Permasalahan limbah plastik sudah tidak asing lagi bagi kita, sering kita jumpai limbah menggunduk di pemukiman bahkan di pinggiran sungai. Limbah menjadi permasalahan serius dalam masyarakat, banjir menjadi fenomena yang kita lihat setiap tahunnya. Di Indonesia, permasalahan banjir belum bisa diatasi secara tuntas. Bantuan dari pemerintah baru bersifat sementara, pemerintah bisa mengatasi banjir yang sedang terjadi tetapi permasalahan banjir yang akan datang belum bisa ditanggulangi. Bukti nyata di Indonesia masih saja terjadi banjir setiap tahunnya. Selain menyebabkan banjir, limbah plastik juga dapat menurunkan kesuburan tanah karena plastik tidak dapat diurai oleh detritivor. Tanah yang tidak subur akan mengganggu aktivitas tanaman sehingga produksi pertanian akan menurun. Berbagai masalah timbul dengan adanya limbah plasik. Permasalahan tersebut bisa diminimalisasi apabila masyarakat memiliki sikap peduli terhadap lingkungan. Kerja sama antara pemerntah dan masyarakat juga tidak kalah penting.
Akhir-akhir ini kita dituntut agar sekreatif mungkin karena seseorang yang kreatif dapat menciptakan peluang usaha. Universitas Negeri Semarang merupakan kampus konservasi sehingga mahasiswa harus menerapkan 7 pilar konservasi dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan limbah merupakan salah satu pilar konservasi. Untuk mengatasi permasalahan limbah plastik kita bisa mendirikan suatu forum cinta lingkungan. Dalam forum tersebut dipaparkan segala hal yang berkaitan dengan limbah plastik sehingga anggota forum benar-benar mengetahui apa itu limbah serta dampaknya terhadap lingkungan. Setelah mengetahui tentang limbah, anggota harus menciptakan suatu produk dari limbah plastik yang memiliki daya guna. Salah satunya limbah plastik yang dapat kita sulap menjadi aneka bros (penghias jilbab) yang indah. Bentuk, warna, dan ukuran bisa kita sesuaikan dengan keinginan. Pembuatan bros dimulai dari penyortiran limbah plastik yang akan kita gunakan. Jika kita menghendaki bros bentuk bunga dengan warna kelopak yang sama maka pilihlah plastik yang memiliki warna sama misalnya bungkus detergen yang memiliki merk sama. Setelah penyortiran, plastik dicuci karena produk yang dihasilkan diharapkan tetap memperhatikan kebersihan. Cara pembuatan bros dari limbah plastik sama dengan cara membuat bros menggunakan kain flanel, tetapi dalam forum ini mahasiswa dituntut untuk sekreatif mungkin menciptakan berbagai bentuk bros yang menarik sehingga dapat menembus pangsa pasar. Kelebihan dari bros limbah plastik antara lain bahan tidak beli, tidak mudah rusak, warna lebih menarik, hal tersebut dapat kita tinjau dari bros-bros yang beredaran dipasaran.
Forum ini diharapkan mampu menjadi rumah ilmu bagi mahasiswa sehingga kreativitas mahasiswa semakin berkembang dan dapat mewujudkan “Universitas Konservasi Bereputasi”.
Apabila forum ini sudah terlaksana dengan baik, mahasiswa harus mengabdikan dirinya pada masyarakat sehingga masalah limbah plastik dapat ditanggulangi. Mahasiswa menjadi perantara untuk mewujudkan Indonesia yan lebih baik.
“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan”