pengunjung

Materi Antropologi SMA kelas X : Konsep Dasar, Peran Fungsi, dan Keterampilan Antropologi dalam Mengkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Religi/Kepercayaan, Tradisi, dan Bahasa.

Sejak lahir hingga meninggal dunia, manusia selalu hidup dalam dan berhubungan dengan masyarakat. Pandangan mengenai pentingnya kehdupan bersama sudah melekat di dalam diri manusia. Indonesia adalah saah satu negara yang memiliki kebudayaan yang sangat beragam dimana setiap daerah memiliki keunikan masing-masing yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Antropologi dalam hal ini memiliki pokok kajian untuk meneliti dari setiap keunikan tersebut. Dari sejarah perkembangannya, Dalam buku “Sejarah Teori Antropologi I” (karya Koentjaraningrat, 1987) ilmu antropologi hadir pertama kalinya untuk mengkaji mengenai kehidupan sosial budaya suku bangsa-suku bangsa sederhana atau bersahaja yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota yang modern di Eropa dan Amerika. Antroplogi  pada saat ini memiliki perkembangan yang sangat pesat dimana tidak semata-mata penelitian hanya dilakukan di dalam keunikan kesukubangsaan namun juga sudah meneliti mengenai permasalahan kebudayaan dalam perkotaan.

Konsep Dasar Antropologi

Kata Antropologi berasal dari dua kata, yaitu antrhropos dan logos kata anthropos yang berarti manusia dan logos yang berarti ilmu, dengan dmikian maka antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia yaitu mempelajari ras-ras manusia, ciri fisiknya, kebudayaannya, perilakunya dsb. Adapun menurut Keesing dan Keesing antropologi merupakan studi mengenai manusia, baik dalam kedudukannya sebagai bagian dari dunia binatang maupun dalam kedudukannya sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Peran dan Fungsi Antropologi

Peranan antropologi sangat kompleks terutama dalam mengatasi masalah-masalah kehidupan manusia. Seperti masalah keberagaman kebudayaan, religi, kepercayaan, tradisi, bahasa, maupun ciri fisik manusia. antropologi juga berfungsi untuk menambah wawasan manusia dalam memahami kebudayaan lain di luar kebudayaan sendiri, dan antropologi juga berperan untuk membudayakan manusia dan memanusiakan manusia, sehingga dengan mempelajari antropologi maka diharapkan dapat menciptakan manusia yang berbudaya dan dapat memanusiakan manusia.

Keterampilan Antropologi dalam Menkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya

Di dalam kehidupan manusia di seluruh penjuru dunia terdapat banyak sekali kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakatnya yang masing-masing di antaranya memiliki  persamaan maupun perbedaan.
Contohnya adalah cabang ilmu antropologi yaitu antropologi kesehatan yang mempelajari keunikan tradisi penyembuhan penyakit yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai suku bangsa tertentu. Misalnya yaitu dalam masyarakat Jawa ketika seseorang mengalami masuk angin maka untuk menyembuhkan masuk angin tersebut adalah dengan melakukan kerokan tujuannya adalah  untuk mengeluarkan angin yang masuk ke dalam tubuh manusia. Menurut pengetahuan orang Jawa bahwa ketika kerokan maka akan membuka pori-pori yang kemudian angin di dalam tubuh manusia dapat keluar melalui pori-pori yang telah terbuka tersebut. Namun kerokan ternyata tidak ditemui pada suku bangsa lainnya sehingga ketika masyarakat arab melihat bekas merah dari kerokan disangka oleh masyarakat Arab sebagai suatu penyiksaan atau pengaiayaan. Dengan demikian maka kita dapat mengetahui bahwa fenomena penyembuhan penyakit yang berupa kerokan hanya di temui pada masyarakat Indonesia khususnya adalah Jawa.

Peran antropologi dalam mengkaji keberagaman agama yaitu seperti yang telah diteliti oleh Clifford Geertz yang menggolongan religi masyarakat Jawa ke dalam tiga tipe kebudayaan yaitu santri, abangan dan priayi. Dimana ketiga kebudayaan tersebut memiliki perbedaan tradisi ritual keagamaan. Seperti tradisi keagaaman kaum abangan yang memiliki corak ritual yang khas yaitu disebut dengan slametan, kepercayaan yang kompleks dan rumit mengenai makhluk halus, dan seperangkat teori dan praktek pengobatan, sihir dan ilmu ghaib adalah sub varian terpenting dalam sistem keagamaan orang Jawa secara umum.

Daftar Pustaka

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Saffanata, Afnada. 2015. Materi Antropologi SMA Kelas X BAB 1: Konsep Dasar, Peran Fungsi, dan Keterampilan Antropologi dalam Mengkaji Kesamaan dan Keberagaman Budaya, Agama, Religi/Kepercayaan, Tradisi, dan Bahasa. Semarang. http://blog.unnes.ac.id/saffanata/2015/12/19/materi-antropologi-sma-kelas-x-bab-1-konsep-dasar-peran-fungsi-dan-keterampilan-antropologi-dalam-mengkaji-kesamaan-dan-keberagaman-budaya-agama-religikepercayaan-tradisi-dan-bahasa/. Diakses pada tanggal 20 Desember 2015 pukul 19.45 WIB.

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.