Universitas Negeri Semarang(UNNES) terletak didaerah Sekaran, Gunungpati, dan disinilah banyak sekali mahasiswa dari segala penjuru datang kesini untuk mengemban ilmu. Ilmu sendiri merupakana suatu pengetahuan yang sangat berguna hingga akhir hayat. UNNES sendiri merupakan sutu universitas konservasi baik di Indonesia maupun di dunia, lengkapnya adalah universitas konservasi yang bertaraf internasional yang sehat, unggul dan sejahtera. Di UNNES terdapat 8 fakultas antara lain :
1. Fakultas Ilmu Pndidikan
2. Fakultas Bahasa dan Seni
3. Fakultasa Ilmu Sosial
4. Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam
5. Fakultas Teknik
6. Fakultas Keohlaragaan
7. Fakultas Ekonomi
8. Fakultas Hukum
UNNES sendiri merupakan sebuah universitas yang mengedepankan akan pentingnya konservasi. Menurut peraturan Rektor Uniiversitas Negeri Semarang nommor 27 Tahun 2012 tentang Tata Kelola Kampus Berbasis Konservasi di Universitas Negeri Semarang dalam pasal 2 disebutkan bhawa tata kelola berbasis konservasi dan bertujuan dalam mewujudkan suasana kampus yang mendukung perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan lingkungan hidup secara bijaksana melalui pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dan partisipasi, penuh dari warga Unnes. Dalam Pasal 3 juga disebutkan bahwa dalam tata kelola kampus berbasisi konservasi diwujudkan dalam 7 pilar konservasi, yaitu :
1. Konservasi keanekaragaman hayati
2. Arsitektur hijau dan sisitem transportasi internal
3. Pengelolaan limbah
4. Kebijakan nirkertas
5. Energi bersih
6. Konservasi, etika, seni, dan budaya
7. Kaderisasi konservasi

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakana sebuah universitas yang mengedepankan akan pentingnya konservasi. Berbeda dengan universita-universitas lainnya yang hanya mengedapnkan pendidikan akademiknya saja, tetapi apabiila anda mengemban ilmu di UNNES selain akademik anda pastinya juga akan belajar tentang Konservasi. Hal tersebut di UNNES dimasukkan dalam mata kuliah umum yaitu Pendidikan Konservasi dan mata kuliah inilah dapat membangun rumah ilmu untuk mewujudkan Universitas konservasi bereputasi.. Tujuan dari pendidikan konservasi tersebut adalah untuk mengajarkan dan membimbing mahasiswa untuk melaksanakan dan menjaga pentingnya lingkun gan supaya tercipta suasana yang nyaman apabila ditempati, apabila kita melihat tempat yang bersih dan rapi, pastinya hati kita merasa senang dan nyaman dalan pembelajaran setiap hari-harinya. Apalagi apabila anda berada dalam sekitar UNNES ini akan merasakan perbedaan dengan kampus lainnya, karena disini anda akan melihat bangyaknya pepohononan dengan berbagai variasi, sehingga menyebabkan suhu di sini tidak begitu panas. Jangan salah memang apabila dilihat dari sekilas, UNNES berada pada tempat pedesaan, teatpi soal kualitas akademiknnya jangan diragukan lagi, banyak juga dari mahasiswa UNNES yang menjurai beberapa lomba di Indonesia.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Wonogiri Kotaku

Posted by: yuliawati in Tugas Kuliah No Comments »

Wonogiri merupakan salah satu Kabupaten yang terdapat di provinsi Jawa tengah, yang terdapat 25 kecamatan di kabupaten tersebut. Wonogiri sendiri apabila anda berkunjung ke tempat tersebut maka akan disuguhi sebuah pemandangan yang indah di samping kanan kiri anda akan terdapat berbagai pegunungan, pepohononan dan sawah yang akan mengelilingi tempat tersebut. Sehingga sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.
Apabila anda berkunjung ke Wonogiri jangan pernah lewatkan untuk mencoba beberapa kuliner yang tearsedia, biasanya makanan yang khas berasal dari Wonogiri antara lain : cabuk, gudheg, gulai kambing, tempe benguk, emping, nasi tiwul, dan masih banyak lagi yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Wonogiri juga terkenal dengan tempat pariwisatanya, salah satu tempat rekreasi yang menjadi pilihan berberapa keluarga untuk berlibur yaitu Waduk Gajah Mungkur yang terletak di sebelah selatan kota kabupaten Wonogiri. Disini tersedia berbagai aneka macam permainan anak-anak, dan juga kapal boat untuk mengelilingi perairan. Selain itu juga sebagai tempat untuk pemancingan dan juga dapat menikmati olah raga laying gantung ( Gantole). Waduk ini juga merupakan tempat dimana sebagian orang mencari nafkah, karena di tempat ini terdapat berbagai macam aneka biota laut yang bisa di jual sebagai salah satu oleh-oleh apabila kita berkunjung ke tempat ini.
Selain Waduk Gajah Mungkur sebagai tempat pariwisata masih banyak lagi tempat rekreasi yang dapat di kunjungi baik bersama keluarga, teman, sahabat, bahkan pacar antara lain di Wonogiri terdapat berbagai pantai yaitu pantai sembukan, pantai nampu, pantai banyu tibo, pantai banyu towo, dan lain-lain. Selain pantai juga ada museum karst, khayangan, Selo belah, museum wayang Indonesia, alas kethu, dan masih banyak lagi tempat lainnya yang dapat dikunjungi. Jangan khawatir bagi saudara yang tidak banyak uang, karena untuk memasuki tempat ini tidak membutuhkan banyak uang untuk membeli karcis, cukup ,mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000- Rp 10.000.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

aku dan keluargaku

Posted by: yuliawati in Tugas Kuliah No Comments »

Artikel ini menceritakan tentang aku dan keluargaku. Aku bernama Yulia wati yang dilahirkan di Kota Wonogiri, 07 Juli 1997. Alamat tepanya aku dan keluargaku tinggal di sebuah Desa yang bernama Sumber Agung, dan menurut cerita dari warga sekitar dinamakan Sumber Agung karena sumber mata air nya tidk pernah kering. Aku dilahirkan dari sepasang suami Isteri yang bernama Sugiman dan Eliyah, beliau berdua lah ya ng telah membimbing dan mengajariku sampai sekarang ini. Atas berkat jasa beliau jugalah yang telah merawatku dari bayi hingga menginjak dewasa ini. Berkat kegigihan dan doa belliau pula lah yang telah mengantarkan ku sebuah Universitas negeri pilihan di semarang ini yaitu UNNES, sekarang ini nasib ku ditangan mu.
Aku sendiri sebenarnya mempunyai 3 adik. Pertama, dia seorang perempuan yang sangat cantik bernama Ria Novitasari yang sekarang ini berumur 12 tahun. Dia dilahirkan di Wonogiri, 18 November 2003, sekarang ini tellah mengenyam bangku sekolah di salah satu SD swasta di Talunmbo yaitu MIM Menerejo dan sekarang ini sudah kelas 6. Kedua, dia saeorang laki-laki yang bernama Septiandra Wahyu Prasetyo. Tapi sayang sekali adiiku lebih disayang oleh Allah SWT, sehingga ia dipanggil terlebih dahulu olehnya. Dia sendiri lahir di Wonogiri, 18 September 2011, dia di dunia ini hanya 12 hari. Ketiga, dia juga seorang laki-laki yang manis bernama Dafa Hanindito Hirmawan. Dia lahir di Wonogiri, 11 Desember 2013 dan sekarang ini berumur 2 tahun, aku berharap dengan lahirnya Dafa dapat menjadi cahaya bagi keluarga kami kembali karena kesedihan kehilangan Andra 4 tahun yang lalu.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Satu suro merupakan hari pertama dalam kalender Jawa dan di bulan suro tersebut bertepatan dengan 1 muharram dalam kalender hijriyah. Biasanya orang-orang yang berasal dari Jawa banyak yang merayakan malam satu suro dengan berbgai tradisi antara daerah yang satu dengan yang lain ada yang memiliki persamaan dan perbedaan.
Dalam hal ini saya akan membahs tentang tradisi malam satu suro di Desa Ngambarsari, Karang tengah, Batuwarno, Wonogiri. Taradisi malam satu suro di daerah tersebut dilakukan di sebuah tempat yang sakral, yang menurut cerita tempat tersebut sebelumnya merupakan kediaman dari Bapak Soemarmo yang dahulunya menjabat sebagai wakil bupati Wonogiri. Tempat tersebut sekarang ini dikenal dengamn nama Selo Belah. Selo belah sendiri berada di daerah perbukitanyang tinggi dan banyak dikelilingi oleh pegunungan, sehingga apabila anda berkunjung ke tempat tersebut akan menempuh medan yang sedikit sulit, karena jalannya yang naik dan juga berliku-liku.
Tatacara pelaksanaan tradisi pada saat malam satu suro di desa tersebit yaitu terdapat 3 acara. Pertama, acara ini dinamakan tirakatan dimana semua warganya membawa nasi gurih dan ayam ingkung ke tempat ketua RT. Kedua, dinamakan dengan Kirab Pusaka dalam hal ini semua oraang yang mempunyai benda-benda pusaka seperti keris, gaman maupun yang lainnya harus di bersihkan dan di sucikan dengan air dan bunga & rupa. Ketiga, terdapat sebuah penampilan seni yaitu pagelaran Wayang kulit.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Hello world!

Posted by: yuliawati in Tugas Kuliah 1 Comment »

Welcome to Jejaring Blog Unnes Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Lewat ke baris perkakas