Pemerintah Siapkan KUR untuk Pariwisata Hingga Garam Rakyat

August 9, 2018 in Uncategorized | Comments (0)

Tags: , , , , ,

Pemerintah Siapkan KUR untuk Pariwisata Hingga Garam Rakyat – Pemerintah menyebutkan sektor pariwisata dan garam rakyat berhak untuk mendapatkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dua sektor ini diharapkan bisa mendapatkan fasilitas subsidi bunga kredit ini di sisa tahun 2018.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menuturkan KUR untuk pariwisata menjadi andalan karena pariwisata bisa menjadi sarana penunjang devisa. Cadangan devisa Indonesia terus merosot tahun ini, dari USD 131.98 miliar di Januari menjadi USD 118.3 miliar di Juli kemarin.

Namun, pemupukan cadangan devisa tak serta merta terangkat karena neraca perdagangan Indonesia juga mencatat defisit sekitar USD 1.02 miliar dalam enak bulan pertama tahun ini. Sehingga, penyaluran KUR diharap bisa menyokong sektor pariwisata sehingga cadangan devisa bisa segera mengucur.

KUR pariwisata berfokus di pengembangan 10 destinasi pariwisata unggulan di Indonesia dan 88 kawasan startegis pariwisata nasional. Setidaknya ada 13 kegiatan yang bisa mendapatkan fasilitas KUR ini, yakni agen perjalanan pariwisata, sanggar seni, penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), penyediaan akomodasi, penyediaan makanan dan minuman dan jasa informasi pariwisata.

Selain itu, KUR ini juga diperuntukkan bagi pengelolaan tempat pariwisata, jasa konsutan pariwisata, usaha jasa pramuwisata, wisata tirta, jasa transportasi pariwisata, dan industri kerajinan dan oleh-oleh.

Bunga KUR yang diberikan juga sama seperti lainnya yakni 7 persen dan dibagi menjadi dua skema yakni KUR usaha mikro dengan plafon Rp. 25 juta dan KUR usaha kecil dengan ukuran pinjaman dari Rp. 25 juta hingga Rp. 500 juta. Penyaluran KUR Pariwisata ini akan efektif secepatnya dan akan disalurkan ke 41 bank penyalur yang sudah ditetapkan.

Tidak hanya pariwisata, pemerintah juga sepakat bahwa usaha garam rakyat bisa menjadi salah satu faktor penerima KUR di tahun ini. KUR bagi garam rakyat dilakukan atas beberapa dasar latar belakang.

Pertama, Bank Indonesia mencatat rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan) kredit UMKM di sektor ini menembus lebih dari 5 persen, sehingga dibutuhkan pengawasan yang lebih lanjut.

Kedua, di dalam Laporan Bank Umum (LBU) garam rakyat masuk sebagai sub-sektor usaha pertambangan. Pertambangan sendiri bukanlah sektor penerima KUR berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017.

Tidak heran jika sudah ada penyaluran KUR sebanyak Rp. 1.13 triliun kepada usaha garam rakyat, namun subsidi bunga tak kunjung dibayar karena bukan termasuk sektor yang dibiayai oleh KUR bersubsidi.

Rencananya, pemerintah akan menambah plafon KUR menjadi Rp. 123.53 triliun seiring banyaknya permintaan dari perbankan.


Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco