Materi Pembelajaran Antropologi Kelas X tentang pengertian, tujuan, dan manfaat Ilmu Antropologi

Halloo…

Minggu ini saya akan berbagi materi pembelajaran antropologi kelas x tentang pengertian, tujuan, dan manfaat ilmu antropologi. Postingan saya kali ini berguna banget bagi kamu yang ingin mengetahui secara singkat ilmu antropologi. Semoga postingan ini bisa membantu kamu dalam memahami ilmu antropologi…

Pengertian Antropologi

Antropologi berasal dari kata “antropos” dan “logos” yang artinya “manusia” dan “ilmu”. Jadi, antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia. Apakah hanya sekedar manusia? perlu diketahui bahwa manusia adalah suatu hal yang kompleks. Terdapat banyak hal menyelimuti kehidupan manusia. Dalam hal ini antropologi juga membahas tentang kebudayaan manusia. antropologi juga belajar tentang manusia secara fisik dan sosial.

Menurut Koentjaraningrat Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, baik dalam bentuk fisik manusia, warna kulit, dan kebudayaan yang dihasilkan. Sedangkan menurut Wiliam A. Havilan antropologi adalah studi mengenai yang berguna, mengenai manusia serta perilakunya dan keanekaragaman manusia.

Antropologi lahir dari ketertarikan bangsa eropa terhadap manusia dan budaya orang di luar eropa. Berawal dari penjelajahan samudra kemudian menghasilkan catatan-catatan kecil yang fenomenal, dalam dunia antropologi disebut dengan karya etnografi yang melukisakan tentang kebudayaan setiap suku bangsa.

Dalam antropologi terdapat beberapa konsep-konsep yang sering digunakan sebagai istilah dalam kepenulisan ataupun verbal:
1. Budaya
2. Adat
3. Etnosentrisme
4. Relativisme Kebudayaan
5. Etik dan Emik
6. Struktur Sosial

Tujuan dan Manfaat Ilmu Antropologi

Setiap disiplin ilmu pasti memunya tuujuandan manfaat yang ingin dicapai. Berikut adalah tujuan dan manfaat mempelajari ilmu antropologi: (Ilham Akbar, 2014)

1. Mampu mendeskripsikan karakter fisik manusiandan tata cara kelompok masyarakat dari berbagai daerah di dunia.
2. Mampu memahami manusia secara individu dan kelompok.
3. Membantu menemukan prinsip-prinsip umum tentang gaya hidup manusia serta bagaimana gaya hidup itu terbentuk.

Ruang Lingkup Antropologi

Antropologi mempunyai ruang lingkup yang cukup luas karena melibatkan semua aktivitas manusia yang telah menjadi kebiasaan dan kebudayaanya sehari-hari. Berikut adalah ruang lingkup antroologi:


Untuk memperkaya referensi bacaanmu silahkan kunjungi link berikut ini ASAS ASAS DAN RUANG LINGKUP ILMU ANTROPOLOGI

Latihan Soal

  1. Berdasarkan penjelasan diatas berikan deskripsi mengenai ilmu antropologi!
  2. Berikan tiga contoh hal yang disebut dengan kebudayaan!
  3. Sebutkan konsep-konsep dari antopologi dan berikan contohnya!
  4. Deskripsikan satu kebudayaan yang ada di daerahmu dan kaitkan dengan teori antropologi!

Referensi Bacaan

Ilham, Akbar. 2014. Definisi, Tujuan, dan Ruang Lingkup Antropologi. Kompasmedia.com

Susani. 2017. Materi Pelaaran ANtropologi Kelass X Bab 1. Kemendikbud.go.id

Kampong laut

Haloo…

Kali saya akan menampilkan materi tentang tema yang sama dengan postingan sebelumnya. Berhubungan dengan karya etnografi. Berikut ini saya akan menceritakan pengalaman berkunjung ke kampung laut yang posisinya jauh dari peradaban kota. Tulisan ini relevan dengan materi kelas X mengenai metode penelitian. Cara kepenulisan yang ringan dan bersahabat akan membuat pembaca mudah memahami isi dari cerita. Lanjut Membaca…

Misteri Pintu Belakang Rumah: Refleksi Kehidupan Jan Newberry dengan Keadaan Keluarga Kampung

Buku Back Door Java karya Jan New Berry ini memberikan pengalaman unik bagi pembaca karena menceritakan makna dibalik pintu belakang rumah orang Jawa. Buku ini relevan bagi siswa kelas X yang mendapatkan materi pelajaran metode penelitian di semester 2. Berikut penulis berbagi kisah tentang isi dalam buku tersebut. Semoga membantu dan memberikan bermanfaat… Lanjut Membaca…

Silabus Antropologi Kelas XII

Berikut adalah silabus antropologi kelas XII dengan alokasi waktu 112 jam pelajaran

Kompetensi Dasar

Memahami dampak positif dan negatif dari perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia.

Melakukan pengamatan lapangan, membaca berbagai literatur/media masa, dan berdiskusi untuk memahami perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia.

Materi Pembelajaran
• Konsep-Konsep tentang Perubahan Sosial, Pembangunan Nasional, Globalisasi, dan Modernisasi
• Dampak Perubahan Sosial, Pembangunan Nasional, Globalisasi, dan Modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia.

Kegiatan Pembelajaran
-Membaca berbagai literatur/media masa, dan berdiskusi untuk memahami konsep-konsep perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi.

-Melakukan pengamatan (observasi), mencari dan menemukan gejala-gejala beserta contoh-contoh tentang perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi.

-Mengidentifikasi dampak positif maupun dampak negatif dari perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia.

