Materi Pembelajaran Antropologi Kelas XI : Nilai-Nilai Budaya

Kali ini saya akan membagikan materi Antropologi kelas XI tentang nilai-nilai budaya yang saya ambil dari blog teman saya di alamat berikut ini

http://blog.unnes.ac.id/dewanti22/2017/11/05/materi-pembelajaran-3-antropologi-kelas-xi-cultural-values/
Atau kalian dapat klik di link berikut ini Nilai-nilai budaya
Dalam setiap masyarakat memiliki nilai-nilai kebudayaan yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang telah disepakati pada masyarakat bersangkutan. Nilai kebudayaan tersebut dapat membangun sikap toleransi, empati, dan saling menghargai diantara masyarkat Indonesia. Dimana Indonesia merupakan negara kepulauan dan multietnik, sehingga dengan adanya nilai kultural tersebut dapat menciptakan masyarakat Indonesia yang daman dan rukun. Salah satu contoh nilai kebudayaan yang ada dalam masyarakat yaitu gotong royong. Budaya gotong royong sudah melekat dengan nilai-nilai sosial yang diperlukan untuk kemajuan dan mensejahterakan masyarakat.
Gotong royong adalah budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia sebagai warisan budaya yang masih ada dan dilakukan secara turun temurun. Gotong royong merupakan bentuk kerjasama masyarakat dalam mencapai suatu hasil positif dari tujuan yang dicapai secara musyawarah dan mufakat yang dilakukan bersama. Dalam melakukan gotong royong harus dilandasi dengan semangat kebersamaan, toleransi, kepercayaan sehingga dapat tercipta hidup damai dan rukun.
Perubahan sosial memberikan dampak negatif pada nilai gotong royong dalam masyarakat. Adanya budaya konsumerisme, hedonisme, individual mengakibatkan tatanan dalam masyarakat menjadi rusak. Nilai dan norma sosial sebagai perekat dalam kehidupan bangsa semakin diabaikan. Nilai gotong royong dalam masyarakat mulai dikesampingkan dan tampaknya hanya sebagai simbol belaka. Perubahan sosial dapat terjadi secara tiba-tiba, hal tersebut dapat teratasi dengan menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang lebih mendalam. Budaya gotong royong dapat diperkuat dan dijadikan rujukan acuan dalam kebidupan bangsa. Salah satunya dengan memperkuat institusi sosial lokal yang selama ini masih bertumpu pada nilai-nilai kebersamaan, menjunjung tinggi moral, saling menghargai, saling percaya sebagai penguatan kembali nilai budaya gotong royong dalam masyarakat.
Untuk lebih dalam memahami materi ini berikut contoh berita faktual dapat klik http://news.liputan6.com/read/3138107/gotong-royong-kunci-pemanfaatan-iptek-dan-inovasi-riset?source=search
Penugasan
1. Dari paparan materi diatas, bagaimana budaya gotong royong dalam masyarakat saat ini?
2. Bagaimana cara dalam menjaga budaya gotong royong?
Referensi:
Effendi, Tadjuddin Noer. 2013. Budaya Gotong Royong Masyarakat Dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi. Vol. 2. No.1.

Tulisan ini dipublikasikan di Antropologi SMA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: