Jangan Pernah Memperlakukan Orang Tua Seperti Ini ..#3

Orang Tua (Ayah dan Ibu) bisa dikatakan adalah tuhan nyata yang bisa kita lihat di dunia. Sungguh mulia kasih sayangnya yang diberikan kepada kita(anak) sejak dalam kandungan sampai dengan sekarang. Kasih dan sayangnya tak bisa kita balas dengan Emas dan Permata. Ada yang mengatakan Surga ada dibawah telapak kaki ibu. Itu merupakan sebuah perumampamaan bahwa sannya ibu adalah seorang yang mempunyai tempat yang istimewa dan jika kita ingin mendapat ridho allah maka sebelumya kita harus mendapatkan ridho dari ibu karena ridho allah tergantung dengan ridho ibu.

Jangan pernah mendurhakai orang tua/memperakukan orang tua dengan tidak baik karna sejatinya kitapun akan menjadi orang tua nantinya.

 

Tapi mungkin kenyataannya masih seperti ini :

baket
Sumber Gambar : http://www.beritasatu.com/basket/219358-ribuan-pelajar-ikuti-kompetisi-nasional-bola-basket.html
Ketika orang tua masih muda dan berpenghasilan cukup bahkan lebih ,kita menjadikan orang tua kita seperti bola basket yang selalu menjadi rebutan karena ada sesuatu yang  diinginkan dari darinya.
volly
Sumber Gambar : http://activerain.com/blogsview/4627870/1st-annual-adaptive-volleyball-fun-day-tallahassee-fl
Tetapi ketika orang tua telah menjadi tua, mereka seperti bola volly yang di oper kesana kemari, dari satu anak ke anak yang lain karena dianggap orang tua kita menyusahkan dan membatasi kebebasan kita untuk beraktivitas
bola sepak
Sumber Gambar : https://raynaldosembiring.wordpress.com/2014/03/07/arti-istilah-istilah-dalam-sepak-bola/
Dan ketika orang tua telah menjadi semakin tua, orang tua diperlakukan seperti bola sepak, yang di tendang kesana kemari karena semakin menyusahkan dan hanya dianggap sebagai beban.
golf
Sumber Gambar : http://blogs.opinionmalaga.com/mare-nostrum/2012/05/08/demasiados-hoyos/
Dan ketika kita sudah jompo, orang tua diperlakukan  seperti bola golf, dibuang sejauh mungkin,

Ingatlah, sebagai anak yang memiliki orang tua, kita pun akan menjadi tua seperti mereka, dan apa yang kita tabur didalam kehidupan, akan kita tuai hasilnya dikemudian.

rugbi
Sumber Gambar : http://rugbydecalcinha.com.br/2014/01/22/fabulas-do-rugby-o-rei-e-o-simbolo/
Oleh sebab itu jadikanlah orang tua kita seperti bola rugby, meskipun berlumuran lumpur tetap dipeluk dan didekap dengan erat.

Semoga kita menjadi anak yang soleh dan solehah dan mendapat ridho orang tua dalam setiap langkah kaki kita dalam menuju kesuksessan.Amiin.

 

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Tautan permanen menuju artikel ini: http://blog.unnes.ac.id/ramadhani/2015/11/13/jangan-pernah-memperlakukan-orang-tua-seperti-ini/

Belajarlah jadi pemimpin dari …..#2

Jika kita bermimpi menjadi seorang pemimpin…
maka sebaiknya kita belajar dari hal berikut…
matahari
Sumber gambar : http://www.anneahira.com/animasi-matahari.htm
Sifatnya sebagai sumber kehidupan, menerangi dunia tampil tiap hari, tidak terlambat, tidak mengeluh, taat melakukan kewajiban.Menjadi pemimpin/ leader : Hendaknya menjadi tumpuan bagi setiap orang, dengan memberikan contoh ketaatan, setia dan tidak mengeluh dalam melakukan kewajibannya.
bulan
Sumber gambar : http://wa2010.kabarkita.org/gerhana-bulan-0301?size=_original

Sifatnya bersinar diwaktu gelap, sinarnya teduh, penuh simpatik

Menjadi pemimpin/ leader : Hendaknya menjadi “terang di hati sesama disaat ada kegelapan ( keruwetan ), dapat menyelesaikan persoalan dengan sikap manis dan simpatik, artinya dengan KASIH SAYANG, sehingga rekan kerja bukan tumbuh rasa takut terhadap pimpinan melainkan sikap hormat, patuh, berbakti lahir dan batin.

