Arsip untuk

Materi Antropologi Kelas XII : Karya Ilmiah dan Metode Penelitian Antropologi

Penelitian

  • Suatu usaha menarik kesimpulan yang dapat dipercaya kebenarannya, yang dilakukan dengan sadar dan teliti menurut prosedur ilmiah
  • Suatu aktivitas ilmiah yang menggunakan motode ilmiah logsi dan sistematis untuk menguji atau verifikasi suatu atau beberapa hipotesa terhadap satu atau beberapa masalah dengan proses mengumpulkan data

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XII : Relativitas, Ketahanan, Inovasi dan Asimilasi Budaya

Relativitas

Relativitas budaya artinya kebiasaan-kebiasaan dan pemikiran dalam suatu masyarakat harus dipandang dalam konteks masyarakat tersebut. Dengan demikian, jika kita ingin menilai kebudayaaan dari masyarakat lain, maka harus memahami kebudayaan masyarakat tersebut terlebih dahulu, sehingga baik dan buruknya penilaian terhadap masyarakat tersebut tidak tergantung pada ukuran-ukuran yang ada pada kebudayaan kita sendiri, melainkan berdasarkan ukuran-ukuran yang ada pada masyarakat tersebut. Gagasan, nilai, norma, maupun pola perilaku tertentu yang dilakukan oleh orang-orang dengan kebudayaan yang berbeda  dengan kebudayaan kita, yang mungkin terlihat aneh atau dapat dikatakan tidak masuk akal sebenarnya diaggap wajar saja pada lingkungan masyarakatnya. Begitupun juga sebaliknya.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XII: Proses Globalisasi dan Strategi Mempertahankan dan Memperkuat Nilai-nilai Budaya Indonesia

Globalisasi

Globalisasi berasal dari kata globe yang berarti bola bumi, bulatan, yaitu peta bumi yang berbentuk bulat seperti bumi (miniature planet bumi). Dari kata globe menjadi global yang berarti keseluruhan yang bersangkut paut atau meliputi seluruh dunia. Sehingga kata mengglobal berarti meluas ke seluruh dunia  atau mendunia dan globalisasi diartikan sebagai proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XII: Kesetaraan dan Hubungannya dengan Perubahan Sosial Budaya

Kesetaraan Sosial

Indonesia merupakan wilayah yang terdiri dari beberapa pulau dengan karateristik yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Perbedaan tersebut dapat meliputi perbedaan ras, agama, mata pencaharian, suku, adat istiadat, norma, dan lain sebagainya. Keberagaman yang ada di Indonesia menjadikan setiap individu yang berasal dari setiap daerah memiliki tingkah laku dan aktivitas yang berbeda-beda.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XI : Metode Etnografi dan Manfaatnya dalam Mencari Solusi Berbagai Permasalahan Sosial-Budaya

Etnografi

Secara harfiah etnografi merupakan tulisan atau laporan tentang suatu suku bangsa, yang ditulis oleh seorang Antropolog atas hasil penelitian lapangan (fieldwork) yang dilakukan selama sekian bulan atau sekian tahun. Dalam penelitian Antropologis untuk menghasilkan laporan yang begitu khas, sehingga istilah etnografi juga digunakan untuk mengacu pada metode penelitian untuk menghasilkan laporan tersebut. Istilah etnografi sendiri berasal dari kata ethnos yang berarti bangsa dan graphy yang berarti tulisan. Sehingga, pengertian etnografi merupakan deskripsi tentang bangsa-bangsa. Berikut ini merupakan beberapa pengertian etnografi menurut beberapa ahli, antara lain:

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XI : Perubahan Budaya dan Melemahnya Nilai-nilai Tradisional

Perubahan Budaya dalam Masyarakat

Budaya dan nilai-nilai tradisonal merupakan  sesuatu yang hidup dan berkembang di masyarakat. Sebagai sesuatu yang hidup, ia tentu mengalami perkembangan. Perkembangan sendiri berarti perubahan. Perubahan budaya dan nilai-nilai tradisional adalah sesuatu yang dimiliki oleh manusia yang tak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sebagai makhluk yang bermasyarakat. Keterikatan dan keterkaitan budaya dengan manusia itulah yang mengakibatkan budaya itu menjadi tidak statis, atau dengan kata lain budaya itu bersifat dinamis. Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XI : Persamaan dan Perbedaan Budaya, Bahasa, Dialek, Tradisi Lisan yang Ada di Masyarakat Setempat

Bahasa adalah penyambung komunikasi antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya. Tiap daerah mempunyai bahasa daerahnya sendiri disertai dengan logat atau dialek. Hal itu menunjukkan ciri khas masing-masing daerah.

Berdasarkan daerahnya, wilayah Indonesia menurut Koentjaraningrat (1999) terdiri dari beberapa budaya lokal, yaitu : Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XI : Pemetaan Budaya, Masyarakat Pengguna Bahasa Dialek, dan Tradisi Lisan di Suatu Daerah dan Nusantara

Indonesia negara majemuk memiliki berbagai suku, ras, agama, bahasa daerah, dll. Bahasa juga berfungsi sebagai alat komunikasi antar manusia. Tiap daerah mempunyai bahasa daerah sendiri-sendiri dan biasanya disertai dengan logat atau dialek yang berbeda-beda. Hal itu menunjukkan ciri khas masing-masing daerah. Artikel ini akan mencoba untuk memaparkan mengenai salah satunya bahasa daerah masyarakat Indonesia dan juga mengenai tradisi lisan masyarakat.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas XI : Keterkaitan Antara Keberagaman Budaya, Bahasa Dialek, Tradisi Lisan dengan Kehidupan Masyarakat dalam Suatu Daerah

Bangsa Indonesia memiliki banyak budaya, dimana setiap daerahnya memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Indonesia memiliki bahasa yang sangat beragam. Bahasa yang digunakan dalam kehidupan manusia mengandung beragam dialek. Dialek tersebut memiliki variasi yang beragam. Variasi tersebut di antaranya ada yang berkaitan dengan aktivitas. M. Ramlan dan kawan-kawan membagi ragam bahasa Indonesia menjadi sebagai berikut.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Materi Antropologi Kelas X : Budaya Lokal, Budaya Nasional, Budaya Asing, Hubungan Antar Budaya di Era Globalisasi

BUDAYA LOKAL

Budaya lokal biasanya didefinisikan sebagai budaya asli dari suatu kelompok masyarakat tertentu. Budaya lokal merupakan nilai-nilai lokal hasil budi daya dari masyarakat di suatu daerah yang terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses belajar dari waktu ke waktu.. Menurut J.W. Ajawaila, budaya lokal adalah ciri khas budaya sebuah kelompok masyarakat lokal. Akan tetapi, tidak mudah untuk merumuskan atau mendefinisikan konsep budaya lokal. Menurut Irwan Abdullah, definisi kebudayaan hampir selalu terikat pada batas-batas fisik dan geografis yang jelas. Misalnya, budaya Jawa yang merujuk pada suatu tradisi yang berkembang di Pulau Jawa. Oleh karena itu, batas geografis telah dijadikan landasan untuk merumuskan definisi suatu kebudayaan lokal.

Baca hingga selesai »

Belum ada komentar

Lewat ke baris perkakas