Kompetensi Dasar

Mengidentifikasi, menganalisis dan menilai dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia (misalnya: perilaku koruptif, diskriminatif, pelanggaran HAM, kekerasan dalam rumah tangga, penyalahgunaan narkoba, dan hedonisme).

Menggunakan pendekatan Antropologi dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia (misalnya: perilaku koruptif, diskriminatif, pelanggaran HAM, kekerasan dalam rumah tangga, dan hedonisme).

Materi Pembelajaran
•Dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia (misalnya: perilaku koruptif, diskriminatif, pelanggaran HAM, kekerasan dalam rumah tangga, penyalahgunaan narkoba, dan hedonisme) sebagai dampak perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi.

Kegiatan Pembelajaran
-Melakukan pengamatan dan/atau diskusi, serta identifikasi tentang dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia (misalnya: perilaku koruptif, diskriminatif, pelanggaran HAM, kekerasan dalam rumah tangga, penyalahgunaan narkoba, dan hedonisme) di lingkungan sekitar

-Melakukan penelitian terhadap dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia (misalnya: perilaku koruptif, diskriminatif, pelanggaran HAM, kekerasan dalam rumah tangga, penyalahgunaan narkoba, dan hedonisme).

-Membangun sikap dengan menjadikan nilai-nilai kultural yang positif dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul sebagai dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi terhadap kehidupan sosialkultural masyarakat Indonesia.

Kompetensi Dasar

Merancang strategi kultural berdasarkan sumber-sumber kearifan lokal dan tradisi lisan untuk mengatasi berbagai dampak negatif dari perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi bagi pembangunan karakter bangsa (nation and character building).

Membaca literatur, melakukan pengamatan (observasi), dan wawancara (interview) untuk merancang strategi kultural berdasarkan kearifan lokal dan tradisi lisan untuk mengatasi berbagai dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi dalam rangka pembangunan karakter bangsa (nation and character building).

Materi Pembelajaran
• Sumber-sumber Kearifan Lokal (local wisdom) dan Tradisi Lisan
• Strategi Kultural mengatasi perilaku negatif.
• Pembangunan Karakter Bangsa (nation and culture building)

Kegiatan Pembelajaran
-Membaca literatur, melakukan pengamatan (observasi), dan wawancara (interview) untuk memahami sumber-sumber kearifan lokal, strategi kultural, dan tradisi lisan bagi pembangunan karakter bangsa.

-Melakukan penelitian dan diskusi tentang sumber-sumber kearifan lokal yang dapat mencegah terjadinya perilaku yang bertentangan dengan nilai kultural masyarakat setempat seperti: sikap hidup hemat, kerja keras, menghargai sesama, demokrasi, gotong royong, menerima apa yang terjadi dan lain-lain.

-Merancang strategi kultural berdasarkan kearifan lokal untuk mengatasi berbagai dampak negatif perubahan sosial, pembangunan nasional, globalisasi, dan modernisasi dalam rangka pembangunan karakter bangsa (nation and character building).

Selengkapnya Download Silabus Antropologi SMA

Silabus Antropologi Kelas XI

Berikut adalah silabus antropologi kelas XI dengan alokasi waktu 128 jam pelajaran.

Kompetensi Dasar

Menggunakan pengetahuan dasar metode etnografi dalam mendeskripsikan institusi-institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian) dalam suatu kelompok etnik tertentu di Indonesia.

Melakukan penelitian etnografi/membaca dengan kritis laporan-laporan penelitian etnografi dalam rangka mendeskripsikan institusi-institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian) dalam suatu kelompok etnik tertentu di Indonesia

Materi Pembelajaran
• Pengertian tentang Metode Etnografi
• Teknik Penelitian Etnografi
•Deskripsi institusi-institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian) dalam suatu kelompok etnik tertentu di Indonesia.

Kegiatan Pembelajaran
-Melakukan penelitian etnografi di lingkungan setempat tentang institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian).

-Membaca literatur tentang institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian) dalam masyarakat tertentu.

-Mendiskusikan dan mendiskripsikan institusi-institusi sosial (antara lain: sistem kekerabatan, sistem religi, sistem politik, sistem mata pencaharian hidup, bahasa, kesenian) dalam suatu kelompok etnik tertentu di Indonesia.

Kompetensi Dasar

Menemukan dan menunjukkan persamaan dan perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia, agar tercapai pemahaman tentang keanekaragaman dan kesamaan budaya, sehingga terbentuk sikap toleransi, saling menghargai, dan empati dalam rangka membangun masyarakat multietnik Indonesia yang rukun, aman, dan damai

Melakukan pengamatan (observasi), wawancara (interview), membaca literatur yang relevan, dan berdiskusi untuk menemukan persamaan serta perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia, agar terbentuk sikap toleransi, saling menghargai, dan empati untuk membangun masyarakat multietnik Indonesia yang yang rukun, aman, dan damai.

Materi Pembelajaran
•Persamaan dan perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia.

• Kesadaran tentang kondisi masyarakat Indonesia yang Multietnik.

Kegiatan Pembelajaran
-Membaca dan mendiskusikan berbagai laporan etnografi untuk menemukan persamaan serta perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia.

-Melakukan kajian komparatif untuk menemukan dan menarik kesimpulan tentang persamaan dan perbedaan institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia.

-Membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta masyarakat Multietnik Indonesia yang rukun, aman, dan damai.

Kompetensi Dasar

Menemukan nilai-nilai kultural yang disepakati bersama oleh masyarakat Indonesia (misalnya: gotong royong, tolong menolong, kekeluargaan, kemanusiaan, tenggang rasa) dalam rangka membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta masyarakat multi etnik Indonesia yang rukun, aman, dan damai.

Melakukan refleksi/diskusi untuk menarik kesimpulan tentang nilai-nilai kultural nasional Indonesia (misalnya: gotong royong, tolong menolong, kekeluargaan, kemanusiaan, tenggang rasa) dalam rangka membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta masyarakat multi etnik Indonesia yang rukun, aman, dan damai.

Materi Pembelajaran
• Konsep tentang Nilai-Nilai Kultural (cultural values)
• Pewarisan nilai-nilai kultural atau proses sosialisasi dan enkulturasi.

Kegiatan Pembelajaran
-Mendiskusikan dan mendeskripikan nilai-nilai kultural bangsa Indonesia (misalnya: gotong royong, tolong menolong, kekeluargaan, kemanusiaan, tenggang rasa)

-Mendiskusikan cara-cara pewarisan nilai-nilai kultural kepada generasi penerus dengan contoh-contoh konkrit dalam bentuk perilaku.

-Membangun sikap dengan menjadikan nilai-nilai kultural Indonesia sebagai pedoman perilaku.

Kompetensi Dasar

Memprmosikan nilai-nilai kultural yang disepakati bersama oleh masyarakat Indonesia (misalnya: gotong royong, tolong menolong, kekeluargaan, kemanusiaan, tenggang rasa) sebagai budaya nasional (national culture).

Membuat program dan berbagai model untuk memprmosikan nilai-nilai kultural yang disepakati bersama oleh masyarakat Indonesia (misalnya: gotong royong, tolong menolong, kekeluargaan, kemanusiaan, tenggang rasa) sebagai budaya nasional (national culture).

Materi Pembelajaran
•Nilai-nilai kultural positif yang dapat dipromosikan sebagai bagian dari budaya nasional (national culture).

Kegiatan Pembelajaran
-Mengidentifikati (memilih) nilai-nilai kultural yang positif untuk dipromosikan sebagai bagian dari kebudayaan nasional berdasarkan hasil kajian perbandingan terhadap berbagai institusi-institusi sosial dalam berbagai kelompok etnik di Indonesia

-Menyusun menyusun strategi untuk mempromosikan nilai-nilai kultural yang positif tersebut dalam rangka pembangunan budaya nasional (national culture).

Selengkapnya download Silabus Antropologi SMA

Silabus Antropologi Kelas X

Berikut ini adalah silabus antropologi kelas X. Alokasi waktu mata pelajaran antropologi    96    jam pelajaran
Kompetensi Dasar

Memahami Antropologi sebagai ilmu yang mempelajari keanekaragaman dan kesamaan manusia Indonesia dan cara hidupnya secara holistik dalam rangka membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta kerukunan nasional.

Membaca berbagai literatur dan mendiskusikan hasil bacaan tentang ilmu Antropologi sebagai ilmu yang mempelajari keanekaragaman dan kesamaan manusia Indonesia dan cara hidupnya secara holistik dalam rangka membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta kerukunan nasional.

Materi Pembelajaran
• Pengertian tentang Ilmu Antropologi
•Konsep-konsep dasar Ilmu Antrpologi: Budaya (culture); Adat; Kelompok Etnik; Etnosentrisma, Relativisme Kebudayaan (cultural relativism), Emik; Etik; Holistik, Struktur Sosial; Bhinneka Tunggal Ika; Kerukunan nasional; Sikap Mental; Revolusi Mental.

• Sub-disiplin Ilmu Antropologi
• Tujuan, dan manfaat ilmu Antropologi.

Kegiatan Pembelajaran
-Interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, siswa-guru-lingkungan; membaca berbagai literatur tentang pengertian, konsep-konsep dasar, sub-disiplin, tujuan, dan manfaat ilmu Antropologi.

-Mendiskusikan dan mendeskripsikan dalam bentuk lisan, tulisan, dan poster tentang pengertian, konsep-konsep dasar, sub-disiplin, tujuan, dan manfaat ilmu Antropologi.

-Menarik kesimpulan tentang manfaat ilmu Antropologi untuk membangun sikap toleran, empati, dan saling menghargai sehingga tercipta kerukunan nasional.

Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan penggolongan sosial dalam masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: agama, etnik, gender, pekerjaan, desa-kota) dalam rangka menyadari bahwa masyarakat Indonesia beraneka ragam.

Melakukan kajian lapangan, kajian literatur, dan berdiskusi untuk mendeskripsikan penggolongan sosial dalam masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: agama, etnik, gender, pekerjaan, desa-kota) dalam rangka menyadari bahwa masyarakat Indonesia beraneka ragam.

Materi Pembelajaran
•Konsep Differensiasi Sosial, yaitu penggolongan masyarakat berdasarkan kriteria: agama, etnik, gender, pekerjaan, desa-kota (disesuaikan dengan ciri khas masing-masing daerah).

•Membangun sikap bijak, kekeluargaan, dan kemanusiaan.

Kegiatan Pembejaran

-Membaca dan mengobservasi masyarakat etnik sendiri dan/atau komunitas setempat.
-Mengidentifikasi kelompok-kelompok dalam masyarakat yang berbeda berdasarkan kriteria agama, etnik, gender, pekerjaan, desa-kota (disesuaikan dengan ciri khas masing-masing daerah).
-Mendiskusikan, menganalisis dan menarik kesimpulan tentang persamaan dan perbedaan antar berbagai kelompok.
-Melakukan refleksi untuk menyadari tentang keanekaragaman masyarakat Indonesia sehingga terbentuk sikap bijak, kekeluargaan, dan kemanusiaan.

Kompetensi Dasar

Mendeskripsikan strata sosial dalam masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: penghasilan, pendidikan, pangkat) dalam rangka menyadari tentang adanya pelapisan sosial dalam masyarakat Indonesia.

Melakukan kajian lapangan, kajian literatur, dan berdiskusi untuk mendeskripsikan strata sosial dalam masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: penghasilan, pendidikan, pangkat) dalam rangka menyadari tentang adanya pelapisan sosial dalam masyarakat Indonesia.

Materi Pembelajaran
•Konsep Stratifikasi Sosial, yaitu pelapisan sosial dalam masyarakat berdasarkan kriteria: penghasilan, pendidikan, pangkat, dan lain-lain (disesuaikan dengan ciri khas masing-masing daerah).
• Membangun sikap bijak, kekeluargaan, dan kemanusiaan.

Kegiatan Pembelajaran
-Membaca dan mengobservasi masyarakat etnik sendiri dan/atau komunitas setempat.
-Mendiskusikan strata sosial dalam masyarakat Indonesia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: penghasilan, pendidikan, pangkat) dalam rangka menyadari tentang adanya pelapisan sosial dalam masyarakat Indonesia.
-Mendiskusikan, menganalisis dan menarik kesimpulan tentang pelapisan sosial.
-Melakukan refleksi untuk menyadari tentang adanya pelapisan sosial sebagai sebuah kondisi yang perlu disikapi dengan bijak, kekeluargaan, dan kemanusiaan.

Untuk Silabus Selengkapnya silahkan download Silabus Antropologi SMA

Silabus Sosiologi Kelas XII

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.

Kompetensi Dasar

Memahami berbagai jenis dan faktor-faktor perubahan sosial serta akibat yang ditimbulkannya dalam kehidupan masyarakat.
Menalar berdasarkan pemahaman dari pengamatan dan diskusi tentang perubahan sosial dan akibat yang ditimbulkannya

Materi Pemebalajaran
• Perubahan sosial dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat
• Perubahan sosial dan sebab-sebab terjadinya perubahan sosial
• Perubahan sosial dan perubahan hubungan antar individu dan antar kelompok
• Perubahan sosial dan dampaknya terhadap kesenjangan sosial di masyarakat
• Perubahan sosial, kemajuan masyarakat, dan perkembangan masyarakat menuju kehidupan masyarakat yang demokratis

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati perubahan sosial yang terjadi di masyarakat sekitar untuk menumbuhkan sikap religiusitas dan tanggungjawab etika sosial dalam melakukan perubahan kearah yang lebih baik
• Mengkaji konsep perubahan sosial berkaitan dengan pengertian, penyebab dan dampaknya, baik yang negatif maupun yang positif, melalui berbagai contoh yang ada di masyarakat serta membandingkannya dengan pendapat para pengamat dan ahli
• Mengedepankan sikap kritis dalam mendiskusikan tentang perubahan sosial dan dampaknya yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setempat dengan menggunakan contoh-contoh nyata yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat
• Mengidentifikasi hasil diskusi tentang perubahan sosial dan dampaknya yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
• Menganalisis realitas dan data tentang perubahan sosial dan dampaknya terhadap kesenjangan sosial terjadi di masyarakat untuk menanamkan sikap tanggug jawab sosial dalam mengatasi masalah
• Mempresentasikan hasil pengamatan dan pengkajian tentang perubahan sosial di masyarakat dan mengajukan solusi, atau rekomendasi, atau usulan,untuk mengatasi kesenjangan sosial secara demokratis untuk mencapai kemajuan masyarakat

Kompetensi Dasar

Memahami berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh perubahan sosial ditengah-tengah pengaruh globalisasi
Mengategorisasi berbagai permasalahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi serta akibat-akibatnya dalam kehidupan nyata di masyarakat sehingga dapat merespon berbagai permasalahan sosial dan ketimpangan disebabkan proses globalisasi

Materi Pembelajaran
• Globalisasi dan perubahan komunitas lokal
• Globalisasi dan dampaknya terhadap perubahan sosial di tingkat lokal atau komunitas
• Berbagai permasalahan sosial akibat perubahan sosial di tingkat lokal atau komunitas disebabkan globalisasi
• Globalisasi dan dampak ketimpangan sosial di masyarakat
• Strategi dan berbagai pendekatan pemberdayaan untuk mengatasi ketimpangan sosial akibat globalisasi

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati berbagai permasalahan akibat perubahan sosial karena pengaruh globalisasi di komunitas dan masyarakat sekitar
• Melakukan kajian literature, atau referensi, buku, artikel, atau hasil analisis, tentang perubahan sosial dan permasalahan sosial di komunitas lokal sebagai akibat atau dampak globalisasi
• Mengedepankan sikap kritis dalam mendiskusikan hasil pengamatan dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan berdasarkan hasil pengamatan berbagai permasalahan sosial terkait dampak globalisasi terhadap kehidupan komunitas lokal
• Mengamati dan mengidentifikasi ketimpangan sosial sebagai dampak dari perubahan sosial di tengah globalisasi untuk menumbuhkan sikap empati dan etika tanggungjawab sosial atau publik
• Mengkaji berbagai faktor penyebab ketimpangan sebagai akibat perubahan sosial di tengah globalisasi melalui studi literatur, atau referensi
• Merumuskan pertanyaan-pertanyaan berdasarkan kaitan konsep dari studi literature atau referensi dengan reaitas sosial mengenai pengaruh perubahan sosial dan globalisasi terhadap ketimpangan sosial dalam masyarakat
• Mengidentifikasi masalah ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat sekitar dengan sikap kritis dan kepekaan untuk pemecahan masalah
• Melakukan pengumpulan data terkait dengan masalah ketimpangan sosial di masyarakat sekitar
• Mengolah data dan menganalisis ketimpangan sosial berdasarkan hasil kajian dan pengumpulan data
• Mengajukan pendapat atau usulan tentang upaya mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat sekitar berdasarkan hasil pengolahan data dan kajian dokumen untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab sosial di masyarakat
• Mempresentasikan hasil pengumpulan data dan usulan upaya mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat
• Merumuskan usulan atau rekomendasi kelompok atau bersama tentang upaya mengatasi ketimpangan akibat perubahan sosial di tengah globalisasi

Kompetensi Dasar

Memahami faktor penyebab ketimpangan sosial dan pertautannya dengan perubahan sosial ditengah-tengah globalisasi
Mengolah hasil kajian dan pengamatan tentang ketimpangan sosial sebagai akibat dari perubahan sosial ditengah-tengah globalisasi

Materi Dasar
• Ketimpangan sosial sebagai dampak perubahan sosial di tengah globalisasi
• Globalisasi dan dampaknya terhadap perubahan sosial di tingkat lokal
• Berbagai permasalahan sosial akibat perubahan sosial di tingkat lokal disebabkan globalisasi
• Penguatan posisi komunitas lokal dalam merespon perubahan sosial disebabkan globalisasi
• Menjalin relasi antar komunitas lokal untuk memperkuat posisi dalam merespon perubahan sosial yang disebabkan globalisasi

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati ketimpangan sosial sebagai dampak dari perubahan sosial di tengah globalisasi untuk menumbuhkan sikap empati dan rasa saling menghargai diantara sesama manusia dan warga masyarakat
• Mengkaji berbagai faktor penyebab ketimpangan sebagai akibat perubahan sosial di tengah globalisasi melalui studi dokumen
• Merumuskan pertanyaan-pertanyaan berdasarkan kaitan dengan konsep dari studi dokumen mengenai pengaruh perubahan sosial dan globalisasi terhadap ketimpangan sosial dalam masyarakat
• Mengidentifikasi masalah ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat sekitar dengan sikap kritis dan kepekaan untuk pemecahan masalah
• Melakukan pengumpulan data terkait dengan masalah ketimpangan sosial di masyarakat sekitar
• Mengolah data dan menganalisis ketimpangan sosial berdasarkan hasil kajian dan pengumpulan data
• Mengajukan pendapat atau usulan tentang upaya mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat sekitar berdasarkan hasil pengolahan data dan kajian dokumen untuk merangsang terbentuknya sikap tanggung jawab sosial di masyarakat
• Mempresentasikan hasil pengumpulan data dan usulan upaya mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat
• Merumuskan usulan atau rekomendasi kelompok atau bersama tentang upaya mengatasi ketimpangan akibat perubahan sosial di tengah globalisasi

Kompetensi Dasar

Memiliki pengetahuan bagaimana melakukan strategi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi
Merancang, melaksanakan dan melaporkan aksi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal ditengah-tengah pengaruh globalisasi

Mengevaluasi aksi pemberdayaan komunitas sebagai bentuk kemandirian dalam menyikapi ketimpangan sosial.
Mengelaborasikan berbagai alternatif pemberdayaan sosial yang diperlukan untuk mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat

Materi Pembelajaran
• Kearifan lokal dan pemberdayaan komunitas
• Pemberdayaan komunitas berbasis kepemilikan lokal dan partisipasi warga masyarakat
• Partisipasi masyarakat lokal, atau warga masyarakat, dalam pemberdayaan masyarakat, atau perbaikan kehidupan sosial atau publik
• Aktivitas pemberdayaan komunitas
• Evaluasi dan hikmah pembelajaran dari aktivitas pemberdayaan komunitas

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati praktik pemberdayaan komunitas untuk mengatasi ketimpangan dari sudut pandang kearifan lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan untuk menumbuhkan kepekaan dan tanggungjawab terhadap pelestarian alam sebagai anugerah Tuhan.
• Merumuskan pertanyaan-pertanyaan berdasar hasil pengamatan tentang praktik pemberdayaan komunitas, atau menumbuhkan sikap kritis, dalam kaitan dengan masalah-masalah yang timbul, kelemahan dan kelebihannya dalam mengatasi ketimpangan sosial berdasar kearifan lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan
• Merancang aksi pemberdayaan komunitas dengan menggunakan berbagai strategi dan pendekatan pemberdayaan masyarakat berdasar kearifan lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan
• Melakukan praktik aksi pemberdayaan komunitas yang berorientasi pada kearifan lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dengan menggunakan berbagai metode (partisipasi, pembimbingan, dan sejenisnya) pada masyarakat di lingkungan setempat
• Mengemukakan inisiatif, usulan, alternatif pemecahan masalah dan rekomendasi terkait dengan hasil analisis dan evaluasi tentang praktik aksi pemberdayaan komunitas berdasar kearifn lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan sosial untuk memperkuat tanggung jawab sosial
• Merumuskan hasil diskusi kelas dan hikmah pembelajaran yang bisa dipetik dari praktik aksi pemberdayaan komunitas dengan mengemukakan inisiatif, usulan, alternatif dan rekomendasi untuk perbaikan aksi pemberdayaan komunitas ke depan berorientasi pada penguatan kearifan lokal, kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan

Silabus Sosiologi Kelas XI

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.

Kompetensi Dasar

Memahami pengelompokan sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis

Menalar tentang terjadinya pengelompokan sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis

Materi Pembelajaran
• Pembentukan kelompok sosial
• Dasar-dasar pembentukan kelompok
• Berbagai bentuk dan jenis kelompok-kelompok kepentingan di masyarakat
• Karakteristik khusus atau partikularisme dan eksklusivisme kelompok

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati proses pembentukan kelompok sosial di masyarakat
• Mengkaji dari berbagai sumber informasi tentang proses pembentukan kelompok sosial dalam masyarakat
• Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang proses pembentukan kelompok sosial dan mendiskusikannya berdasarkan pengetahuan Sosiologi dengan berorientasi pada praktik pengetahuan untuk menumbuhkan sikap religiositas dan etika sosial
• Mengidentifikasi dan mengumpulkan data tentang ragam pengelompokkan sosial di masyarakat sekitar dari berbagai macam sumber
• Menganalisis data agar dapat mengklasifikasi ragam pengelompokkan sosial di masyarakat sekitar berdasarkan jenis dan bentuk pengelompokkan untuk menanamkan sikap kesadaran diri dan tanggung jawab publik
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang pembentukan kelompok sosial

Kompetensi Dasar

Memahami permasalahan sosial dalam kaitannya dengan pengelompokan sosial dan kecenderungan eksklusi sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan Sosiologis
Melakukan respon mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat dengan cara memahami kaitan pengelompokan sosial dengan kecenderungan eksklusi dan timbulnya permasalahan sosial

Materi Pembelajaran
• Permasalahan sosial dalam masyarakat
• Permasalahan sosial di masyarakat
• Partikularisme kelompok dan dilema pembentukan kepentingan publik
• Berbagai jenis permasalahan sosial di ranah publik
• Dampak permasalahan sosial terhadap kehidupan publik
• Pemecahan masalah sosial untuk mencapai kehidupan publik yang lebih baik

Kegiatan Pembejaran
• Mengenali berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat sekitar
• Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang berbagai permasalahan sosial di masyarakat (kemiskinan, kriminalitas, kekerasan, kesenjangan sosial-ekonomi, ketidakadilan) melalui contoh-contoh nyata dan mendiskusikannya dari sudut pandang pengetahuan Sosiologi berorientasi pemecahan masalah yang menumbuhkan sikap religiositas dan etika sosial
• Melakukan survey di masyarakat setempat tentang permasalahan sosial (kemiskinan, kriminalitas, kesenjangan sosial-ekonomi, ketidakadilan) melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumen/literatur dengan menggunakan panduan yang telah dipersiapkan sebelumnya
• Menginterpretasi data hasil survey tentang permasalahan sosial (kemiskinan, kriminalitas, kekerasan, kesenjangan sosial ekonomi dan ketidakadilan) dikaitkan dengan konsep keragaman kelompok sosial sehingga tumbuh kesadaran diri untuk melakukan tanggung jawab publik atas permasalahan sosial yang ada di masyarakat
• Mempresentasikan hasil survey tentang permasalahan sosial dan pemecahannya sesuai hasil pengamatan

Kompetensi Dasar

Memahami arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial demi terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis
Menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan untuk mengatasi perbedaan sosial dan mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis

Materi Pembelajaran
• Perbedaan, kesetaraan dan harmoni sosial
• Partikularisme kelompok dan perbedaan sosial di masyarakat
• Kesetaraan untuk mencapai kepentingan umum atau publik
• Perbedaan dan kesetaraan antar kelompok dalam kehidupan publik
• Relasi antar kelompok dan terciptanya keharmonisan sosial dalam kehidupan masyarakat atau publik

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati perbedaan dan keragaman sosial yang ada di masyarakat sekitar
• Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang perbedaan dan keragaman sosial dalam kehidupan masyarakat dan mendiskusikan tentang pemecahannya berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara dalam upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis
• Melakukan wawancara dan atau mengisi kuesioner mengenai sikap terhadap perbedaan sosial yang ada di masyarakat dan pemecahannya berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis
• Menganalisis hasil wawancara atau isian kuesioner mengenai sikap terhadap perbedaan sosial di masyarakat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara
• Merumuskan langkah-langkah dan strategi untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis untuk sikap kesadaran diri dan tanggung jawab publik di masyarakat berdasarkan hasil analisis
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang langkah-langkah dan strategi untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
• Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dalam menyikapi dan menghormati perbedaan sosial dan tanggungjawab sosial dalam mendorong kehidupan masyarakat yang harmonis berdasar prinsip-prinsip kesetaraan sebagai warga negara

Kompetensi Dasar

Memahami konflik sosial dan bagaimana melakukan respon untuk melakukan resolusi konflik demi terciptanya kehidupan yang damai di masyarakat
Memetakan konflik untuk mampu melakukan resolusi konflik dan menumbuh kembangkan perdamaian di masyarakat

Kompetensi Dasar
• Konflik, kekerasan, dan perdamaian
• Konflik, kekerasan, dan perdamaian
• Pemetaan konflik (konteks, issu, pihak-pihak, dan dinamika)
• Akar masalah dan sebab-sebab terjadi konflik
• Resolusi konflik (pencegahan, kelola, rekonsiliasi, dan transformasi)
• Peran mediasi dan pihak ketiga dalam penyelesaian konflik dan menumbuhkan perdamaian

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati gejala konflik dan kekerasan yang terjadi di masyarakat dan memahami perbedaan antara konflik dan kekerasan (kekerasan merupakan konflik yang tidak terselesaikan secara damai)
• Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang sebab-sebab/latar belakang terjadinya konflik dan kekerasan sosial serta mendiskusikannya untuk mencapai penyelesaian tanpa kekerasan
• Mengumpulkan data primer/sekunder tentang konflik dan kekerasan dalam masyarakat dan penyelesaian yang dilakukan warga masyarakat
• Mengidentifikasi dampak kekerasan (fisik, mental, sosial) dari konflik dan kekerasan yang terjadi di masyarakat dengan menggunakan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari yang ada di masyarakat setempat
• Menganalisis dan mendiskusikan penyelesaian konflik menggunakan metode-metode penyelesaian konflik (mediasi, negosiasi, rekonsiliasi dan transformasi konflik) dalam rangka mmembentuk kesadaran diri dan tanggung jawab publik untuk tercapainya perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang upaya penyelesaian konflik di masyarakat
• Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dalam penyelesaian konflik dan kekerasan di masyarakat dengan menggunakan cara-cara damai tanpa kekerasan

Kompetensi Dasar

Memiliki pengetahuan mengenai bagaimana melakukan pemecahan masalah untuk mengatasi permasalahan sosial, konflik dan kekerasan di masyarakat
Melakukan penelitian sederhana berorientasi pada pemecahan masalah berkaitan dengan permasalahan sosial dan konflik yang terjadi di masyarakat sekitar

Materi Pembelajaran
• Integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya pemecahan masalah konflik dan kekerasan

• Konflik bersifat kekerasan dan dampaknya terhadap perpecahan atau disintegrasi sosial
• Perdamaian dan integrasi atau kohesi sosial
• Pemulihan (recovery), rehabilitasi, reintegrasi dan transformasi sosial
• Reintegrasi dan koeksistensi sosial dalam kehidupan damai di masyarakat

Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati dan mendiskusikan upaya integrasi dan reintegrasi sosial untuk mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
• Mengembangkan sikap kritis dan kepekaan terhadap konflik dan kekerasan yang terjadi di masyarakat untuk menemukan faktor pendorong dan penghambat tercapainya integrasi dan reintegrasi sosial
• Merancang penelitian sosial menggunakan metode pemetaan berkaitan dengan upaya integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya menyelesaikan konflik dan mewujudkan perdamaian dan kehidupan msyarakat yang harmonis melalui langkah-langkah seperti identifikasi kebutuhan , analisis kepentingan dan pemecahan masalah dengan mengajukan rekomendasi
• Mengolah data, menganalisis dan menyimpulkan hasil pemetaan tentang upaya integrasi dan reintegrasi sosial untuk memperkuat kesadaran diri dan tanggung jawab publik sebagai upaya mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat
• Menyajikan hasil pemetaan tentang upaya integrasi dan reintegrasi sosial sebagai upaya penyelesaian konflik dan mewujudkan perdamaian dan kehidupan sosial yang harmonis di masyarakat dalam berbagai bentuk, seperti laporan, tulisan/artikel, foto, gambar, tabel, grafik, dan audio-visual dengan tampilan yang menarik dan mudah dibaca.
• Merumuskan hasil diskusi untuk dijadikan bahan pembelajaran bersama dan menumbuhkan sikap serta tanggungjawab bersama dalam melakukan integrasi dan reintegrasi sosial untuk mewujudkan kehidupan yang damai di masyarakat

Silabus Sosiologi Kelas X

Alokasi waktu: 3 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.

Kompetensi Dasar

Memahami pengetahuan dasar Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang berfungsi mengkaji gejala sosial di masyarakat

Menalar suatu gejala sosial di lingkungan sekitar dengan menggunakan pengetahuan sosiologis Fungsi Sosiologi untuk mengenali gejala sosial di masyarakat

Materi Pembelajaran
• Sosiologi sebagai ilmu sosial
• Realitas sosial sebagai obyek kajian
• Kehidupan sosial sebagai objektivitas
• Gejala sosial (tindakan individu, tindakan kolektif, pengelompokkan sosial, interaksi antar individu dan kelompok sosial dalam kehidupan masyarakat)

Kegiatan Pembeajaran
• Mengamati gejala sosial di masyarakat dari berbagai sumber pengetahuan
• Mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang apa, mengapa dan bagaimana mempraktikkan pengetahuan Sosiologi dalam mengkaji gejala dan memecahkan permasalahan sosial dalam kehidupan bermasyarakat
• Mengidentifikasi dan menjelaskan gejala sosial dalam kehidupan bermasyarakat dari berbagai sumber pengetahuan dan hasil pengamatan
• Memberikan arti (menjelaskan), merumuskan (mengidentifikasi, menganalisis), dan menyimpulkan hasil pengamatan untuk memperdalam pengenalan terhadap kehidupan sosial untuk menanamkan sikap jujur dan terbuka dalam mengahargai perbedaan sosial di masyarakat
• Menyampaikan hasil pengamatan dan kesimpulannya dalam diskusi kelas mengenai fungsi ilmu sosiologi

Kompetensi Dasar

Mengenali dan mengidentifikasi realitas individu, kelompok dan hubungan sosial di masyarakat.

