Komodo mobil off-road karya anak bangsa

Mobil nasional jenis Cruiser yang bisa digunakan sebagai mobil penjelajah (off road) ikut ditampilkan pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015.

Mobil yang disebut dengan Mobil Komodo tersebut diproduksi oleh PT Fin Komodo Teknologi, produsen otomotif Indonesia, di Cimahi, Jawa Barat.
Di IIMS, mobil nasional tersebut dipamerkan di Hall B JIExpo Kemayoran bersanding dengan mobil nasional lainnya.

Ada dua buah mobil Fin Komodo yang dipamerkan dalam gelaran IIMS yang mengusung tema The Essence of Motor Show tersebut. Keduanya adalah Fin Komodo dengan wujud awal, dan satunya dengan sentuhan perubahan bergaya ambulans, yang digunakan untuk melakukan pertolongan.

Marketing PT Fin Komodo Teknologi, Dewa Yuniardi, mengatakan mobil ini merupakan mobil buatan Indonesia yang patut dibanggakan oleh masyarakat.

Fin Komodo

Adapun mobil ini dirancang khusus untuk digunakan di medan off-road, sesuai dengan alam Indonesia.

Mobil ini juga telah dilakukan uji coba prototype selama dua tahun dengan melakukan perjalanan di daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalan aspal, tanah, batu, dan semuanya bisa dilalui.

Berdasarkan informasi, untuk medan hutan, jarak tempuh sepanjang 100 Km bisa dilalui dalam waktu 6-7 jam dengan bahan bakar kurang lebih 5 liter. Sementara, kapasitas tangkinya 20 liter. Sehingga, dapat berada dalam hutan selama 7×4 jam atau 4 hari untuk pengoperasian siang hari.

Dewa memaparkan, mobil Fin Komodo dapat digunakan untuk mengangkut beban hingga 250 Kg. Sejauh ini, menurutnya, mobil ini bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan, di antaranya untuk perkebunan, pertambangan, rekreasi, hingga keperluan khusus militer.

“Mobil ini cukup diminati tak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri, (mobil ini) cocok digunakan di wilayah yang belum banyak dibangun infrastruktur dan jalan beraspal,” jelasnya.

Sebagai mobil yang memiliki banyak kegunaan, mobil ini dihargai dengan harga cukup terjangkau.

“Harga mobil ini standar mulai Rp 88 juta, kalau yang sudah medical hingga Rp 130 juta.” ujarnya.

Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: