BAHAYA AKAN MEROKOK

BAHAYA AKAN MEROKOK

Rokok mungkin tidak asing lagi bagi masyarakat , namun sekarang merokok sudah menjadi kebiasaan. Kebiasaan ini lah yang menjadi sangat memperhatikan , setiap kali kita menjumpai masyarakat yang merokok dari berbagai usia mulai dari anak-anak,remaja dan lanjut usia. Lebih memperhatikan lagi sekarang banyak kalangan pelajar atau remaja yang sudah mencoba untuk merokok , ini dikarenakan masa remaja cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi karena masa remaja adalah masa dimana seseorang masih mencari jati dirinya.

Selain itu kebiasaan merokok pada kalangan remaja bermula karena kurangnya informasi. Misalnya dalam iklan yang akhirnya remaja itu tertarik selain itu rayuan atau ajakan dan ikut-ikut merokok ketika teman mengajak atau menawarinya bahkan yang lebih mirisnya lagi remaja sekarang beranggapan mereka akan terlihat lebih keren atau lebih gaul jika mengkonsumsi rokok.

Banyaknya bahan bahaya yang terkandung dalam rokok yaitu

  1. TAR adalah sebuah zat yang dihasilkan dalam pembakaran tembakau (rokok biasa) dan bahan tanaman lain (rokok herbal) ketika seseorang merokok. Tar akan bercampur dan dapat melekat di paru-paru. sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru yang dapat menyumbat dan mengiritasi paru – paru dan sistem pernafasan, sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis, emphysema dan dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru – paru ( penyakit maut yang hampir tak dikenal oleh mereka yang bukan perokok ).
  2. Nikotin adalah suatu zat yang dapat membuat kecanduan dan mempengaruhi sistem syaraf, mempercepat detak jantung ( melebihi detak normal ) , sehingga menambah resiko terkena penyakit jantung. Selain itu zat ini paling sering dibicarakan dan diteliti orang, karena dapat meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya.

Selain bahan berbahaya yang terkandung dalam rokok, bahaya dalam merokok sendiri yaitu :

  • Bahaya merokok untuk pelajar

Bahaya merokok untuk pelajar sendiri bagi kesehatan dalam jangka panjang pelajar akan ketagihan secara terus menerus dan akan menimbulkan penyakit bagi kesehatan misalnya penyakit kanker dan stroke bahkan kematian .

  • Bahaya merokok untuk perokok pasif

Perokok pasif adalah sesorang yang menghisap rokok yang dikeluarkan dari mulut perokok. Tidak hanya perokok aktif yang memiliki risiko terkena penyakit, perokok pasif juga dapat terkena penyakit.

Penyakit yang menyerang perokok pasif adalah:

  1. meningkatkan risiko kanker paru-paru dan serangan jantung,
  2. meningkatkan risiko penyakit saluran pernafasan seperti radang paru-paru dan bronkhitis,
  3. iritasi pada mata dapat menyebabkan rasa perih dan pedih,
  4. bersin dan batuk karena alergi,
  5. sakit pada tekak, esophagus, kerongkongan dan tenggorokan,
  6. sakit kepala sebagai penolakan nikotin.

Perokok yang merokok di tempat umum atau tidak memperdulikan kesehatan orang lain adalah orang egois. Hal ini disebabkan asap rokok mengandung zat berbahaya seperti: a. mengandung nikotin dua kali lebih banyak, b. mengandung karbon monoksida lima kali lebih banyak. c. mengandung tar lima kali lebih banyak. d. meningkatnya zat kimia berbahaya bagi kesehatan.

  • Bahaya merokok untuk perokok aktif

Perokok aktif merupakan seseorang secara langsung menghisap rokok atas kehendak dirinya sendiri dan terus menerus.

Penyakit yang menyerang perokok aktif adalah

  • Paru –paru
  • Mengakibatkan resiko stroke
  • Penyakit impotensi dan organ reproduksi
  • Penyakit lambung
  • Bahkan kematian

Dari bahan-bahan dan bahaya akan merokok yang sudah dijelaskan diharapkan pelajar dapat lebih bijak dalam melakukan tindakan dan tidak asal ikut – ikutan selain itu juga upaya pencegahan remaja merokok juga dilakukan dengan meminimalisir tempat-tempat merokok, baik di tempat umum, di lingkungan sekitar sekolah, serta memperbanyak kawasan bebas asap rokok khususnya di sekolah. Tidak kalah pentingnya adalah tokoh tauladan dari guru maupun orang tua untuk tidak merokok (setidaknya tidak di depan para remaja).

 

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Bidikmisi Blog Award di Universitas Negeri Semarang. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: