SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Sicko
November 9th, 2015 by Uke Pramudita

    Sicko merupakan film dokumentasi yang mana film ini menjelaskan tentang bagaimana susahnya mendapatkan kesehatan di Amerika. Amerika tidak terasa seperti surga bagi orang sakit, warga negaranya susah mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai. Apalagi bagi mereka yang miskin, sehingga disini adanya perspektif bahwa orang miskin itu dilarang sakit.

     Dalam film ini juga membandingan bagaimana sistem kesehatan di negara Amerika Serikat dengan sistem kesehatan di negara Kanada, Inggris, Perancis, dan Kuba, sistem kesehatan yang dimaksud disini adalah mengenai asuransi kesehatan yang digunakan sebagian besar penduduk Amerika. Bahkan pemerintah juga mempromosikan asuransi kesehatan agar digunakan oleh seluruh penduduk dengan alasan untuk perbaikan dan kesejahteraan kesehatan. Namun, untuk mendapatkan asuransi kesehatan tersebut masyarakat malah dipersulit dalam persyaratanya, hal ini terbukti bahwa hanya sedikit dari penduduk Amerika yang mendapatkan asuransi tersebut. Selain dipersulit dalam hal persyaratan, dokter juga berperan dalam memperbanyak keuntungan bagi perusahaan asuransi dengan cara menolak pasien, semakin banyak menolak pasien maka dokter tersebut akan semakin banyak mendapatkan bonus atau mengeluarkan pernyataan bahwa pasien tersebut tidak mengalami penyakit yang berat dan tidak membutuhkan biaya yang banyak, sehingga pasien tidak dapat mencairkan polis kesehatanya. Dengan demikian, perusahaan asuransi mendapat keuntungan karena tidak jadi mengeluarkan tunjangan yang harusnya diperoleh oleh pas.

     Di negara Prancis, Kanada dan Inggris dalam hal kesehatan negara ini tidak dipungut biaya, bahkan dokternya pun bisa dipanggil kerumah. Orang yang telah melahirkan akan diberikan layanan pembantu untuk mengurus rumah tangga seperti mengepel, masakan gratis, dan mencuci semuanya dibayar oleh pemerintah. Di Inggris ada rumah sakit yang menyediakan loket untuk memberikan uang transportasi kepada pasien yang hendak pulang. Para pasien di bawah umur 16 tahun dan di atas usia 60 tahun mendapatkan pelayanan gratis serta ada banyak kasus dimana subsidi diberikan kepada banyak orang.  Di Kanada pun demikian bahkan ada warga Amerika yang mengunjungi Kanada hanya untuk berobat dengan alasan Kanada lebih terbuka dalam masalah kesehatan dan melayani pasien yang membutuhkan.

     Dalam film ini memperlihatkan adanya konflik peran yang dirasakan oleh beberapa pegawai asuransi dan para dokter. Peran pegawai asuransi yang dijalankan yaitu melaksanakan program dari perusahaan yang telah ditentukan dan berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi perusahaan. Akan tetapi disisi lain mereka juga tidak ingin menolak permintaan masyarakat yang mengajukan asuransi kesehatan ke perusahaanya karena hal itu bertentangan dengan norma kemanusiaan. Sedangkan bagi dokter ia harus menolak pasien minimal sebanyak 10 persen dari total pasien guna mendapatkan keuntungan yang di janjikan oleh pihak perusahaan. Namun, disisi lain ia tidak ingin menolak pasien atau memberi keterangan palsu, karena hal tersebut tidak sesuai dengan etik kedokteran.setiap dokter menginginkan dapat menolong semua pasienya, namun berharap tidak mengurangi pendapatan. Seperti yang ditunjukan oleh dokter-dokter di negara Kanada, Inggris dan Prancis yang mana mereka di gaji oleh pemerintah dengan upah yang sesuai dengan hasil kerja mereka.

     Peran pemerintah dalam mengarahkan masyarakat untuk menggunakan asuransi memang baik, namun ternyata dibalik itu semua ada kepentingan lain yaitu menginginkan keuntungan yang diberikan perusahaan asuransi. Sebagai contoh yaitu seorang Ibu negara yang awalnya menggembar-gemborkan tentang kesehatan gratis yang kemudian mendapat bagian dari perusahaan asuransi membuat ia beralih untuk mempromosikan asuransi kesehatan daripada pengobatan gratis.

     Peran meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat, sehingga peran dapat mengatur perilaku seseorang. Namun konflik peran sering terjadi dan sulit dihindari karena kepentingan individu tidak selalu sesuai dengan kepentingan masyarakat.

  Teori Anomie (Narwoko, 2006: 110) berasumsi bahwa penyimpangan adalah akibat dari adanya berbagai ketegangan dalam suatu struktur sosial sehingga ada individu-individu yang mengalami tekanan dan akhirnya menjadi menyimpang. Ini menggambarkan masyarakat industri modern  seperti Amerika Serikat yang lebih mementingkan pencapaian kesuksesan materi yang diwujudkan dalam dalam bentuk kemakmuran atau kekayaan dan pendidikan yang tinggi. Untuk mencapai tujuan-tujuan status tersebut harus melalui cara-cara yang sah, namun akses yang sah sangat terbatas jumlahnya, sehingga muncul situasi anomie yaitu situasi dimana tidak ada titik temu antara mencapai tujuan-tujuan status tersebut. Inilah yang terjadi pada beberapa status yang ada di Amerika. Mereka menginginkan materi yang lebih, namun akses untuk mendapatkanya kurang tersedia, sehingga mereka melakukan tindakan penyimpangan dari peran mereka seharusnya.


4 Responses  
  • Vivin Asafirda writes:
    November 29th, 20152:47 amat

    Lebih bagus lagi kalau bisa di cantumin filmya kak hehe 😀

    • Uke Pramudita writes:
      December 4th, 20154:53 amat

      untuk filmnya download sendiri ya kak 😀

  • Diah Rohmatul Laeli writes:
    November 30th, 20155:32 amat

    artikel ini diambil dari sebuah buku atau ringkasan dari sebuah film atau apa ?
    tolong judulnya diperjelas lagi yaa 🙂

    • Uke Pramudita writes:
      December 4th, 20154:53 amat

      dari sebuah film kak, iya kak makasi buat masukanya 🙂


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Skip to toolbar