bintang
Sumber gambar : http://www.ilawati-apt.com/4-langkah-menjadi-bintang-dalam-bidang-apapun/

Sifatnya wujudnya kecil, tinggi, menjadi kiblat arah.Menjadi pemimpin/ leader : Hendaknya bisa menjadi kiblat (penunjuk arah) jika ada kesesatan hati, dengan sikap berbudi luhur dan bercita-cita tinggi, agar setiap orang dapat bersemangat dan termotivasi untuk berbuat hal yang luhur.

awan
Sumber gambar :  http://woles-ae.blogspot.co.id/2012/01/agar-hasil-cropping-terlihat-halus-dan.html

Sifatnya mengayomi (atas setiap kehidupan), luasMenjadi pemimpin/ leader: Hendaknya menjadi pengayom (pelindung) semua mahluk dengan berwawasan luas dan bertindak sesuai hati, maka tindakan dan hati harus selaras.

bumi
Sumber gambar : https://generasisalaf.wordpress.com/2013/05/20/benarkah-matahari-mengelilingi-bumi-bag-8-2/

Sifatnya menampung, memberi kehidupan, penyerapan, penepat janji (menanam jagung tumbuh jagung), berkorban (rela di olah untuk keperluan hidup)Menjadi pemimpin/ leader : Hendaknya menjadi penampung dan penyerap setiap masalah, mampu memberi penyelesaian dengan rela berkurban sehingga dapat menghasilkan buah yang bermanfaat bagi sesama dan selalu tepat janji sebagai harapan setiap orang yang tidak sia-sia.

api
Sumber gambar : https://ruangmakna.wordpress.com/tag/api/

Sifatnya berkobar/ membakar, hangat , terang, menghanguskan.Menjadi pemimpin/leader : Hendaknya selalu bersemangat dalam memotivasi, dengan memberikan penerangan dan menegakkan keadilan serta membinasakan ketidakadilan.

air
Sumber gambar : http://calya-chesta.blogspot.co.id/2014/11/manfaat-air-bagi-makhluk-hidup.html

Sifatnya luas, tenang, fleksibel

Menjadi seorang pemimpin/leader : Hendaknya dalam menghadapi masalah dan keluhan, baik buruk dengan jiwa besar dan kesabaran, dan mudah memberi maaf jika ada kesalahan dan juga tidak pilih kasih.

8. ANGIN

angin

Sumber gambar : http://energitoday.com/2015/05/jabar-lirik-pemanfaatan-energi-angin/

Sifatnya menyusup dan menempatkan diri di berbagai tempat

Menjadi pemimpin/ leader : Hendaknya bisa jeli dan mengetahui apa yang di butuhkan sesama, peka dan pandai melihat situasi, terjun langsung ikut merasakan kesusahan sesama dengan bijaksana.

 

jika kita bisa seperti yang di katakan diatas,, insyaallah kita menjadi pemimpin yang baik dan dicintai oleh masyarakat. yang kita pimpin.

 

semoga bermanfaat.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Tautan permanen menuju artikel ini: http://blog.unnes.ac.id/ramadhani/2015/11/12/belajarlah-jadi-pemimpin-dari/

Panduan Penulisan Tugas Akhir atau Skripsi dan Karya Tulis Ilmiah

Tugas akhir atau skripsi adalah suatu kewajiban bagi setiap mahasiswa yang telah selesai melaksanakan study, terkadang ada mahasiswa yang belum memahami tata cara penulisan tugas akhir. Padahal tugas akhir merupakan syarat kelulusan bagi mahasiswa yang telah selesai study. Tidak hanya yang tengah melaksanakan tugas akhir, mahasiswa yang masih semester 1-6 juga perlu mengetahui tata cara penulisan tugas yang nantinya menjadi laporan akhir semester. Saya (admin) juga terkadang masih bingung dalam tata cara penulisannya, saya mencari panduannya dan alhamdulillah mendapatkannya dari web Fakultas Teknik (ft.unnes.ac.id)..

ini ebooknya, bisa di download disini !!!

Tautan permanen menuju artikel ini: http://blog.unnes.ac.id/ramadhani/2015/11/10/panduan-penulisan-tugas-akhir-atau-skripsi-dan-karya-tulis-ilmiah/

Jenis Material

 

Di dalam dunia teknik mengenal istilah bahan teknik, bahan teknik meliputi jenis material dan sebagainya, berikut adalah jenis material

• Logam
Kuat, ulet, mudah dibentuk dan bersifat penghantar panas dan listrik yang baik

logam

Sumber Gambar : http://guraru.org/guru-berbagi/pelapisan-logam-ocp-galvanis/
• Keramik
Keras, getas dan penghantar panas dan listrik yang buruk

eramik

Sumber Gambar : https://santookbrow.wordpress.com/
• Polimer
kerapatan rendah, penghantar panas dan listrik buruk dan mudah dibentuk

polimer

Sumber Gambar :http://leniblogs.blogspot.co.id/2013/02/polimer.html
• Komposit
merupakan ganbungan dari dua bahan atau lebih yang masingmasing sifat tetap

komposit

Sumber Gambar : https://fgaban.wordpress.com/2010/11/30/membuat-furniture-komposit-serat-pisang/

Tautan permanen menuju artikel ini: http://blog.unnes.ac.id/ramadhani/2015/11/09/jenis-material/

Etika Lingkungan Kampus Konservasi #1

konservasi - Copy - CopyEtika berasal dari kata Yunani kuno “ethos” yang dalam bentuk tunggal mempunyai banyak arti, yaitu tempa tinggal biasa, padang rumput, jandang, kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan sikap, dan cara berfikir. Dalam bentuk jamak (ta etha), berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan. Etika identik dengan kata moral yang berasal dari kata latin “mos”, yang dalam bentuk jamaknya “mores” yang juga berarti adat atau cara hidup. Etika dan moral atau moralitas dipakai untuk perbuatan yang sedang dinilai, sedangkan etika dipakai untuk pengkajian sistem nilai yang ada.( Bertens ,1993).

Keraf (2005) memberikan suatu pengertian tentang etika lingkungan adalah berbagai prinsip moral lingkungan. Etika lingkungan tidak hanya dipahami dalam pengertian yang sama dengan pengertian moralitas. Etika dapat dipakai sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan berwawasan lingkungan berkelanjutan.

Keraf (2005 : 143- 159) memberikan minimal ada sembilan prinsip dalam etika lingkungan hidup. Pertama adalah sikap hormat terhadap alam. Kedua, prinsip tanggung jawab atau moral responsibility for nature. Ketiga, solidaritas kosmis atau cosmic solidarity. Keempat, prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam atau caring for nature. Kelima, prinsip tidak merugikan atau no harm. Keenam,prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam. Tujuh, prinsip kedilan. Kedelapan, prinsip demokrasi. Dan kesembilan, prinsip integritas moral.

Sembilan prinsip etika lingkungan tersebut diharapkan menjadi pedoman manusia dalam berperilaku baik dengan lingkungan.

Pengamatan tentang perilaku masyarakat UNNES terkait sembilan prinsip etika lingkungan dilaksanakan dengan motode pengamatan langsung. Perilaku masyarakat UNNES sangat beragam dalam beretika terhadap lingkungan berdasar prinsip etika lingkungan.

 

  1. Dalam prinsip yang pertama, sikap hormat terhadap alam.

Alam merupakan lingkungan yang sangat dekat dengan manusia. Walaupun manusia mempunyai derajat yang tinggi dibandingkan alam, tetapi kita harus menghormati alam dengan cara menjaga, merawat,melestarikan. Di UNNES sudah menerapkan budaya konservasi yang sebenarnya sudah mengarah untuk menghormati alam, di UNNES sudah dilaksanakan berbagai upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, seperti pemanfaatn limbah yang ada di sekitar lingkungan UNNES yaitu rumah kompos, pembuatan biogas, penerapan jalan kaki dan bersepeda,tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon yang belum waktu tebang, menanam pohon di lahan terbuka dan tidak membunuh satwa yang ada di lingkungan UNNES. Namun dalam pelaksanaannya masih ada saja warga UNNES yang tidak sesuai dengan prinsip etika lingkungan tersebut. Contoh, banyak mahasiswa yang membuang sampah tidak pada tempatnya seperti sampah plastik dan bungkus makanan, walaupun sudah diingatkan dengan tulisan tetap saja buang sembarangan. Tulisan buanglah sampah pada tempatnya bagaikan hanya penghias pada tong sampah tanpa di laksanakan dengan baik oleh yang membacanya. Hal ini menunjukan bahwa kurangnya kesadaran untuk menghormati dengan alam.

  1. Kedua, prinsip tanggung jawab atau moral responsibility for nature.

Prinsip tanggung jawab disini bukan saja secara individu tetapi juga berkelompok atau kolektif. Dalam prinsip ini masyarakat UNNES di tuntut untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan UNNES, baik keseimbangan lingkungan, menjaga flora dan fauna yang ada agar tidak punah. Saat ini prinsip tanggung jawab sudah di laksanakan dengan baik, diantaranya dengan cara :

  1. Menanam pohon yang banyak menghasilkan oksigen.
  2. Tidak menangkap flora yang ada di lingkungan kampus, dan membiarkannya untuk hidup bebas.
  3. Tidak merusak tanaman yang tumbuh di lingkungan kampus dan memberi pupuk pada tanaman tersebut.

 

  1. Ketiga, solidaritas kosmis atau cosmic solidarity.

Prinsip solidaritas kosmis mendorong manusia untuk menyelamatkan lingkungan, untuk menyelamatkan semua kehidupam di alam. Solidaritas kosmis juga mencegah manusia untuk tidak merusak alam dan mencermati alam dan seluruh kehidupan didalamnya. Solidaritas kosmis berfungsi untuk mengontrol perilaku manusia dalam batasan- batasan keseimbangan kosmis serta mendorong manusia untuk mengambil kebijakan pro alam, pro lingkingan atau tidak setuju setiap tindakan yang merusak alam. Dalam prinsip ini, dapat dicontohkan unit kegiatan mahasiswa yang ada di UNNES, diantaranya MAHAPALA,LEKMAPALA yang dalam kegiatanya berorientasi pada pro alam dan pro lingkungan serta kontra terhadap perusakan alam atau lingkungan. Contoh kegiatan yang dilaksanakan warga UNNES atau mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan tersebut yaitu penanaman pohon, pencabutan paku pada pohon. Kegitan tersebut sangat baik sesuai dengan prinsip etika lingkungan. Tidak hanya yang tergabung dalam UKM MAHAPALA ataupun LEKMAPALA ada beberapa mahasiswa mempunyai sikap tidak merusak alam, contohnya tidak memetik bunga yang ada di lingkungan kampus walau dia sangat suka dengan bunga tersebut.

 

  1. Keempat, prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam atau caring for nature.

Prinsip ini merupakan prinsip moral satu arah, artinya tanpa mengharapkan suatu balasan, semata mata untuk alam.Dalam prinsip ini, mahasiswa sudah menunjukan sikap yang diharapkan dari prinsip ini yakni semakin peduli dan mencintai alam, mahasiswa memafaatkan limbah daun untuk dijadikan kompos sebagai pupuk yang ramah lingkungan. Mereka membuat suatu kelompok untuk membuat kompos, nantinya digunakan untuk pupuk tanaman yang ada disekitar kampus. Tidak hanya itu, contoh selanjutnya adalah

  1. Rebiosasi oleh himpunan mahasiswa.
  2. Berangkat ke kampus dengan berjalan kaki atau bersepeda.
  3. Melakukan penangkaran kupu – kupu agar tidak punah.

 

  1. Kelima, prinsip tidak merugikan atau no harm.

Prinsip ini adalah bentuk tindakan yang dapat merugikan, Perilaku yang di tunjukan masyarakat UNNES mengenai prinsip tersebut adalah :

  1. Tidak melakukan perburuan satwa yang ada
  2. Tidak memetik bunga yang ada di taman.
  3. Tidak memasang spanduk atau iklan pada pohon yang berada di tepi jalan.
  4. Tidak menggukan kendaraan bermotor pada jam yang telah di tentukan agar tidak polusi.
  5. Tidak membuang sampah di sungai atau selokan yang ada di UNNES.
  1. Keenam,prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam.

