Bagaimana cara mewujudkan Rumah Ilmu Bereputasi #1

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara membangun rumah ilmu untuk mewujudkan Universitas Konnservasi bereputasi. Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang rumah ilmu. Rumah ilmu bisa di artikan sebagai tempat belajar , tempat kita mencari ilmu. Secara harfiah rumah berarti tempat tinggal atau tempat hidup,sedangkan ilmu adalah pelajaran atau pengetahuan. Jadi rumah ilmu adalah tempat untuk memperoleh pengetahuan dan mengembankan bakat dan minat.

Dalam membangun sebuah rumah perlu adanya bahan bahan material, contohnya pasir, batu bara, dan sebagainya. Begitu juga dengan rumah ilmu harus ada yang memberi pengetahuan dan ada yang di beri pengetahuan. Dalam ruang lingkup universitas orang yang memberi pengetahuan adalah dosen sedangkan orang yang di beri pengetahuan adalah mahasiswa.

Universitas Negeri Semarang ini mendeklarasikan Universitas Konservasi. Apa sih yang di maksud Universitas Konservasi itu.? Universitas Konservasi artinya universitas yang dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang mengacu pada prinsip-prinsip konservasi( perlindundan,pengawetan dan pemanfaatan secara lestari) baik konservasi sumber daya alam, lingkungan, seni dan budaya.

Nah bagaimana sih peran mahasiswa dalam membangun rumah ilmu untuk mewujudkan universitas konservasi.? Disini mahasiswa di tuntut untuk selalu bekarya dalam bidang apapun. Tidak hanya itu mahasiswa juga harus bisa menyebarkan ilmu yang di dapat kepada masyarakat agar masyarakat juga bisa berperilaku konservasi. Mahasiswa jurusan biologi sudah memanfataan daun daun kering menjadi hiasan ataupun gantungan kunci selain itu mereka juga dapat mendaur ulang kertas bekas menjadi sesuatu yang berguna.

Pengetahuan seperti itu bisa di sebar ke masyarakat agar ilmu itu bisa bermanfaat bagi orang lain. Dengan cara membuat sebuah rumah ilmu dimana mahasiswa memberikan pengetahuanya kepada masyarakat tentang bagaimana cara mengolah limbah supaya menjadi barang yang berguna. Dan masyarakat harus bisa mempraktikan hal tersebut. Dengan demikian ilmu yang di dapat akan berguna bagi orang lain.

” Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: