Konservasi Budaya Masa Kini #1
Kita selalu mengalami perkembangan, layaknya manusia yang di ciptakan dengan beberapa tahapan kehidupan dan fase-fase pertumbuhan dalam kehidupannya. Mulai dari kandungan ibu, menjadi bayi, balita, remaja, dewasa, tua, dan pada akhirnya meninggal kembali kepada sang pencipta. Sama halnya dengan manusia, bumi juga merupakan ciptaan Allah yang memiliki fase-fase perkembangan tersendiri.
Di era globalisasi sekarang, jelas sekali memberikan perubahan yang cukup pesat untuk bumi ini. Hal ini juga terjadi mengingat kepandaian manusia untuk memanfaatkan bumi ini dari tahun ke tahun semakin pandai. Namun sayang, kepadandaian itu justru disalah gunakan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan bumi yang sudah rapuh karena termakan usia ini menjadi tambah rapuh. Akan tetapi masih ada sedikit dari mereka yang peduli akan bumi ini dan berusaha melestarikannya. Dengan mencanangkan kegiatan yang dikenal dengan istilah budaya konservasi.
Konservasi sendiri merupakan upaya pelestarian lingkungan, akan tetapi tetap memperhatikan manfaat yang didapat pada saat itu dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan masa depan. Kegiatan ini telah dilakukan oleh pemerintah indonesia. Contohnya : pemerintah telah berkali-kali melakukan kegiatan menanam sejuta pohon. Bukan hanya itu, begitu besar kepedulian pemerintah kepada bumi ini, sampai konservasi ini dijadikan salah satu mata kuliah di suatu universitas. Salah satu universitas yang telah menerapkan budaya konservasi yaitu kampus UNNES (UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG). Unnes telah menerapkan budaya konservasi sejak tahun 2010 sampai dengan sekarang. Maka layak jika unnes mendapat sebutan sebagai kampus hijau atau kerap orang menyebutnya universitas konservasi. Sebutan itu layak diberikan untuk UNNES, sebab di universitas ini bukan hanya memberikan mata kuliah tentang konservasi. Namun disini para mahasiswa unnes ditanamkan jiwa konservasi sehingga bukan hanya sekedar ilmu teori yang hanya bisa di baca saja dalam buku, namun dengan menanamkan jiwa konservasi dalam diri mahasiswa, ilmu tersebut secara tidak langsung dapat di praktekan dalam lingkungan. Baik lingkungan kampus maupun masyarakat. Sehingga masyarakat juga tahu betapa pentingnya konservasi pada masa sekarang ini.
Bukan hanya itu, unnes juga memiliki transportasi internal yang di gunakan sebagai alat transportasi untuk mengelilingi kampus. Dan yang pasti menggunakan bahan bakar alami sehingga tidak mengakibatkan polusi kepada lingkungan sekitar. Serta bangunan kampusnya pun hijau sehingga para mahasiswa dapat belajar dengan nyaman. Selain UNNES, ada juga beberapa universitas yang menerapkan konservasi. Yaitu salah satunya adalah UNS. UNS saat ini sedang merintis untuk menjadi universitas go greend.
Jadi, dapat kita sadari bahwa sebenarnya ilmu konservasi itu penting untuk kita pelajari. maka mari kita bangun rumah ilmu untuk mewujudkan universitas konservasi yang bereputasi. Khusnya bagi para mahasiswa dan yang pasti bukan hanya di pelajari saja, namun harus kita resapi dan praktekan langsung ke lingkungan sekitar kita. Jika bukan kita yang menjaga bumi ini, siapa lagi ???
Save For This Earth !!! sebelum terlambat . . .
Nb: “Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”