Pengaruh Globalisasi Terhadap Teknologi Pertanian di Wonogiri

Salam Ceria…

Generasi muda berprestasi…

Apa Kalian sudah tahu mengenei Wonogiri? Apabaila Kalian belum tahu maka saya akan memberikan sedikit informasi menegenei Wonogiri. Wonogiri merupakan ssebuah Kabupaten yang daerahnya dikelilingi oleh persawahan dan pegunungan. Wonogiri berasal dari dua kata, yaitu wana yang berarti alas (sawah), dan giri yang berarti gunung,. Jadi jangan heran apabila anda sedang berkunjung ke daerah Wonogiri, pada saat anda sedang diperjalanan akan dihibur dengan suasana pedesaan yang masih asri belum banyak terkena campur tangan manusia.

Di daerah ini, mayoritas penduduknya dalam membiayai kebutuhan hidup sehari-harinya berprofesi sebagai petani. Masyarakat di daerah ini, setiap warganya pasti mempunyai lahan pertanian, meskipun dari mereka sebenarnya ada yang berprofesi sebagai pendidik, bidan, perawat, pedagang, dan lain sebagainya. Mereka memilih bertani sebagai pekerjaan utama maupun sampingan, lantaran mereka sadar betul karena telah diberikan anugerah dari sang Maha pencipta berupa lahan yang luas, tanah yang subur, dan air yang melimpah. Maka hal tersebut akan lebih bermakna dan dapat membantu kehidupan kita apabila dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

Tanaman yang biasanya mereka tanam antara lain padi, jagung, kacang tanah, kedelei, kacang panjang, kacang hijau, cabai, gambas, dan lain sebagainya. Pada saat musim kemarau datang dan air hujanpun tidak kunjung datang, biasanya masyarakat didaerah ini memanfaatkan air yang berasal dari aliran waduk Gajah Mungkur sebagai sistem irigasinya. Jadi meskipun pada saat musim kemarau, lahan pertanian didaerah tersebut tetap bisa dimanfaatkan untuk menanam.

Dengan adanya perubahan sosial dan pengaruh dari globalisasi yang saat ini telah sampai di daerah pedesaan, dapat membantu masyarakat di daerah ini dalam berbagai bidang yang lebih dikhususkan pada bidang pertanian. Dengan munculnya alat-alat canggih yang saat ini telah masuk membuat masyarakatnya dalam mengerjakan suatu pekerjaan menjadi lebih cepat dan ringan, menghemat biaya, waktu dan tenaga.

Dengan munculnya alat-alat canggih tersebut, maka sekarang ini pada zaman yang semakin maju yang bekerja tidak hanya mengandalkan tenaga manusia seperti pada zaman dahulu, sebelum globalisasi muncul. Tetapi sekarang ini dengan masuknya pengaruh dari globalisasi disegala daerah hampir semua kegiatan dikerjakan oleh bantuan mesin/alat dan manusia hanya sebagai operatornya. Pengaruh globalisasi di bidang pertanian ini telah memunculkan berbagai alat-alat modern yang canggih seperti contohnya : tlaktor, tlesher, penggilingan padi, disel, alat pengunting padi, bajak mesin dan sebagainya. Dengan kemuculuan alat-alat tersebut telah membantu pekerjaan para petani, sehingga pekerjaan mereka menjadi lebih cepat, menghemat waktu, biaya, dan tenaga, juga lebih efisien.

 

Tulisan ini dipublikasikan di Artikel Kuliah Sosiologi & Antropologi. Tandai permalink.

2 Responses to Pengaruh Globalisasi Terhadap Teknologi Pertanian di Wonogiri

  1. Tulisan yang menarik dan sangat informatif, penulisaannya juga rapi mbk yuli
    di tunggu postingan selanjutnya mbk yuliawati

    .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: