LANGKAH GIAT untuk MENJADI MAHASISWA yang MEMILIKI SIKAP KONSERVASI dalam RUMAH ILMU UNIVERSITAS

Dalam kehidupan kita sehari-hari saat ini kenyataannya menunjukan bahwa tanpa pendidikan banyak orang yang bisa memenuhi kebutuhan hidup dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Kita seringkali memiliki pandangan bahwa hanya yang berpendidikan tinggi sampai memiliki gelar professor dan doktor yang bakal sukses dan arif. Namun, perlu kita sadari ada satu fakta yang tak bisa disangkal bahwa banyak yang berpendidikan tapi gagal dalam hidup karena tak mampu mengendalikan diri. Kadang juga miris melihat di tv banyak sekali para mahasiswa melakukan aksi tawuran, penggunaan narkoba, dll. Begitu juga banyak universitas di Indonesia yang mempublikasi jumlah ribuan wisudawannya dengan ipk yang diatas rata-rata, namun pada kenyataannya dalam masalah kualitas kita belum bisa berbuat banyak.

Kualitas buruk yang dimiliki mahasiswa bukan hanya dalam kemampuan akademis yaitu berpikir secara kritis dan analitis dalam satu masalah tetapi juga kemauan untuk belajar dengan cara yang benar artinya seorang mahasiswa yang sedang kuliah bukan hanya mengejar nilai/IPK yang tinggi dalam satu mata kuliah atau terpenuhi jumlah SKS sehingga bisa meraih gelar sarjana-S1 dalam waktu singkat. Namun, sang mahasiswa menyadari betul bahwa dia mengambil jurusan yang dipilih karena memang untuk untuk mengusai lebih dalam dan menerapkannya dikehidupan mayarakat.

Dan pada kenyataannya pada saat ini banyak mahasiswa yang cenderung menggunakan cara instant, misalnya : mencotek saat ujian dll. Karena semakin turunnya kualitas yang terdapat pada para mahasiswa di Indonesia, maka untuk meningkatkan kualtas mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :

1. Meningkatkan kemampuan berbahasa asing

Mengusai Bahasa Inggris sanat penting untuk kepentingan komunikasi ditingkat internasional dalam berbagai biadang. Namun, pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang belum bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris.

2. Peran dosen terhadap mahasiswa

Seorang dosen sangat berpengaruh terhadap kualitas mahasiswa, karena dosen tidak hanya sebagai pengajar dalam mata kuliah, namun sebaiknya seorang dosen itu dapat menjadi agen dan fasilitator serta motivator bagi para mahasiswa. Seorang dosen pun pasti mempunyai mitara kerja lain diluar kampus dimana yang menangani masalah lembaga-lembaga bahkan penelitian. Dimana sebaiknya seorang dosen itu berbagi ilmu dengan para mahasiswa dengan cara memperlihatkan pada para mahsiswa atau merekrut mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

3. Peran Jurusan, Fakultas, dan Universitas

Universitas harus membuka diri dengan dunia luar. Dimana disetiap universitas setiap jurusan, fakultas harus beruhasa menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga kerja diluar kampus. Dengan begitu universitas dapat mempromosikan kualitas dari para mahasiswanya dan mahasiswa pun dapat terpakai di dunia kerja.

#Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: