SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Materi Sosiologi Kelas X Bab III : Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat
December 18th, 2015 by Uke Pramudita

Gejala sosial merupakan suatu fenomena yang terjadi di dalam masyarakat. Gejala sosial menggambarkan sesuatu yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh perilaku masyarakat. Gejala-gejala tersebut terjadi secara spontan dan pada umumnya mengalami perubahan-perubahan baik yang mengarah pada hal positif maupun negatif. Di dalam masyarakat terdapat gejala-gejala yang wajar, namun ada juga abnormal atau tidak wajar seperti masalah sosial. Gejala tersebut dikenal dengan realitas sosial.

·         REALITAS SOSIAL

Menurut Peter Berger dan Thomas Luckman dalam buku mereka yang berjudul “The sosial Construction of Reality” realitas adalah kualitas yang berkaitan dengan fenomena yang kita anggap berada di luar kemauan kita (sebab ia tidak dapat dienyahkan). Realitas sosial memiliki dimensi objektif dan subjektif. Dimensi objektif dilihat dari adanya lembaga atau pranata sosial beserta nilai dan norma yang menunjukan bahwa masyarakat cenderung menginginkan keteraturan. Karena itu, masyarakat cenderung mewariskan nilai dan norma kepada generasi berikutnya melalui proses internalisasi (sosialisasi). Namun demikian, manusia tidak harus selalu dipengaruhi oleh lingkungannya. Manusia memiliki peluang untuk melakukan interpretasi berbeda atas realitas yang diperolehnya melalui sosialisasi (sosialisasi tidak sempurna) yang dilihatnya sebagai cermin dunia objektifnya. Interpretasi yan berbeda ini secara kolektif akan membentuk sebuah realitas baru. Berger menyebut proses ini sebagai eksternalisasi.

·         MASALAH SOSIAL

Menurut Soerjono Soekanto, masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Menurut Martin S. Weinberg, masalah sosial adalah situasi yang dinyatakan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh warga masyarakat yang cukup signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkannya suatu tindakan untuk mengubah situasi tersebut.

Masalah sosial sesungguhnya merupakan akibat dari interaksi sosial antar individu, antar individu dengan kelompok, atau antar kelompok. Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Namun, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik.

·         MASALAH-MASALAH SOSIAL MASA KINI
  1. Kemiskinan
    Kemiskinan diartikan sebagai keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok, dan tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Dalam masyarakat modern, kemiskinan dilihat sebagai keadaan seseorang tidak memiliki harta yang cukup untuk memenuhi standart kehidupan di lingkungannya. Secara sosiologis, masalah kemiskinan ini timbul karena lembaga kemasyarakatan di bidang ekonomi tidak berfungsi dengan baik.
  2. Kejahatan

Kejahatan terbentuk melalui proses imitasi, pelaksanaan peran sosial, asosiasi diferensial, kompensasi, identifikasi, konsepsi diri, dan kekecewaan yang agresif. Kejahatan juga dapat dipicu oleh pola hidup konsumtif yang tidak diimbangi dengan produktivitas.

  1. Disorganisasi Keluarga

Disorganisasi adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban yang sesuai dengan peran sosialnya. Bentuk-bentuk disorganisasi keluarga adalah keluarga yang tidak lengkap karena hubungan diluar nikah, perceraian, buruknya komunikasi antaranggota keluarga, krisis keluarga karena kepala keluarga meninggalkan keluarga (seperti meninggal, dihukum pidana atau berperang), serta terganggunya mental salah satu anggota keluarga.

  1. Masalah Generasi Muda Masyarakat Modern

Umumnya ditandai oleh dua ciri yang berlawanan, yaitu keinginan untuk melawan dan sikap apatis. Keinginan untuk melawan antara lain ditunjukan dalam sikap radikalisme. Sementara, sikap apatis misalnya penyesuaian yang membabi buta terhadap ukuran moral generasi tua. Dalam masyarakat yang sedang mengalami masa transisi, generasi muda seolah terjepit antara norma lama dan norma baru (yang kadang belum terbentuk).

  1. Peperangan
    Merupakan sebuah bentuk pertentangan antara kelompok atau masyarakat (termasuk Negara) yang umumnya diakhiri dengan akomodasi.
  2. Masalah Kependudukan

Penduduk suatu negara merupakan sumber yang sangat penting bagi pembangunan. Salah satu tanggung jawab negara adalah meningkatkan kesejahteraan penduduk serta mengambil langkah-langkah. Kesejahteraan penduduk ternyata mengalami gangguan oleh perubahan demografis yang sering kali tidak mereka rasakan.

  1. Masalah Lingkungan Hidup

Sekarang ini lingkungan hidup mengalami kerusakan yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi dengan semestinya. Seperti sumber air yang mengalami pencemaran karena membuang samph tidak pada tempatnya.

  1. Birokrasi

Birokrasi merupakan organisasi yang bersifat hierarkis, yang ditetapkan secara rasional untuk mengkoordinasikan pekerjaan orang-orang yang memiliki kepentingan pelaksanaan tugas-tugas administratif.

  1. Pelanggaran Terhadap Norma-Norma Masyarakat.
  • Pelacuran  
    Dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan berupa penyerahan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan seksual guna mendapatkan upah. Faktor penyebab pelacuran umumnya berasal dari dalam maupun dari luar pelaku. Faktor dari dalam antara lain nafsu seksual yang tinggi, sifat malas, dan keinginan untuk hidup mewah. Faktor dari luar antara lain faktor ekonomi dan urbanisasi.
  • Kenakalan Remaja

Umumnya berupa perilaku atau tindakan yang tidak disukai masyarakat seperti, perkelahian, kebut-kebutan, mencoret-coret fasilitas umum , merampok, atau meminta uang dan barang-barang secara paksa.

  • Korupsi
    Umumnya dimengerti sebagai penyelewengan atau penyalahgunaan uang (Negara, perusahaan, atau lembaga) yang bukan menjadi hak seseorang. Korupsi biasanya dilakukan dengan cara menyalahgunakan kekuasaan yang dimiliki.

 

Daftar Pustaka :

Soekanto, Soerjono. 2013. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Press.

Maryati. Kun dan Juju Suryati. 2014. Sosiologi 1 : Kelompok Peminatan Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta : Esis Erlangga.


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
Skip to toolbar