Unnes adalah satu-satunya universitas konservasi di Semarang. Konservasi adalah tema yang diangkat Unnes untuk menciptakan sebuah kampus dengan konsep hijau dan sehat. Unnes mempunyai 7 pilar konservasi yaitu :
1. Keberagaman hayati
2. Manajemen limbah
3. Nirkertas
4. Energi bersih
5. Etika seni budaya
6. Kader konservasi
7. Arsitek hijau & transportasi internal
Yang jika ke 7 pilar tersebut dapat terlaksana dengan baik dan semua pihak berkontribusi maka jadilah unnes konservasi yang sesungguhnya. Namun pada kenyataannya ke 7 pilar tersebut belum dapat terlaksana dengan baik. Salah satunya adalah manajemen limbah. Di unnes banyak terdapat sampah non organik yang belum dikelola dengan baik. Contoh langkah yang bisa diterapkan untuk menangani masalah limbah non organik seperti botol plastik, gelas plastik, dll adalah dengan diadakannya kegiatan bank sampah, dimana setiap mahasiswa atau bisa setiap kelas menyetorkan sampah kepada pengelola bank sampah setiap minggunya. Dan sampah tersebut akan ditimbang dan dibayar dengan uang yang akan ditampung dalam bentuk tabungan dan bisa diambil setiap semester oleh masing-masing kelas. Kemudian sampah yang telah terkumpul oleh pengelola dijual kepada pembeli botol-botol plastik yang biasanya akan didaur ulang menjadi botol plastik baru. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masalah sampah plastik di unnes dapat teratasi.
Tulisan ini dibuat untuk mengikuti bidikmisi award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya sendiri dan bukan jiplakan.