SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Materi Antropologi Kelas X Bab IV: Perilaku Menyimpang Dan Sub Kebudayaan Menyimpang
December 12th, 2015 by Uke Pramudita

Definisi Perilaku Menyimpang Menurut Para Ahli

Robert M.Z Lawang

Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka untuk memperbaiki perilakumenyimpang.

Lewis Coser

Perilaku menyimpang merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan kebudayaan dengan perubahan sosial.

Teori-Teori Perilaku Menyimpang

Teori differential association (Edwin H. Sutherland)

Edward memandang bahwa perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda (diffrential assosiation), artinya seorang individu mempelajari suatu perilaku meyimpang dan interaksinya dengan seorang individu yang berbeda latar belakang.

Teori Labeling

Menurut teori labeling, pemberian sanksi dan label yang dimaksudkan untuk mengontrol penyimpangan malah menghasilkan sebaliknya.

Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang

Longgar atau tidaknya nilai dan norma

Sosialisasi yang tidak sempurna

Sosialisasi sub kebudayaan menyimpang

Bentuk Perilaku Menyimpang

Penyimpangan primer (primary deviation)

Adalah penyimpangan yang dilakukan seseorang yang bersifat temporer dan tidak berulang-ulang.Seorang yang melakukan penyimpangan primer masih diterima di masyarakat karena hidupnya tidak didominasi oleh perilaku penyimpang tersebut.

Contoh :Pelanggaran lalu lintas, Pegawai yang membolos kerja

Penyimpangan sekunder (secondary deviation)

Adalah hal yang berwujud tindak kejahatan atau kriminalitas sehingga masyarakat tidak bisa menerimanya.Pelaku didominasi oleh tindakan penyimpang karena merupakan tindakan pengulangan.

Contoh  :Seorang siswa yang sering tidak masuk sekolah tanpa Keterangan.

Penyimpangan Individual (Individual Deviation)

Adalah hal yang dilakukan oleh seorang individu dengan melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.Munculnya penyimpangan individual disebabkan kelainan jiwa seorang sehingga tidak dapat mengendalikan diri.

Penyimpangan Kelompok/Kolektif

Adalah tindakan yang dilakukan sekelompok orang yang tunduk pada norma kelompok yang bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku.Contoh:Mafia / Geng kejahatan.

Sifat-Sifat Perilaku Menyimpang

Penyimpangan Positif

Adalah penyimpangan yang mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial karena mengandung unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif.Penyimpangan demikian umumnya dapat diterima masyarakat karena sesuai dengan perubahan zaman.

Penyimpangan Negatif

Penyimpangan yang cenderung bertindak kearah nilai-nilai sosial  yang dipandang rendah dan akibatnya pun selalu buruk serta mengganggu sistem sosial.

Macam-Macam Perilaku Menyimpang

Tindakan kriminal atau kejahatan

Tindak kriminal maupun kejahatan umumnya bertentangan dengan norma sosial, dan norma agama yang berlaku di masyarakat. Yang termasuk ke dalam tindakan kriminal antara lain: pencurian, penganiayaan, pembunuhan, penipuan, pemerkosaan, dan perampokan.

Kejahatan tanpa korban (crime without victim)

Kejahatan ini tidak mengakibatkan penderitaan pada korban akibat tindak pidana orang lain. Contoh perbuatan berjudi, penyalahgunaan obat bius, mabuk-mabukan.

Kejahatan terorganisasi (organized crime)

Pelaku kejahatan merupakan komplotan yang secara berkesinambungan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang atau kekuasaan dengan jalan menghindari hukum. Misalnya komplotan korupsi peminjaman uang dengan bunga tinggi (rentenir).

  1. Kejahatan kerah putih (white collar crime)

Kejahatan ini merupakan tipe kejahatan yang mengacu pada kejahatan yang dilakukan oleh orang terpandang atau orang yang berstatus tinggi dalam rangka pekerjaannya.Contoh, penghindaran pajak, penggelapan uang perusahaan oleh pemilik perusahaan, atau pejabat negara yang melakukan korupsi.

1.Kejahatan korporat (corporate crime)

Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan yang dilakukan atas nama organisasi dengan tujuan menaikkan keuntungan atau menekan kerugian. Misalnya, suatu perusahaan membuang limbah racun ke sungai dan mengakibatkan penduduk sekitar mengalami berbagai jenis penyakit.

2.Penyimpangan Seksual

Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan. Beberapa jenis penyimpangan seksual antara lain perzinahan, lesbianisme, homoseksual, kumpul kebo, sodomi, transvestitisme, sadisme, dan pedophilia.

3.Pemakaian dan Pengedaran Obat Terlarang

Penyimpangan dalam bentuk pemakaian dan pengedaran obat terlarang merupakan bentuk penyimpangan dari nilai dan norma sosial maupun agama. Akibat negatifnya bukan hanya pada kesehatan fisik dan mental seseorang, tetapi lebih jauh pada eksistensi sebuah negara.

Menurut Dr. Graham Baliance, kaum remaja lebih mudah terjerumus pada

  1. Penyimpangan Dalam Bentuk Gaya Hidup

Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari biasanya antara lain sikap arogansi dan eksentrik. Sikap arogansi antara lain kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya. Sikap eksentrik ialah perbuatan yang menyimpang dari biasanya sehingga dianggap aneh.

Pencegahan Perilaku Menyimpang

Penanganan di Lingkungan Sekolah

Salah satu penyebab anak usia sekolah nakal karena tidak memiliki sistem nilai sebagai pedoman dalam kehidupanya.

Pendekatan Moral dan Hukum (PPKN)

PPKn merupakan bidang studi yang mengajarkan nilai, norma, dan moral kepada siswa, untuk itu guru PPKn memeliki kewajiban untuk ikut menyelesaikan masalah kenakalan remaja.

Pendekatan melalui Bimbingan Konseling (BK)

Bimbingan konseling sangat berperan dalam menangani masalah siswa (remaja).Melaui BK diharapkan siswa mau menyampaikan masalah yang dihadapinya, karena BK memiliki keahlian khusus dalam bidang psikologi.

Penanganan di lingkungan keluarga

Keluarga sebagai tempat pendidikan anak pertama harus lebih peka terhadap perkembangan perilaku anaknya, Menjaga hubungan baik antara orang tua dan anak, Memberi nasihat mana yang dianggap baik dan  benar, dan Harus saling keterbukaan antar anggota keluarga

Penanganan Di Lingkungan Masyarakat (Bidang Sosial)

Kepedulian masyarakat terhadap masalah remaja perlu ditingkatkan. Hal    Ini bisa dilakukan dengan cara mengawasi kegiatan remaja dalam masyarakat.

Daftar Pustaka

Choiriyani, Desi. 2014 Sosiologi Perilaku Menyimpang. Diakses pada tanggal 5 Desember 2015 http://desichoiriyani.blogspot.co.id/2014/05/sosiologi-perilaku-menyimpang.html

Maryati, Kun dan Juju Suryawati.2007. Sosiologi 1 untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta.Exis

Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA Untuk Kelas X. Jakarta. Erlangga


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Skip to toolbar