Materi Pembelajaran 2 Antropologi Kelas XII : Dampak Negatif Perubahan Sosial

Materi ini saya dapat dari blog Rima Ayu Dewanti

Materi Pembelajaran 2 Antropologi Kelas XII : Dampak Negatif Perubahan Sosial

Setelah kita mempelajari materi pembelajaran dari kelas X dan XI, selanjutnya kita mulai membahas materi pembelajaran kelas XII yang terdiri dari tiga bab. Bab pertama sudah kita bahas, selanjutnya bab kedua yaitu mengenai Dampak Negatif Perubahan Sosial. Paparan ini merupakan materi pengayaan yang diambil diluar buku paket SMA, dan untuk lebih memahaminya kalian dapat membaca paparan dibawah ini.

Dalam perubahan sosial terdapat dampak positif dan dampak negatif bagi masyarakat. Namun pada paparan kali ini akan dijelaskan mengenai akibat dari dampak negatif perubahan sosial. Dalam suatu masyarakat pasti terjadi disintegrasi yang berakibat terjadinya perubahan sosial. Disintegrasi adalah suatu keadaan dimana dalam suatu masyarakat tidak dapat lagi menjalin hubungan yang rukun, melainkan mereka saling bertikaian sehingga terjadi perpecahan dalam kehidupan sosial. Ciri-ciri terjadinya disintegrasi dalam masyarakat yaitu:

  1. Ketidakcocokan antar anggota kelompok
  2. Sebagian besar anggota kelompok melanggar norma
  3. Menurunya wibawa tokoh pemimpin
  4. Kurang tegas dan berfungsinya sanksi yang ada.

Di kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia sering terjadi disintegrasi akibat perubahan sosial. Sehingga mengakibatkan tatanan masyarakat menjadi kacau dan terpecah belah. Berikut akibat dari dampak perubahan sosial yaitu:

  1. Pergolakan Daerah

Merupakan suatu proses pergolakan yang terjadi di masyarakat daerah akibat dari membela kepentingan daerah yang berlandasakan pada latar belakang ekonomi, politik, kesenjangan sosial, etnis, agama, dan sebagainya.

  1. Demonstrasi

Merupakan suatu aksi akibat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja suatu intansi, dengan melakukan aksi ini masyarakat dapat menyalurkan rasa kekecewaan mereka. Aksi demonstrasi ini sering kali dilakukan oleh mahasiswa dalam menegur para wakil rakyat yang bertindak tidak wajar.

  1. Kriminalitas

Merupakan jenis perilaku menyimpang dalam norma sosial masyarakat dan dapat merugikan orang lain. Perilaku kriminalitas ini kerap terjadi di kota-kota besar akibat sulitnya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

  1. Kenakalan Remaja

Merupakan perbuatan anti sosial yang dilakukan oleh para remaja dan menimbulkan keresahan masyarakat yang akhirnya terjadi disintgrasi. Biasanya perilaku kenakalan remaja terjadi akibat kurang kasih sayang orang tua dan kurang berperan orang tua dalam pengawasan.

  1. Korupsi

Merupakan suatu tindakan asusila yang dilakukan secara individu maupun berkelompok, dengan mengambil hak atau mengambil keuntungan yang dimiliki oleh masyarakat banyak untuk dirinya sendiri. korupsi di Indonesia banyak dilakukan oleh para anggota wakil rakyat. Perilaku ini dapat merugikan masyarakat bawah yang haknya telah dirampas oleh para pejabat yang tidak memiliki hati nurani.

Kalian dapat membaca contoh berita faktual mengenai dampak negatif perubahan sosial dengan klik https://www.tribunnews.com/nasional/2016/10/28/dahlan-iskan-dan-daftar-menteri-era-sby-yang-tersangkut-korupsi

Penugasan:

  1. Berdasarkan paparan diatas, bagaimana dampak perubahan sosial dapat melahirkan disintegrasi dalam masyarakat?
  2. Bagaimana cara menanggulangi dampak negatif tersebut?

Sumber refernsi

Azyumardi, Azra. 2007. Kultur Bangsa Indonesia. Jakarta : Pelita Press.

Ihsan, Faris. 2015. Multikulturalisme dan Disintegrasi.

Tulisan ini dipublikasikan di Antropologi SMA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: