WISATA KOTA SEMARANG (KOTA BERAGAM KEBUDAYAAN RELIGI)

Hallo, bertemu lagi dengan saya di loker ilmu. Kali ini saya akan memposting tugas kuliah yang sudah pernah saya kerjakan. Yaitu tugas mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah Populer (PKIP) yang telah saya dapat pada semester 4. untuk lebih jelasnya, yuks baca tulisan ini sampai selesai.

Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sebagai salah satu kota paling berkembang di Pulau Jawa, Kota Semarang mempunyai jumlah penduduk yang hampir mencapai 2 juta jiwa dan siang hari bisa mencapai 2,5 juta jiwa. Banyaknya penduduk kota semarang diimbangi dengan banyaknya keragaman agama di kota yang terkenal dengan Lumpia dan Wingko babat ini. Kota yang banyak sekali perpaduan akulturasi antar budaya dan antar agama.

Menyenangkan menjelajah sebuah kota yang sarat dengan akulturasi budaya yang begitu kental. Semarang adalah salah satu kota di Indonesia dengan budaya peranakan yang mengakar dalam masyarakatnya. Kerukunan antar umat beragamanya tidak diragukan lagi. Tak salah jika Semarang mampu menonjolkan 5 tempat wisata dengan latar belakang tempat peribadatan. Liburan di Semarang berarti menikmati keberagaman budaya dan agama. Objek wisata apa saja sih yang ada di kota semarang dengan keberagaman budaya dan agama yang ada di kota ini. Yuk kita ketahui bersama.

Pertama Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang terletak di Jalan Gajah Raya Semarang, Jawa Tengah. Masjid Agung Jawa Tengah Semarang ini dibangun pada hari Jumat, 6 September 2002 yang ditandai dengan pemasangan tiang pancang perdana yang dilakukan Menteri Agama Ri, Prof. Dr. H. Said Agil Husen al-Munawar, KH. MA Sahal Mahfudz dan Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyanto, akhirnya Masjid Agung Jawa Tengah Ini diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006.

Kedua, ada sebuah objek wisata yang juga patut kita kunjungi jika masih di area Kota Semarang. Objek wisata yang juga menjadi kebanggaan kota semarang dan umat Hindu yaitu Pagoda Avalokitesvara dan Vihara Dhammasala yang dibangun pada tahun 1955. Ikon paling terkenal dari Vihara Buddhagaya ini adalah Pagoda Avalokitesvara atau biasa disebut Pagoda Metakaruna yang berarti pagoda cinta dan kasih sayang. Pagoda ini didirikan untuk menghormati Dewi Kwan Sie Im Po Sat yang dipercaya oleh umat Buddha sebagai dewi kasih sayang. Pagoda Avalokitesvara mempunyai tinggi 45 meter dan terdiri dari 7 tingkat yang menyempit ke atasujuh tingkat ini dimaknakan sebagai kesucian yang akan dicapai oleh pertapa setelah mencapai tingkat ke tujuh. Pagoda Avalokitesvara yang identik dengan perpaduan warna merah dan kuning khas bangunan Tiongkok ini diresmikan oleh MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia pada tahun 2006.

Kemudian, terdapat objek wisata Religi lainnya. kali ini untuk umat budha yaitu Pura Agung Giri natha.Tempat yang bernama resmi Pura Hindu Dharma Giri Natha ini berlokasi di Jln Sumbing No 12 ini mengambil tempat disalah satu lokasi dengan view terbaik di kota Semarang. Memandang dari atas, nampak keseluruhan kota Semarang. Pelabuhan Tanjung Emas yang biru. Gedung gedung tinggi yang seakan menjadi penyangga kota, dan juga pemandangan hijau hamparan pohon yang masih tumbuh subur melawan panasnya cuaca dimusim kemarau.Lokasi Pura ini berada di tengah kota. Akses kesana cukup mudah, namun tidak ada transportasi naik keatas. jadi anda harus berjalan sekitar 300 meter keatas untuk menuju tempat ini. Penginapan dan hotel murah di Semarang juga banyak disekitar Pura. Tempat ini tertutup jika sedang digunakan dalam kegiatan keagamaan. Jadi ketepatan waktu memegang peranan penting anda bisa memasuki tempat ini atau tidak.

Selain itu, Gereja Blenduk (kadang-kadang dieja Gereja Blendug dan seringkali dilafazkan sebagai mBlendhug) adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk heksagonal (persegi delapan). Gereja ini sesungguhnya bernama Gereja GPIB Immanuel, di Jl. Letjend. Suprapto 32. Kubahnya besar, dilapisi perunggu, dan di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok. Arsitektur di dalamnya dibuat berdasarkan salib Yunani. Gereja ini direnovasi pada 1894 oleh W. Westmaas dan H.P.A. de Wilde, yang menambahkan kedua menara di depan gedung gereja ini. Nama Blenduk adalah julukan dari masyarakat setempat yang berarti kubah. Gereja ini hingga sekarang masih dipergunakan setiap hari Minggu. Di sekitar gereja ini juga terdapat sejumlah bangunan lain dari masa kolonial Belanda.

Terakhir, Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang. Tanda yang menunjukan sebagai bekas petilasan yang berciri keislamanan dengan ditemukannya tulisan berbunyi “marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Qur’an”.Menurut cerita, Laksamana Zheng He sedang berlayar melewati laut jawa, namun saat melintasi laut jawa, banyak awak kapalnya yang jatuh sakit, kemudian ia memerintahkan untuk membuang sauh. Kemudian merapat ke pantai utara semarang untuk berlindung di sebuah Goa dan mendirikan sebuah masjid di tepi pantai yang sekarang telah berubah fungsi menjadi kelenteng. Bangunan itu sekarang telah berada di tengah kota Semarang di akibatkan pantai utara jawa selalu mengalami proses pendangkalan yang di akibatkan adanya proses sedimentasi sehingga lambat-laun daratan akan semakin bertambah luas kearah utara.

Jadi,Itu lah objek-objek wisata yang dapat di kunjungi MAJT, Pura Giri Natha, Gereja Blenduk,  Pagoda Avalokitesvara dan Vihara Dhammasala, dan Klenteng Sam poo kong. Kota semarang merupakan kota yang memiliki keberagaman budaya dan beragam agama. Kebudayaan masing-masing agama tersebut memiliki beberapa objek wisata yang patut kita kunjungi dan kita gali informasinya jika sedang berada atau menyempatkan datang ke Kota lumpia ini. Tunggu apa lagi, yuk main ke kota semarang. Jangan panik mari piknik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

[+] kaskus emoticons