MATERI POKOK :

  • Budaya, perwujudan, unsur, isi atau substansi budaya, dan nilai budaya

 

budayaa

  1. Pengertian budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh, budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsurnya meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Kebudayaan adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat (Selo Soemardjan & Soelaiman Soemardi).

  1. Perwujudan kebudayaan

Wujud kebudayaan menurut J.J. Honigmann dalam buku antropologinya yang berjudul “The world of Man” membedakan adanya tiga gejala kebudayaan, yaitu :

  1. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, nilai, norma, peraturan, dsb.
  2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
  3. Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Wujud yang pertama adalah wujud ideal dari kebudayaan. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba atau difoto. Lokasinya ada di dalam kepala/pikiran warga masyarakat tempat kebudayaan bersangkutan itu hidup. Ide dan gagasan manusia banyak yang hidup bersama dalam suatu masyarakat, memberi jiwa kepada masyarakat itu. Gagasan itu satu dengan yang lain selalu berkaitan menjadi suatu sistem. Para ahli antropologi dan sosiologi menyebut sistem ini sistem budaya atau cultural system. Dalam bahasa Indonesia terdapat juga istilah lain yang tepat untuk menyebut wujud ideal dari kebudayaan yaitu adat atau adat-istiadat.

Wujud kedua dari kebudayaan disebut sistem sosial atau social system mengenai tindakan berpola dari manusia itu sendiri. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi, berhubungan dan bergaul satu sama lain. Sebagai rangkaian aktivitas manusia dalam suatu masyarakat, sistem sosial ini bersifat konkret, terjadi di sekeliling kita sehari-hari, bisa diobservasi, difoto, dan didokumentasikan.

Wujud ketiga dari kebudayaan disebut kebudayaan fisik. Berupa hasil fisik dan aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat. sifatnya paling konkret dan berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat dan difoto. Contoh : kursi, meja, computer, kapal, candi, batik, dll.

  1. Unsur-unsur kebudayaan

Unsur pembentuk kebudayaan meliputi :

A. Sistem religi

Meliputi sistem kepercayaan, nilai, pandangan hidup, komunikasi keagamaan atau upacara keagamaan.

B. Sistem pengetahuan

Meliputi pengetahuan tentang flora & fauna, waktu, ruang, bilangan, tubuh manusia perilaku antar sesame manusia.

C. Organisasi sosial

Meliputi sistem kekerabatan, asosiasi, kenegaraan dan kesatuan hidup.

D. Sistem peralatan hidup dan teknologi

Seperti distribusi, transportasi, komunikasi dan peralatan yang digunakansehari-hari.

E. Sistem mata pencaharian hidup

Seperti berburu dan meramu, bercocok tanam, berternak.

F. Kesenian

Meliputi seni rupa, seni sastra dan seni pertunjukan.

G. Bahasa

Meliputi bahasa lisan dan tulisan.

  1. Isi atau substansi budaya

Ada 5 isi budaya, yaitu : sistem pengetahuan, pandangan hidup, kepercayaan, persepsi dan etos kebudayaan.

  1. Sistem kebudayaan

Manusia mampu hidup dan membentuk budaya tertentu dengan cara belajar. Adapun substansi dari sistem pengetahuan, terdiri dari :

  • Alam sekitar
  • Flora dan fauna
  • Zat-zat
  • Sifat tingkah laku
  • Ruang dan waktu
  1. Pandangan hidup

Pandangan hidup adalah suatu nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat dan dipilih secara selektif oleh individu dipercayai kebenarannya dan menimbulkan tekad pada bangsa untuk mewujudkannya.

2. Kepercayaan

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau menyakini akan kebeneran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenrana adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

  • Kepercayaan pada diri sendiri
  • Kepercayaan kepada orang lain
  • Kepercayaan kepada pemerintah
  • Kepercayaan kepada Tuhan
  • 3.Persepsi

Kotler (2000) menjelaskan persepsi sebagai proses bagaimana seorang menyeleksi mengatur dan menginterprestasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yang berarti. Dalam hal ini persepsi mencakup penafsiran obyek, penerimaan stimulus (input), pengorganisasiaan stimulus, dan penafsiran terhadap stimulus yang telah diorganisasikan dengan cara mempengaruhi perilaku dan pembentukan sikap.dapat ditarik kesimpulan bahwa persepsi merupakan suatu proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan mengintegrasikan masukan-masukan informasi dan pengalaman-pengalaman yang ada dan kemudian menafsirkannya untuk menciptakan keseluruhan gambaran yang berarti

4. Etos kebudayaan

Menurut koentjaraningrat, etos adalah watak khas dari suatu kebudayaan yang tampak (dari luar). Contoh etos antara lain, gaya tingkah laku, kegemaran, atau benda-benda hasil budaya yang khas. Menurut Clifford Geertz, etos budaya adalah sifat, watak, dan kualitas kehidupan sekelompok masyarakat atau bangsa. Berikut ini contoh etos budaya orang Jawa, watak khas orang Jawa yang penuh dengan ketenangan dan kepasrahan diri. Disamping itu pribadi orang Jawa terpancar adanya keselarasan, moral yang tinggi, kejujuran dan dapat menerima keadaan sebagaimana adanya.

  1. Nilai budaya

Menurut Theodorson dalam Pelly (1994) :

  1. Nilai merupakan sesutau yang abstrak, yang dijadikan pedoman serta prinsip-prinsip umum dalam bertindak dan bertingkah laku.
  2. Keterikatan orang atau kelompok terhadap nilai menurut Theodorson relative sangat kuat dan bahkan bersifat emosial.
  3. Nilai dapat dilihat sebagai tujuan kehidupan manusia itu sendiri.

Nilai budaya terdiri atas :

  • Simbol-simbol budaya
  • Sikap
  • Kepercayaan

Untuk lebih lanjut, silahkan klik link dibawah ini

Materi Antropologi Kelas X

DAFTAR PUSTAKA

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta. PT Rineka Cipta.

http://www.sman1praya.sch.id/download/al14.pdf

(Diunduh pada tanggal 8 Desember 2015 pukul 19.44 WIB)

blog.unnes.ac.id/…/MateriAntropologiKelasX-Bahasa-dan-Budaya.pdf (diunduh pada tanggal 8 Desember 2015 pukul 20.19 WIB)