Mengolah realitas individu, kelompok dan hubungan sosial sehingga mandiri dalam memposisikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat

Materi Pembelajaran
•Pembentukan identitas :Individu, kelompok dan hubungan sosial
– Diri/saya/individu dalam hubungan dengan orang lain/kamu/individu lain
– Hubungan antar individu dalam pembentukan kelompok (kami/kita)
– Hubungan antara individu dengan kelompoknya (saya dan kami/kita)
– Hubungan antara diri/saya/individu dengan kelompok lain (mereka)
– hubungan antar kelompok (kami/ kita dan mereka)
•perlunya institusi atau lembaga sosial untuk terciptanya tatanan dan tertib sosial

Kondisi Pembelajaran
• Mengamati berbagai bentuk hubungan sosial antar individu dan antar kelompok di dalam bermasyarakat
• Mengkaji hubungan sosial antar individu dan antar kelompok untuk memahami kehidupan sosial dalam bermasyarakat
• Mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis dan mendiskusikan hasil pengamatan dan kajian tentang berbagai bentuk hubungan sosial antar individu dan antar kelompok serta proses pembentukan kelompok dengan rumusan pertanyaan yang sudah dikembangkan
• Melakukan wawancara kepada individu atau kelompok yang ada di satuan pendidikan dan lingkungan sekitar terkait hubungan sosial antar individu dan antar kelompok
• Menganalisis hasil wawancara mengenai hubungan sosial antar individu dan antar kelompok dengan menggunakan konsep-konsep dasar Sosiologi
• Menemukan konsep dasar Sosiologi berdasarkan hasil pengamatan dan analisis tentang hubungan sosial
• Menyimpulkan hasil temuan mengenai konsep dasar Sosiologi sebagai dasar untuk memahami hubungan sosial antar individu, antara individu dan kelompok serta antar kelompok untuk menumbuhkan sikap jujur dan terbuka dalam menghargai perbedaan sosial di masyarakat
• Memaparkan hasil pengamatan tentang hubungan sosial dan mendiskusikannya untuk mendalami konsep dasar Sosiologi baik secara individual mau pun berkelompok

Kompetensi Dasar

Menerapkan konsep-konsep dasar Sosiologi untuk memahami ragam gejala sosial di masyarakat.

Mengaitkan realitas sosial dengan menggunakan konsep-konsep dasar Sosiologi untuk mengenali berbagai gejala sosial di masyarakat.

Materi Pembelajaran
• Ragam gejala sosial dalam masyarakat
• Perbedaan sosial, perbedaan individu, perbedaan antar kelompok,
• multidimensi identitas dalam diri subyek individual maupun kelompok,
• heterogenitas sosial dalam kehidupan masyarakat
• Penghargaan, atau penghormatan, terhadap keanekaragaman atau hiterogenitas sosial

Kondisi Pembelajaran
• Mengamati ragam gejala sosial di masyarakat sekitar
• Mengajukan berbagai pertanyaan terkait hasil pengamatan berbagai gejala sosial dalam untuk memahami hubungan sosial di masyarakat
• Mendiskusikan berbagai pertanyaan dengan mengaitkan kecenderungan gejala sosial di masyarakat sebagai akibat dari hubungan sosial
• Melakukan survey di masyarakat setempat tentang berbagai gejala sosial melalui observasi, wawancara, dan kuesioner dengan menggunakan panduan yang telah dipersiapkan sebelumnya
• Menganalisis data dari hasil survei mengenai ragam gejala sosial di masyarakat dengan mengaitkan konsep dasar Sosiologi untuk memahami hubungan sosial dalam kehidupan kelompok dan masyarakat
• Menentukan sikap dalam mengkritisi berbagai gejala sosial dan mengajukan pendapat dan atau jalan keluar atas berbagai gejala sosial yang ada sebagai bentuk tanggungjawab sosial dalam kehidupan kelompok dan masyarakat dalam rangka mengembangkan sikap jujur dan terbuka dalam menghargai perbedaan sosial di masyarakat
• Mengomunikasikan pendapat secara individu dan atau kelompok berdasarkan hasil survey mengenai berbagai gejala sosial terkait hubungan sosial dan pembentukan kelompok di masyarakat

Kompetensi Dasar

Memahami berbagai metode penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali gejala sosial di masyarakat

Melakukan penelitian sosial yang sederhana untuk mengenali ragam gejala sosial dan hubungan sosial di masyarakat

Materi Pembelajaran
• Metode Penelitian Sosial
• Metode penelitian sosial
• Merancang penelitian
• Merumuskan pertanyaan
• Teknik pengumpulan data
• Mengolah dan menganalisis data
•Merumuskan dan menyajikan hasil penelitian

Kondisi Pembelajaran
• Melakukan kajian pustaka tentang metode-metode penelitian sosial sebagai persiapan untuk merancang penelitian sederhana mengenai berbagai gejala sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat
• Mendiskusikan dan merumuskan pertanyaan terkait metode penelitian sosial yang akan digunakan dalam penelitian sederhana tentang berbagai gejala sosial di masyarakat
• Menyusun rancangan penelitian sederhana tentang berbagai gejala sosial terkait dengan hubungan sosial dan pembentukan kelompok dengan mengikuti langkah-langkah penelitian, yaitu penetapan topik, latar belakang, permasalahan, tujuan, metode, dan instrumen penelitian (pedoman wawancara, kuesioner, dan pedoman observasi).
• Melakukan penelitian sederhana dengan menggunakan teknik wawancara, kuesioner, observasi, dan kajian dokumen atau kajian pustaka tentang ragam gejala sosial dalam masyarakat
• Menentukan topik penelitian, metode penelitian, jenis data yang terkait dengan teknik pengumpulan data dan analisis data tentang gejala sosial di masyarakat
• Mengolah data, menganalisis dan menyimpulkan data hasil penelitian tentang berbagai gejala sosial di masyarakat untuk memperkuat sikap jujur dan terbuka dalam menghargai perbedaan sosial di masyarakat
• Menyusun laporan hasil penelitian dengan mengikuti sistimatika penulisan ilmiah
• Menyajikan hasil laporan dalam berbagai bentuk, seperti tulisan/artikel, foto, gambar, tabel, grafik, dan audio-visual dengan tampilan yang menarik dan mudah dibaca.