan muntah darah. Mereka percaya bahwa penyakit tersebut disebabkan karena gangguan makhuk gaib karena sebelumnya ibu dari istri bapak Darso pun yang dulunya juga tinggal di rumah itu pernah mengalami sakit serupa dengan yang diderita oleh Bapak Darso. Yakni mengalami batuk dan muntah darah yang berkepanjangan. Tidak kunjung sembuh hingga akhirnya meninggal dunia. Mereka percaya bahwa penyakit tersebut merupakan turunan (kutukan) yang diwariskan secara turun temurun dari generasi sebelumnya. Karena generasi sebelumnya pernah mempersengketakan tanah yang digunakan untuk mendirikan rumah Bapak Darso. Sehingga ada salah satu pihak yang menaruh (ngesogi) makhluk halus di tanah itu untuk mengganggu penghuninya. Dan sampai sekarang makhluk halus tersebut masih tetap tinggal dan mendiami rumah Bapak Darso tepatnya mendiami kamar mandi. Upaya yang dilakukan oleh orang pintar untuk menyembuhkan penyakit bapak Darso yaitu dengan cara membujuk makhluk halus itu utuk pergi, atau paling tidak untuk tidak mengganggu penghuni rumah melalui kegiatan pengajian dan ritual-ritual tertentu. Akan tetapi makhluk halus tersebut tetap mau tinggal. Sehingga sampai sekarang penyakit Bapak Darso pun masih sering kambuh. Pandangan masyarakat mengenai sakit yang diderita oleh Bapak Darso tersebut dapat dikategorikan ke dalam illness.

Daftar pustaka
Anderson, Foster. 2009. Pengantar Antropologi Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia
Murifa. 2015. Illnes Desease Sicknes dalam Antropologi Kesehatan.
(http://googleweblight.com/?lite_url=http://blog.unnes.ac.id/Murifa/2015/11/18illnes-desease-sicknes-dalam-antropologi-kesehatan-/&ei=22vuilrp&lc=en-id&s=1505618144&sig=ANTY_L2sglwdjfiEM4gvE7B4eeIY073hgA)
Diakses tanggal 15 September 2017, pukul 19;30 WIB.

Catatan
Contoh berita yang penulis tuliskan adalah berita riil yang terjadi di daerah tempat tinggal penulis