Tentu kita pasti sudah tidak asing dengan yang namanya konservasi, konservasi adalah upaya untuk menjaga dan melindungi alam ini agar alam ini tetap lestari.
Sebegitu mewahnya dan arifnya kata-kata itu, seakan memberikan harapan kepada alam ini agar tetap lestari.
Alam ini bukan butuh hanya sekedar selogan “konservasi” belaka, tapi pewujudan akan arti dari selogan itu sendiri.
Alam saat ini butuh pelindung untuk menjaganya detengah para perusak yang kini meraja lela.
Apakah kalian adalah pelindung yang di harapkan alam itu?
Saat ini di tengah konservasi yang sedang melejit namun permasalahan lingkungan alam juga tidak mau kalah tenar seperti konservasi, permasalahan lingkungan alam semakin besar saja.
Contohnya saja kebakaran hutan di kalimantan yang cukup besar di indonesia di tahun 2015. kebakaran ini adalah kebakaran yang cukup besar yang menimbulkan sebagian besar wilayah di kalimantan dan sekitarnya tertutup asap yang tebal, yang berujung mengganggu kesehatan masyarakat sekitarnya. Yang lebih mengenaskan lagi setelah kebakaran itu lahan yang terbakar langsung muncul laan kelapa sawit.
Semua masalah itu sudah jelas bahwa kebakaran itu adalh ulah manusia sendiri.
Konservasi belum nampak tercipta, masih banyak masyarakat yang belum mengenal pentingnya alam ini untuk kelngsungan kehidupan, bukan hanya untuk manusia tapi juga mahluk hidup alam ini.
Masalah lingkungan alam ini semakin lama semakin membesar mulai dari sampah, sampai masalah hutan.
Semua butuh kepedulian dari masyarakat sekitarnya, dan kesadaran dari masyarakat juga, betapa pentingnya alam ini untk kehidupan.
lalu bagaimanakah nasib alam ini bila massyarakat belum sadar akan pentingnya alam.
alam ini semakin lama akan semakin rusak karena semua manusia tidak ada rasa peduli lagi.
maka dari itu mari kita tingkatkan kepedulian kebada alam ini agar alam ini tetap terjaga keberadaanya.