Prinsip ini menekankan pada nilai, kualitas, cara hidup, dan bukan kekayaan, sarana, standart material. Bukan rakus dan tamak mengumpulkan harta tetapi yang lebih penting adalah mutu kehidupan yang baik. Prinsip ini telah diterapkan oleh mahasiswa, terutama pada mahasiwa yang berada di asrama atau rusunawa UNNES yang merupakan mahasiswa bidik misi, mereka hidup sederhana tidak berfoya foya, dan selalu berhemat dalam pengeluaran uang, belajar ilmu agama, belajar bahasa asing, saling membantu saat ada teman yang kesusahan.

 

  1. Tujuh, prinsip kedilan.

Prinsip keadilan ini lebih di tekankan pada bagaimana manusia harus berperilaku satu terhadap yang lain dalam keterkaitan dengan alam semesta bagaimana sistem sosial harus diatur agar berdampak positif terhadap kelestarian lingkungan hidup. Dalam prinsip ini di contohkan kebijakan pimpinan UNNES yang menetapkan UNNES sebagai kampus konservasi dengan maksud agar adil terhadap alam dan keseimbangan alam. Contoh yang lain adalah, mahasiswa yang berperilaku adil terhadap sesama maupun tumbuhan dengan memberikan kesempatan untuk tetap tumbuh atau dengan kata lain tidak merusak tumbuhan yang ada. Memberi pupuk kepada tumbuhan, menyiram tumbuhan yang mulai mengering dan sebagainya.

 

  1. Kedelapan, prinsip demokrasi.

Prinsip demokrasi memberikan tempat seluas-luasnya bagi perbedaan, keanekaragaman,pluralitas. Oleh karena itu setiap orang yang peduli terhadap lingkungan adalah orang orang yang demokratis. Contohnya adalah mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan pecinta alam, mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan tersebut sangat mencintai alam yang di wujudkan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon di tempat yang terbuka, mencabut paku di pohon, tidak memasang iklan di pohon. Yang pada hakikatnya semua kegiatan tersebut memberikan kesempatan hidup tumbuhan atau menjaga keseimbangan lingkungan,yang itu adalah hakkat alam.

 

  1. Kesembilan, prinsip integritas moral.

Prinsip integritas moral dimaksudkan untuk pejabat publik. Prinsip ini menuntut pejabat publik agara mempunyai sikap dan perilaku terhormat serta memegang teguh prinsip – prinsip moral yang mengamankankepentingan publik. Contoh – contoh prinsip integritas moral yang telah di buat lembaga yang telah diamanati untuk mengelola dan memperhati lingkungan dan disepakati serta diterapkan di UNNES, diantaranya :

  1. Green arsitektur
  2. Kebijakan nirkertas untuk mengurangi penggunaan kertas, karena bahan dasar kertas adalah kayu atau pohon.
  3. Internal transportation dan berjalan kaki ke kampus.
  4. Waste management dengan membuat rumah kompos.
  5. Clean energy yang di aplikasikan dengan menggunakan solar cell untuk sumber energy yang digunakan untuk menghidupkan lampu penerangan jalan.

 

Kesimpulan

Walaupun masih ada sebagian kecil yang belum melaksanakan sembilan prinsip etika lingkungan namun ,Sudah sebagian besar warga UNNES telah melaksanakan sembilan prinsip etika lingkungan dengan baik dan penuh tanggung jawab, dari pejabat atau pimpinan sampai dengan mahasiswa.

Saran dan Kritik

Saran dari  kami kepada pihak yang telah diamanati untuk memperhatikan lingkungan UNNES yang dalam hal ini adalah BANGVASI agar memberikan suatu pembelajaran yang berupa pelatihan yang berwawasan lingkungan kepada mahasiswa, misal pembuatan pupuk kompos dan biogas. Kemudian memberikan tindakan tegas kepada pelaku pelanggaran misal membuang sampah sembarangan, menebang pohon tanpa penanaman kembali, membunuh satwa yang ada dengan sanksi yang membuat pelaku kapok dan tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut.

 

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

 

Referensi bacaan :

Hardati, Puji. dkk. 2015. Pendidikan Konservasi. Semarang: Magnum Pustaka Utama dan Pusat Pengembangan Kurikulum MKU Unnes Semarang.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://blog.unnes.ac.id/ramadhani/2015/11/08/etika-lingkungan-kampus-konservasi-1/

Load more

Lewat ke baris perkakas