SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Pengelolaan fasilitas kampus berbasis Green Technology bagian 1 #2
November 29th, 2015 by AHMAD SULAIMAN

Logo Transparan Warna

Logo Unnes.

Tema : Membangun Rumah Ilmu untuk Mewujudkan Universitas Konservasi Bereputasi. #2


Green Technology atau dalam Bahasa Indonesia Teknologi Hijau merujuk kepada pembangunan dan aplikasi produk, peralatan serta sistem untuk memelihara alam sekitar dan alam semula jadi dan meminimumkan atau mengurangkan kesan negatif daripada aktiviti manusia. Menurut KBBI istilah “Teknologi” merujuk pada penerapan metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis, sedangkan kata “hijau” sering digunakan sebagai segala sesuatu yang bersifat alami, ramah lingkungan, menyatu dengan alam.  Teknologi Hijau mulai semakin digalakkan karena permasalahan lingkungan yang saat ini semakin memprihatinkan, mulai dari pencemaran lingkungan dan pemanasan global yang menyebabkan pencairan es dikutub serta meningginya permukaan air laut yang dikhawatirkan akan “menenggelamkan” dunia yang kita tempati saat ini. Oleh karena itu Teknologi Hijau menjadi acuan dalam penerapan teknologi sekarang ini sebagai upaya pencegahan perusakan lingkungan dan mengurangi efek pemanasan global.

Unnes sebagai Universitas berwawasan konservasi turut andil dalam upaya pencegahan efek pemanasan global ini dengan mengembangkan nilai-nilai konservasi yang terdapat pada 7 pilar konservasi Unnes antara lain:

 

 

  1. Arsitektur Hijau dan Transportasi Internal

Arsitektur hijau  merupakan istilah yang mengacu pada bangunan atau lingkungan yang bisa mengurangi atau melakukan efisiensi sumber daya, mampu menjaga keselamatan, keamanan dan kesehatan penghuninya dalam mengembangkan produktivitas penghuninya, mampu mengurangi sampah, polusi dan kerusakan lingkungan.

Di lingkungan Unnes, telah ada fasilitas-fasilitas terkait arsitektur hijau ini antara lain penyediaan jalur pejalan kaki, lampu bertenaga surya, penataan gedung dan area hijau dan sebagainya. Transportasi yang ramah lingkungan seperti bus kampus juga pernah diberlakukan, meski saat ini sudah ditiadakan. Hal ini bertujuan membentuk budaya ramah lingkungan pada lingkungan kampus.

  1. Biodiversitas

Unnes yang terletak di daerah perbukitan yang masih berupa tutupaan hijau yang masih lebat dengan topografi yang beragam memiliki tingkat keanekaragaman hayati (biodiversity)  tinggi. Saat ini telah dikembangkan “Taman Keanekaragaman Hayati” di sebelah selatan auditorium yang meliputi program penghijauan dan perkembangbiakan kupu-kupu.

(Bersambung).


“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Skip to toolbar