Materi Pembelajaran 2 Antropologi Kelas XI : Persamaan dan Perbedaan Institusi Sosial di Indonesia

Kebudayaan merupakan hasil cipta, karya dna karsa manusia yang digunakan untuk menghadapi lingkungan tempat tinggalnya. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia tersebut. Setiap kebudayaan memiliki ciri khusus yang berbeda-beda dengan kebudayaan masyarakat lain. Walaupun setiap masyarakat memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, namun juga memiliki ciri umum yang sama dan berlaku di setiap kebudayaan.

Persamaan institusi sosial kelompok etnik di Indonesia

Dalam institusi sosial terdapat suatu kebudayaan yang memiliki ciri yang sama. Walaupun di Indonesia terdapat banyak kelompok etnik. Unsur kebudayaan universal dimiliki oleh setiap kebudayaan masyarakat di Indonesia sebagai berikut:

1.      Sistem Teknologi dan Peralatan

Teknologi dan peralatan hidup yang dimiliki setiap masyarakat mungkin berbeda, misalnya: teknologi pembuatan penggilingan padi.

2.      Sistem Mata Pencaharian

Agar dapat menunjang hidup, setiap masyarakat memiliki mata pencaharian utama, sehingga terdapat kelompok suku bangsa memiliki mata pencaharian yang khas dibandingkan suku bangsa lain. Misalnya ada petani, nelayan, pedagang, dan lain-lain.

3.      Sistem Organisasi Sosial

Setiap kebudayaan masyarakat pasti memiliki suatu organisasi sosial, dalam mempererat jalinan antar masyarakat. Sistem organisasi sosial ini berbeda-beda tidap kebudayaan.

4.      Sistem Pengetahuan

Setiap masyarakat pasti memiliki pengetahuan yang digunakan untung kelangsungan hidupnya. Sehingga pengetahuan yang dimiliki oleh setiap masyarakat dipengaruhi oleh kebudayaannya.

5.      Sistem Kesenian

Setiap masyarakat pasti memiliki perasaan yang dituangkan dalam bentuk ekspresi. Perasaan tersebut dilontarkan kedalam bentuk seni seperti seni lukis, tari, nyayian, dan lainnya.

6.      Sistem Religi

Sistem religi pada setiap masyarakat dilakukan sesuai dengan warisan budaya. Keyakinan tersebut dapat dipercaya oleh masyarakat lain. Biasanya berupa upacara-upacara adat setempat .

7.      Sistem Bahasa

Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga setiap masyarakat memiliki bahasa yang berbeda-beda. Tetapi memiliki bahasa pemersatu yaitu Bahasa Indonesia.

Perbedaan Institusi sosial kelompk etnik di Indonesia

Kebudayan di Indonesia harus memiliki 7 unsur universal, tetapi dalam unsur tersebut memiliki ciri yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan masyarakat. Perbedaan tersebut dapat membuat Indonesia menjadi multietnik. Contohnya:

1.      Kebudayaan Jawa

Dalam kebudayaan jawa masyarakatnya menggunakan bahasa jawa baik itu ngoko, krama, maupun krama inggil. Sistem kepercayaannya masih mempercayai adanya animisme dan dinamisme. Mata pencahariannya yaitu mayoritas petani, peralatan yang digunakan yaitu cangkul. Dalam kebudayaan jawa terdapat kesenian yaitu lukis, tari nyayian, dan lain-lain.

2.      Kebudayaan Bali

Kebudayaan bali maoritas memeluk agama hindu. Dalam kebudyaaan bali masih kental adanya upacara-upacara adat seperti ngaben. terdapat berbagai kesenian yang diciptakan oleh masyarakatnya. Dalam budaya bali terdapat pelapisan sosial yang sangat tertutup.

Agar lebih jelas dalam materi ini dapat mengklik :

Penugasan:

1.      Berdasarkan pemaparan diatas, seberapa penting 7 unsur universal kebudayaan tersebut?

2.      Bagaimana setiap kebudayaan menyikapi perbedaan tersebut?

Referesi:

http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOGRAFI/196103231986031-R._GURNIWAN_KAMIL_PASYA/SMI-3.pdf

Materi Pembelajaran 2 Antropologi Kelas XI : Persamaan dan Perbedaan Institusi Sosial di Indonesia

 

Tulisan ini dipublikasikan di Antropologi SMA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

[+] kaskus emoticons nartzco