Cara Memperbaiki Cartridge Printer Canon Paling Ampuh

  Nah pada kesempatan ini akan kita bahas memperbaiki Cartridge Printer rusak atau kering , setelah beberapa kali mengalami tinta macet, saya mencoba memperlajari kerusakan yang terjadi pada Catridge Printer Canon, saya akhirnya menemukan tips memperbaiki cartridge Printer  rusak atau kering dari berbagai kasus kerusakan cartridge printer. Hal ini perlu ketelitian dan sedikit kesabaran.
Ingat Langkah-langkah memperbaiki Cartridge Printer rusak ini dilakukan dengan resiko anda sendiri, dan jangan lalukan kalo anda masih ragu.
Memperbaiki Cartridge Printer, Tahap Mudah

Cartridge Printer


  1. Bila Printer sudah lama tidak dipakai,  sebaiknya head cartridge printer direndam di air hangat (supaya tinta pada cartridge printer tidak beku). Ingat Air hangat hanya merendam bagian bawah cartridge printer.
  2. Rendam cartridge printer selama -/+ 15 menit, kemudian tiriskan sampai kering ( cartridge printer harus benar-benar kering).
Apabila tinta masih tidak keluar, kita masuk Memperbaiki Cartridge Printer ketahap yang sedikit lebih rumit.
Memperbaiki Cartridge Printer, Tahap Rumit

Cartridge Printer


  1. Buka bagian atas penutup cartridge printer dengan cara mencongkelnya memakai alat sejenis obeng (min) yang tipis. cartridge printer jangan sampai patah.
  2. Setelah Terbuka, anda akan menemukan busa didalam cartridge printer, lepaskan busa secara perlahan, cuci hingga bersih, hal ini dikarenakan banyaknya tinta yang mengering hingga menyumbat bagian dari serat busa.
  3. Keringkan Busa dengan tenaga matahari
  4. Bersihkan juga tank (bak) cartridge printer dengan menggunakan bahan kain yang lembut.
  5. Setelah Semua Proses Selesai pengeringan dll, pasang lembali busa.
  6. Tutup tank (bak) cartridge printer dengan lem perekat sejenis power glue.
  7. Pada saat pengeleman yang perlu di perhatikan, jangan sampe kena contact chip atau kuningannya.
  8. Setelah Semua Proses Selesai tambahkan/suntukan tinta kira-kira 30% dari tank. biarkan tinta meresap, tunggu 15 menit.
  9. Sebenarnnya Beres, tapi akan lebih baik, Setting di cleaning, pada properties printer anda, lakukan berulang kali.
Kerusakan printer hampir 80% karena cartridge printer, hal ini terjadi karena printer lama tidak dipakai sehingga tintanya membeku atau mengering, lalainya kita saat pengisian, penekanan udara jarum suntik pada cartrigde printer sangat berpengaruh untuk terjadi kerusakan pada cartridge printer, sedikit pelan untuk menekan cartridge printer, karena bisa terjadi kebocoran pada busa yang mengakibatkan chip jadi rusak.

Jenis-jenis mikrokontroler

1. Mikrokontroler AVR

Mikrokonktroler Alv and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock.

Mikrokontroler AVR merupakan salah satu jenis arsitektur mikrokontroler yang menjadi andalan Atmel. Arsitektur ini dirancang memiliki berbagai kelebihan dan merupakan penyempurnaan dari arsitektur mikrokontroler-mikrokontroler yang sudah ada.

Berbagai seri mikrokontroler AVR telah diproduksi oleh Atmel dan digunakan di dunia sebagai mikrokontroler yang bersifat low cost dan high performance. Di Indonesia, mikrokontroler AVR banyak dipakai karena fiturnya yang cukup lengkap, mudah untuk didapatkan, dan harganya yang relatif terjangkau.

A. Varian Mikrokontroler AVR

Antar seri mikrokontroler AVR memiliki beragam tipe dan fasilitas, namun kesemuanya memiliki arsitektur yang sama, dan juga set instruksi yang relatif tidak berbeda. Tabel dibawah ini membandingkan beberapa seri mikrokontroler AVR buatan Atmel.

1

Keterangan:

  • Flashadalah suatu jenis Read Only Memory yang biasanya diisi dengan program hasil buatan manusia yang harus dijalankan oleh mikrokontroler
  • RAM (Random Acces Memory) merupakan memori yang membantu CPU untuk penyimpanan data sementara dan pengolahan data ketika program sedang running
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) adalah memori untuk penyimpanan data secara permanen oleh program yang sedang running
  • Port I/O adalah kaki untuk jalur keluar atau masuk sinyal sebagai hasil keluaran ataupun masukan bagi program
  • Timer adalah modul dalam hardware yang bekerja untuk menghitung waktu/pulsa
    • UART (Universal Asynchronous Receive Transmit) adalah jalur komunikasi data khusus secara serial asynchronous
  • PWM (Pulse Width Modulation) adalah fasilitas untuk membuat modulasi pulsa
  • ADC (Analog to Digital Converter) adalah fasilitas untuk dapat menerima sinyal analog dalam range tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi suatu nilai digital dalam range tertentu
  • SPI (Serial Peripheral Interface) adalah jalur komunikasi data khusus secara serial secara serial synchronous
  • ISP (In System Programming) adalah kemampuan khusus mikrokontroler untuk dapat diprogram langsung dalam sistem rangkaiannya dengan membutuhkan jumlah pin yang minimal

B.  Arsitektur Mikrokontroler AVR

Mikrokontroler AVR sudah menggunakan konsep arsitektur Harvard yang memisahkan memori dan bus untuk data dan program, serta sudah menerapkan single level pipelining. Selain itu mikrokontroler AVR juga mengimplementasikan RISC (Reduced Instruction Set Computing) sehingga eksekusi instruksi dapat berlangsung sangat cepat dan efisien. Blok sistem mikrokontroler AVR dapat dilihat dalam Gambar 2.1.

2

Gambar 2.1 Blok Diagram Mikrokontroler AVR

Salah satu seri mikrokontroler AVR yang banyak menjadi andalan saat ini adalah tipe ATtiny2313 dan ATmega8535. Seri ATtiny2313 banyak digunakan untuk sistem yang relatif sederhana dan berukuran kecil. Berikut adalah feature-feature mikrokontroler seri ATtiny2313.

  • Kapasitas memori Flash 2 Kbytes untuk program
  • Kapasitas memori EEPROM 128 bytes untuk data
  • Maksimal 18 pin I/O
  • 8 interrupt
  • 8-bit timer
  • Analog komparator
  • On-chip oscillator
  • Fasilitas In System Programming (ISP)

Sedangkan ATmega8535 banyak digunakan untuk sistem yang kompleks, memiliki input sinyal analog, dan membutuhkan memori yang relatif lebih besar. Berikut adalah feature-feature mikrokontroler seri ATmega8535.

  • Memori Flash 8 Kbytes untuk program
  • Memori EEPROM 512 bytes untuk data
  • Memori SRAM 512 bytes untuk data
  • Maksimal 32 pin I/O
  • 20 interrupt
  • Satu 16-bit timer dan dua 8-bit timer
  • 8 channel ADC 10 bit
  • Komunikasi serial melalui SPI dan USART
  • Analog komparator
  • 4 I/O PWM
  • Fasilitas In System Programming (ISP)

Materi lebih lengkap tentang Mikrokontroler AVR silahkan download disini

 

2. Mikrokontroler MCS-51

Mikrokonktroler ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC (Complex Instruction Set Computer). Sebagian besar instruksinya dieksekusi dalam 12 siklus clock.

Mikrokontroler MCS51 buatan Atmel terdiri dari dua versi, yaitu versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Semua mikrokontroler ini dilengkapi dengan Flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media memori-program, dan susunan kaki IC-IC tersebut sama pada tiap versinya.

Perbedaan dari mikrokontroler-mikrokontroler tersebut terutama terletak pada kapasitas memori-program, memori-data dan jumlah pewaktu 16-bit. Perbedaan mikrokontroler Atmel MCS51 tersebut ditunjukan pada Tabel 1.1 berikut.

Tabel 1.1. Perbandingan antar Mikrokontroler MCS51Atmel

7

Mikrokontroler MCS51 Atmel versi mini (20 pin) dan versi 40 pin secara garis besar memiliki struktur dasar penyusun arsitektur mikrokontroler yang sama. Bagian-bagian tersebut secara lebih lengkap (detil) ditunjukan dalam diagram blok berikut.

8Gambar 1.2 Diagram blok Mikrokontroler MCS51 Atmel

Mikrokontroler MCS51 Atmel versi 40 kaki mempunyai 32 kaki sebagai port paralel dan 8 pin yang lain untuk konfigurasi kerja mikrokontroler. Satu port paralel terdiri dari 8 kaki, dengan demikian 32 kaki tersebut membentuk 4 buah port paralel yang masing-masing dikenal sebagai port 0, port 1, port 2, port 3. Nomor dari masing-masing jalur (kaki) dari port paralel mikrokontroler MCS51 Atmel mulai dari 0 sampai 7, jalur (kaki) pertama dari port 0 disebut sebagai P0.0 dan jalur terakhir untuk port 3 adalah P3.7. Mikrokontroler MCS51 Atmel versi mini mempunyai 20 kaki, 15 kaki diantaranya adalah kaki port 1 dan port 3. 5 kaki yang lain untuk konfigurasi kerja mikrokontroler. Port 1 terdiri dari 8 jalur yaitu P1.0 sampai P1.7 dan port 3 terdiri dari 7 jalur yaitu P3.0 sampai P3.5 dan P3.7. Susunan kaki mikrokontroler MCS51 atmel versi 40 kaki dapat dilihat pada Gambar 2.2 berikut.

12

Gambar 2.2 Susunan kaki Mikrokontroler MCS51 Atmel

  1. Fungsi-Fungsi Kaki (Pin)

a. VCC

Kaki VCC digunakan untuk masukan suplai tegangan.

b. GND

Kaki (pin) GND funsinya sebagai saluran ground atau pentanahan.

c. RST

Kaki RST fungsinya sebagai masukan reset. Kondisi “1” selama 2 siklus mesin pada saat oscillator bekerja akan me-reset mikrokontroler yang bersangkutan.

d. ALE/

Kaki ALE digunakan sebagai keluaran ALE atau Adreess Latch Enable yang akan menghasilkan pulsa-pulsa untuk menahan byte rendah (low byte) alamat selama mengakses memori eksternal. Kaki ini juga berfungsi sebagai masukan pulsa program (the program pulse input) atau selama pemrograman flash. Pada operasi normal, ALE akan berpulsa dengan laju 1/6 dari frekuensi kristal dan dapat digunakan sebagai pewaktuan (timing) atau pendekatan (clocking) rangkainan eksternal.

Kaki (Program Store Enable) merupakan sinyal baca untuk memori program eksternal. Saat mikrokontroler MCS51 menjalankan program dari memori eksternal, akan diaktifkan dua kali per-siklus mesin, kecuali dua aktivasi dilompati (diabaikan) saat mengakses memori data eksternal.

e. /VPP

Kaki /VPP ( Exkternal Access Enable) fungsinya sebagai kontrol untuk mengakses memori. harus dihubungkan ke ground, jika mikrokontroler akan mengeksekusi program dari memori eksrternal. Selain itu harus dihubungkan ke VCC jika akan mengakses program secara internal. Kaki ini juga berfungsi untuk menerima tegangan 12V (VPP) selama pemrograman flash, khususnya untuk tipe mikrokontroler 12V volt.

f. XTAL1

Kaki XTAL1 merupakan masukan untuk penguat inverting oscillator dan masukan untuk clock internal pada rangkaian operasi mikrokontroler.

g. XTAL2

Kaki XTAL2 merupakan keluaran dari rangkaian penguat inverting oscilator

Materi lebih lengkap tentang Mikrokontroler MCS-51 silahkan download disini

3. Mikrokontroler PCI

11

Pada awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface Controller. PIC termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instruments dengan nama PIC1640.

PIC memungkinkan Anda untuk mengontrol perangkat output ketika mereka dipicu oleh sensor dan switch. Program dapat dihasilkan dengan menggunakan diagram alur dalam perangkat lunak komputer, yang kemudian dapat di-download ke dalam chip PIC. Mereka dapat ditulis ulang sebanyak yang Anda inginkan. Memori jenis ini disebut memori flash.
Sebuah mikrokontroler PIC adalah sirkuit terpadu tunggal cukup kecil untuk muat di telapak tangan dan berisi memori pengolahan unit, Jam dan sirkuit Input / Output dalam satu unit. Sebuah mikrokontroler PIC, oleh karena itu, sering digambarkan sebagai komputer dalam sirkuit terpaduMikrokontroler PIC dapat dibeli kosong dan kemudian diprogram dengan program kontrol tertentu. Mikrokontroler PIC juga dapat dibeli dengan pradiprogram seperangkat perintah yang memungkinkan download langsung dari kabel komputer dan mengurangi biaya peralatan pemrograman.

4. Mikrokontroler ARM

windows-8-arm

ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32­bit RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine). Pada awalnya ARM prosesor dikembangkan untuk PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, sebelum dominasi Intel x86 prosesor­ Microsoft di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computers bangkrut.

Melalui izin dari seluruh dunia, arsitektur ARM adalah yang paling umum dilaksanakan 32-bit set instruksi arsitektur. Arsitektur ARM diimplementasikan pada Windows, Unix, dan sistem operasi mirip Unix, termasuk Apple iOS, Android, BSD, Inferno, Solaris, WebOS, Plan 9 dan GNU / Linux. Advanced RISC Machine awalnya dikenal sebagai Mesin Acorn RISC.

Jenis-jenis komputer terapan jaringan

A. Jenis komputer terapan jaringan berdasarkan fungsi alat :

1. Jaringan Nirkabel atau wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Sebuah jaringan nirkabel, yang menggunakan frekuensi tinggi gelombang radio daripada kabel untuk berkomunikasi antara node, adalah pilihan lain untuk rumah atau bisnis jaringan. Individu dan organisasi dapat menggunakan opsi ini untuk memperluas jaringan kabel yang ada atau untuk pergi sepenuhnya nirkabel. Wireless memungkinkan untuk perangkat untuk dibagikan tanpa jaringan kabel yang meningkatkan mobilitas tetapi menurun jangkauan. Ada dua jenis utama dari jaringan nirkabel; peer to peer atau ad hoc dan infrastruktur.

Sebuah ad-hoc atau jaringan nirkabel peer-to-peer terdiri dari sejumlah komputer masing-masing dilengkapi dengan kartu antarmuka jaringan nirkabel. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan semua komputer nirkabel lainnya diaktifkan. Mereka dapat berbagi file dan printer dengan cara ini, tetapi mungkin tidak dapat mengakses sumber daya kabel LAN, kecuali salah satu komputer bertindak sebagai jembatan ke LAN kabel menggunakan software khusus.

Sebuah jaringan nirkabel infrastruktur terdiri dari jalur akses atau base station. Dalam hal ini jenis jaringan jalur akses bertindak seperti sebuah hub, menyediakan konektivitas untuk komputer nirkabel. Hal ini dapat menghubungkan atau menjembatani LAN nirkabel ke LAN kabel, memungkinkan akses ke sumber daya komputer nirkabel LAN, seperti server file atau Konektivitas internet yang ada.

Ada empat tipe dasar dari transmisi standar untuk jaringan nirkabel. Jenis ini diproduksi oleh Institute of Electrical dan Electronic Engineers (IEEE). Standar ini mendefinisikan semua aspek frekuensi radio jaringan nirkabel. Mereka telah menetapkan empat standar transmisi; 802.11, 802.11a, 802.11b, 802.11g.

Perbedaan mendasar antara keempat jenis adalah kecepatan koneksi dan frekuensi radio. 802.11 dan 802.11b adalah paling lambat pada 1 atau 2 Mbps dan 5,5 dan 11Mbps masing-masing. Mereka berdua beroperasi off dari frekuensi radio 2,4 GHz. 802.11a beroperasi off dari frekuensi 5 GHz dan dapat mengirimkan hingga 54 Mbps dan 802.11g beroperasi off dari frekuensi 2,4 GHz dan dapat mengirimkan hingga 54 Mbps. Kecepatan transmisi aktual bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti jumlah dan ukuran hambatan fisik dalam jaringan dan setiap gangguan pada transmisi radio.

Jaringan nirkabel dapat diandalkan, tetapi ketika mengganggu dapat mengurangi jangkauan dan kualitas sinyal. Gangguan dapat disebabkan oleh perangkat lain yang beroperasi pada frekuensi radio yang sama dan sangat sulit untuk mengontrol penambahan perangkat baru pada frekuensi yang sama. Biasanya jika jangkauan nirkabel Anda terganggu jauh, lebih dari mungkin, interferensi yang harus disalahkan.

Penyebab utama dari gangguan sinyal radio adalah bahan di sekitar Anda, terutama zat logam, yang memiliki kecenderungan untuk mencerminkan sinyal radio. Tak perlu dikatakan, potensi sumber logam di sekitar rumah banyak hal-hal seperti kancing logam, paku, membangun isolasi dengan dukungan foil dan bahkan cat memimpin semua mungkin dapat mengurangi kualitas sinyal radio nirkabel. Bahan dengan kepadatan tinggi, seperti beton, cenderung lebih sulit untuk sinyal radio untuk menembus, menyerap lebih banyak energi. Perangkat lain menggunakan frekuensi yang sama juga dapat menyebabkan interferensi dengan nirkabel Anda. Misalnya, frekuensi 2.4GHz yang digunakan oleh produk nirkabel berbasis 802.11b untuk berkomunikasi satu sama lain. Perangkat nirkabel tidak memiliki frekuensi ini untuk sendiri. Dalam lingkungan bisnis, perangkat lain yang menggunakan pita 2.4GHz mencakup oven microwave dan telepon nirkabel tertentu.

Di sisi lain, banyak jaringan nirkabel dapat meningkatkan jangkauan sinyal dengan menggunakan berbagai jenis perangkat keras. Sebuah extender nirkabel dapat digunakan untuk relay frekuensi radio dari satu titik ke titik lain tanpa kehilangan kekuatan sinyal. Meskipun perangkat ini memperluas jangkauan sinyal nirkabel memiliki beberapa kelemahan. Salah satu kelemahan adalah bahwa itu meluas sinyal, namun kecepatan transmisi akan diperlambat.

Ada banyak manfaat untuk jaringan nirkabel. Yang paling penting adalah pilihan untuk memperluas jaringan kabel Anda saat ini ke area lain dari organisasi Anda di mana itu akan dinyatakan tidak efektif biaya atau praktis untuk melakukannya. Suatu organisasi juga dapat menginstal jaringan nirkabel tanpa secara fisik mengganggu kerja saat ini atau jaringan kabel. (WiFi.org) Jaringan nirkabel jauh lebih mudah untuk bergerak dari jaringan kabel dan menambahkan pengguna ke jaringan nirkabel yang ada mudah. Organisasi memilih untuk jaringan nirkabel di ruang konferensi, lobi dan kantor di mana menambah jaringan kabel yang ada mungkin terlalu mahal untuk melakukannya.

 

2. Jaringan Berkabel (Wired Network) adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Jaringan kabel, juga disebut jaringan Ethernet, adalah jenis yang paling umum dari jaringan area lokal (LAN) teknologi. Sebuah jaringan kabel hanyalah kumpulan dua atau lebih komputer, printer, dan perangkat lain yang terhubung dengan kabel Ethernet. Ethernet adalah protokol jaringan kabel tercepat, dengan kecepatan koneksi dari 10 megabit per detik (Mbps) hingga 100 Mbps atau lebih tinggi. Jaringan kabel juga dapat digunakan sebagai bagian dari jaringan kabel dan nirkabel lainnya. Untuk menghubungkan komputer ke jaringan dengan kabel Ethernet, komputer harus memiliki adapter Ethernet (kadang-kadang disebut kartu antarmuka jaringan, atau NIC). Adapter Ethernet dapat internal (dipasang di komputer) atau eksternal (ditempatkan di sebuah kasus terpisah). Beberapa komputer dilengkapi port adaptor Ethernet built-in, yang menghilangkan kebutuhan untuk adaptor terpisah (Microsoft). Ada tiga topologi jaringan dasar yang paling umum digunakan saat ini.

Jaringan star, jenis yang lebih sederhana umum topologi, memiliki satu hub pusat yang menghubungkan ke tiga atau lebih komputer dan kemampuan untuk printer jaringan. Jenis ini dapat digunakan untuk usaha kecil dan bahkan jaringan rumah. Jaringan Bintang ini sangat berguna untuk aplikasi di mana beberapa pengolahan harus terpusat dan beberapa harus dilakukan secara lokal. Kerugian utama adalah jaringan bintang adalah kerentanan. Semua data harus melewati satu komputer host pusat dan jika tuan rumah yang gagal seluruh jaringan akan gagal. Di sisi lain jaringan bus tidak memiliki komputer pusat dan semua komputer yang terhubung pada sirkuit tunggal. Jenis ini menyiarkan sinyal ke segala arah dan menggunakan software khusus untuk mengidentifikasi komputer mendapat apa sinyal. Salah satu kelemahan dengan jenis jaringan yang hanya satu sinyal dapat dikirim pada satu waktu, jika dua sinyal yang dikirim pada saat yang sama mereka akan bertabrakan dan sinyal akan gagal mencapai tujuannya. Satu keuntungan adalah bahwa tidak ada komputer pusat sehingga jika satu komputer turun orang lain tidak akan terpengaruh dan akan dapat mengirim pesan satu sama lain.

Jenis ketiga dari jaringan jaringan cincin. Serupa dengan jaringan bus, jaringan cincin tidak bergantung pada komputer host pusat baik. Setiap komputer dalam jaringan dapat berkomunikasi secara langsung dengan komputer lain, dan masing-masing proses aplikasi sendiri secara mandiri. Sebuah jaringan cincin membentuk loop tertutup dan data yang dikirim dalam satu arah saja dan jika komputer di jaringan gagal data masih dapat ditransmisikan. Biasanya jangkauan jaringan kabel dalam 2.000 kakiradius. Kerugian ini adalah bahwa transmisi data melalui jarak ini mungkin lambat atau tidak ada. Manfaat dari jaringan kabel adalah bahwa bandwidth yang sangat tinggi dan gangguan yang sangat terbatas melalui koneksi langsung. Jaringan kabel lebih aman dan dapat digunakan dalam berbagai situasi; LAN perusahaan, jaringan sekolah dan rumah sakit. Kelemahan terbesar untuk jenis jaringan adalah bahwa hal itu harus rewired setiap kali dipindahkan

 

B. Jenis komputer terapan jaringan berdasarkan alat koneksi :

1. Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI) dengan server. Client-server menggambarkan hubungan antara dua program komputer di mana satu program, klien, membuat permintaan layanan dari program lain, server, yang memenuhi permintaan. Meskipun ide clientserver dapat digunakan oleh program dalam satu komputer, itu adalah ide yang lebih penting dalam jaringan.

Dalam sebuah jaringan, model clientserver menyediakan cara yang nyaman untuk menghubungkan program yang didistribusikan secara efisien di lokasi yang berbeda. Transaksi menggunakan komputer Client-server model sangat umum. Misalnya, untuk memeriksa rekening bank Anda dari komputer Anda, sebuah program klien di komputer Anda ke depan permintaan Anda ke program server di bank. Program tersebut pada gilirannya meneruskan permintaan ke program klien sendiri yang mengirim permintaan ke server database di komputer bank lain untuk mengambil saldo account Anda. Keseimbangan dikembalikan kembali ke data bank klien, yang pada gilirannya berfungsi kembali ke klien di komputer pribadi Anda, yang menampilkan informasi untuk Anda.

Clientserver model telah menjadi salah satu ide-ide sentral komputasi jaringan. Sebagian besar aplikasi bisnis yang ditulis hari ini menggunakan model clientserver. Begitu juga dengan program utama Internet, TCP / IP. Dalam pemasaran, istilah telah digunakan untuk membedakan komputasi terdistribusi oleh komputer tersebar lebih kecil dari monolitik” komputasi terpusat dari komputer mainframe. Tapi perbedaan ini sebagian besar menghilang sebagai mainframe dan aplikasi mereka juga berpaling kepada clientserver model dan menjadi bagian dari komputasi jaringan.

 

2. Hybrid Network adalah Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi. Sebuah Hybrid Network mungkin sebagai contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambilan alihan suatu perusahaan. Sehingga, ketika di gabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam network Tunggal. Sebuah Hybrid metwork memiliki semua Karakteristik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut. Karena topologi ini merupakan gabungan dari banyak topologi, maka kelebihan / kekurangannya adalah sesuai dengan kelebihan/kekurangan dari masing-masing jenis topologi yang digunakan dalam jaringan bertopologi Hybrid tersebut.

 

C. Jenis komputer terapan jaringan berdasarkan ukuran :

1. LAN (Local Area Network)

Inilah jaringan komputer yang sangat populer. LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah.

2. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50 km.

3. WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini.

4. Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif

Fungsi Jaringan Peer To Peer dan Client Server

Fungsi Jaringan Peer To Peer dan Client Server.Tipe jaringan terbagi menjadi dua macam Berbasis server & peer to peer,yang berkaitan erat dengan posisi host yang terkait dalam suatu jaringan,host berfungsi sebagai pengguna atau penyedia resource.Tipe jaringan tersebut memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing dan berbeda-beda bila dilihat dari segi kemampuan.Langsung saja untuk mengetahui lebih jelasnya silahkan anda baca berikut ini:

Fungsi Jaringan Peer To Peer dan Client Server

Jaringan Peer To Peer dan Client Server
Jaringan peer to peer  pada setiap komputer memiliki fungsi yang sama dan dapat berhubungan/berkomunikasi dengan komputer lain yang sudah memberi izin.jadi dapat kita simpulkan bahwa setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan juga sebagai server.Jaringan tipe ini disebut dengan dedicated server karena berperan menjadi server satu-satunya yang menyediakan layanan berupa:akses internet,file,email,dan lain-lain. biasanya jenis ini digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer yang tidak banyak,kurang lebih sepuluh worktation.Keuntungan & kelemahan menggunakan jenis jaringan ini diantarannya sebagai berikut:

Kelebihan menggunakan jaringan peer to peer

  • Tidak perlu memerlukan investasi tambahan dalam pembelian software & hardware server.
  • Setup mudah dan harga murah menjadikan jaringan ini tidak memerlukan seorang admin jaringan.
  • Jika salah satu server mati,jaringan tidak akan mengalami dampaknya,karena jaringan tidak menggantungkan pada satu server.

kekrurangan menggunakan jaringan peer to peer

  • Trouble shooting pada jaringan tidak mudah,dikarenakan setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam sebuah komunkasi yang ada di jaringan tersebut.
  • Cara kerjannya lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer/peer mengelola fasilitas jaringan dan juga mengelola pekerjaan dan aplikasi sendiri.
  • Setiap user mengatur keamanan masing-masing pada fasilitas jaringan yang dimilikinya.
Fungsi Jaringan Peer To Peer dan Client Server
Jaringan Client Server/Berbasis Server adalah sebuah jaringan yang mengfungsikan salah satu dari beberapa komputernya digunakan sebagai server/induk bagi komputer lain.client-server dapat diartikan dengan adanya server pada sebuah jaringan yang menyediakan konsep pengelolaan dan pengamanan jaringan tersebut.jaringan tipe ini terdiri dari beberap server dan client.client akan diberikan layanan berupa pencetakan dan penyimpanan data dengan metode yang tepat.
Jenis client server memiliki keuntunungan & kelemahan diantarannya:
Keuntungan:
  • Mudah melakukan backup data karena setiap user dapat mengakses data yang terpusat di server.
  • Pengelolaan khusus oleh server dan tidak dibebani oleh worktation menjadikan akses lebih cepat.
  • Sistem adminstrasi yang baik dan keamanan yang tinggi,karena dikelola dan diawasi oleh administrator jaringan.
Kelemahan:
  • Biaya operasional yang cukup mahal.
  • Satu komputer harus memiliki spesifikasi yang baik untuk dijadikan sebagai server.
  • Jika server memiliki gangguan,akan mengakibatkan jaringan terganggu dikarenakan kelangsungan jaringan bertergantungan pada server.

Demikian ulasan mengenai Fungsi Jaringan Peer To Peer dan Client Server,semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan saudara,jika belum jelas dapat ditanyakan melalui komentar yang tersedia di bawah artikel ini.Terima kasih atas kunjungannya.

pengertian mouse komputer dan fungsinya

Mouse komputer merupakan perangkat keras yang termasuk dalam golongan perangkat input (masukan). Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse ini, terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyal listrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse komputer dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan.

Berikut ini dapat Anda simak beberapa fungsi mouse komputer:

  1. Memberikan perintah ke komputer dengan cara menggerakkan mouse di permukaan khusus mouse komputer (Mouse Pad).
  2. Menunjukkan letak kursos di layar monitor.
  3. Melakukan kegiatan memasukkan perintah yang disebut: klik, klik ganda (double click), klik tahan dan geser (drag and drop click), serta klik kanan.
  4. Melakukan scrolling layar untuk melihat seluruh bagian dalam program yang sedang dibuka dengan cara menggeser roda scroll.
  5. Mempercepat dan mempermudah pekerjaan desain grafis, gaming dan sebagainya.
  6. Mengontrol perbesaran visual suatu objek.
  7. Mengaktifkan fitur coommnd button serta melakukan perintah pada suatu aplikasi.
  8. Memperbesar dan memperkecil tampilan worksheet.
  9. Melakukan transfer sinyal elektronik dari pergerakan mouse menuju ke perangkat pemroses.
  10. Dan masih banyak lagi.

Mouse komputer yang bagus pun juga harus Anda perhatikan, berikut adalah kiat memilih mouse komputer:

Harga harus diprioritaskan

Dalam memilih mouse komputer yang bagus, pertama kali Anda harus memperhatikan soal harga. Mengapa demikian? Sebab, harga juga akan berpengaruh ke aspek kualitas. Baik itu kualitas dalam segi fitur maupun keawetan penggunaan. Perlu juga untuk menyesuaikan harga dengan budget yang Anda miliki. Rekomendasi mouse komputer yang terbukti kualitasnya sesuai dengan harganya adalah mouse bermerk Logitech. Mouse dengan merk itu memiliki kinerja yang cukup bagus dalam waktu yang lama, bisa lebih dari satu tahun pemakaian sering. Jadi, awal mula jikalau ingin memiliki perangkat mouse komputer yang bagus adalah mempertimbangkan soal harga dan kualitas.

Ergonomis adalah pilihan kedua

Jangan mentang-mentang melihat desain mouse komputer yang unik serta lucu, Anda tertarik lalu memutuskan untuk membeli. Hal itu merupakan kesalahan bagi sebagian besar konsumen saat ini. Kedepankan kenyamanan, sebab tujuan utamanya adalah pemakaian jangka panjang, bukan? Untuk hal ini, Anda bisa terlebih dahulu melihat dan mencoba mouse komputer yang akan Anda beli. Pastikan pula mouse komputer incaran Anda bisa cocok dan nyaman untuk digunakan sesuai aktivitas sehari-hari dalam mengoperasikan komputer.

Frekuensi pemakaian juga butuh perhatian

Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa ketahanan mouse komputer dipengaruhi oleh banyaknya klik ketika menggunakannya. Jadi, apabila Anda memiliki pekerjaan di depan komputer dengan pemakaian yang cukup sering, maka pastikan bahwa merk dari mouse komputer yang akan Anda beli memiliki kriteria kualitas terbaik. Sebagaimana poin satu, sesuaikan harga dan kualitas dari mouse komputer tersebut. Pun, pilihlah merk yang menawarkan garansi.

Tekstur pun tidak boleh dilupakan

Sangat jarang diperhatikan oleh pengguna adalah soal tekstur mouse komputer. Usahakan untuk memilih mouse dengan tekstur dop, yang bercirikan bodi mouse tidak mengkilap. Tak lain adalah untuk menghindari mouse komputer cepat kotor sehingga tidak mengganggu aktivitas komputerisasi Anda.

Demikian beberapa hal penting yang dapat penulis sampaikan terkait pengertian, fungsi dan cara memilih mouse komputer yang bagus. Semoga informasi ini dapat memberi manfaat kepada Anda soal ilmu komputer. Terima kasih dan sampai jumpa. (Baca juga tentang: Cara Mengoperasikan Komputer)

pengertian dan fungsi acces point

Pengertian Access Point

Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.  Access point  adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.

 

Fungsi Access Point

Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

 

Fungsi access point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client. Fungsi utama ACCESS POINT adalah menyediakan akses jaringan wifi, baik itu sebagai AP, AP-Client, Repeater, dkk.. apakah bisa terdeteksi? Bisa ya, bisa tidak, … Ya, kalo antena AP yg anda beli bagus alias untuk outdoor, sedangkan AP rata2 menggunakan antena indoor.. jadi gk usah beli mahal2 AP hanya untuk menangkap sinyal.. tapi gunakan wifi device yg anda miliki… banyak tutorial yg menjelaskan bagaimana membuat penguat sinyal untuk wifi device USB.. ada antena kaleng, wajan bolic, dll.. silakan dicoba yg sesuai dgn budget anda
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk:

1. Pengelolaan user

2. Pengelolaan akses

3. Proxy dan Firewall

4. Pengelolaan authentifikasi

5. Mencatat log/history akses

6. Menyediakan fitur billing

Pengertian ubuntu

 

Ubuntu Merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.

Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Macam Macam Ubuntu :
1. Edubuntu

adalah distro Linux yang dirancang untuk dipergunakan dalam sekolah/ruang kelas. Edubuntu merupakan singkatan dari akronim bahasa Inggris education Ubuntu, yang terjemahan bebasnya kira-kira: “pendidikan untuk semua orang”. Edubuntu merupakan varian dari Ubuntu.

Edubuntu lebih dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan komputasi server-workstation. Edubuntu menggunakan aplikasi thin client LTSP, terminal komputer tanpa disk.
Desktop Edubuntu sendiri masih menggunakan GNOME dan GDM sebagai display manager-nya. Aplikasi yang disertakan sendiri merupakan gabungan dari aplikasi-aplikasi GNOME dan KDE, namun diutamakan aplikasi-aplikasi pendidikan untuk anak umur 6 sampai 18 tahun.
2. Gobuntu

Gobuntu merupakan turunan resmi dari sistem operasi Ubuntu yang dikandung untuk memberikan distribusi yang terdiri sepenuhnya dari perangkat lunak bebas.
Karena Ubuntu sekarang menggabungkan “perangkat lunak bebas hanya” pilihan installer, proyek Gobuntu itu dianggap berlebihan pada awal 2008. Akibatnya Canonical membuat keputusan resmi untuk mengakhiri proyek Gobuntu dengan versi 8.04. Pada bulan Maret 2009, diumumkan bahwa “Gobuntu 8.04.1 adalah rilis final Gobuntu. Proyek ini telah bergabung kembali ke utama Ubuntu, sehingga tidak perlu untuk distribusi terpisah”.

3. Kubuntu

Kubuntu merupakan varian resmi dari Ubuntu yang menggunakan KDE sebagai lingkungan Desktop nya, berbeda dengan Ubuntu yang menggunakan Gnome dan Xubuntu yang menggunakan Xfce sebagai lingkungan desktop nya. Kubuntu didistribusikan secara gratis, Kubuntu bisa didapatkan dengan cuma-cuma, baik melalui media unduh atau ShipIt. Kubuntu berasal dari bahasa bemba yang berarti “Untuk Kemanusian”.

4. Lubuntu

Lubuntu adalah sebuah proyek yang dimaksudkan untuk menghasilkan suatu turunan resmi dari sistem operasi Ubuntu yang “lebih ringan, lebih sedikit menggunakan sumber daya dan efisien energi”, menggunakan lingkungan desktop LXDE.
Desktop LXDE menggunakan window manager Openbox dan dimaksudkan untuk menjadi sistem yang rendah persyaratan, menggunakan RAM sedikit untuk netbook, mobile devices dan PC (komputer) tua. Dalam tugas ini Lubuntu akan bersaing dengan Xubuntu.
Nama Lubuntu adalah kombinasi dari LXDE dan Ubuntu. LXDE adalah singkatan dari Lightweight X11 Desktop Environment, sedang Ubuntu berarti “perikemanusian terhadap sesama manusia” dalam bahasa Zulu dan bahasa Xhosa.
5. Xubuntu

Xubuntu adalah sebuah distribusi Linux dan varian resmi yang berbasiskan Ubuntu yang menggunakan lingkungan desktop Xfce. Xubuntu ditujukan untuk pengguna yang menggunakan komputer dengan kinerja rendah atau mereka yang mencari lingkungan meja yang lebih efisien pada komputer dengan kinerja tinggi. Xubuntu dirilis setahun dua kali, mengikuti pola rilis Ubuntu. Xubuntu menggunakan nomor versi dan nama kode yang sama dengan Ubuntu, memakai tahun dan bulan rilis sebagai nomor versi.

 

6. Ubuntu JeOS

JeOS adalah singkatan untuk Sistem Operasi Just Enough yang berlaku untuk alat perangkat lunak.
JeOS mengacu pada sebuah sistem operasi khusus yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi tertentu. Ini bukan generik, satu ukuran cocok untuk semua sistem operasi sehingga hanya perlu menyertakan potongan-potongan dari suatu sistem operasi (misalnya, kernel) yang diperlukan untuk mendukung aplikasi tertentu dan komponen pihak ketiga lain yang terkandung dalam alat.
Hal ini membuat alat yang lebih kecil, dan mungkin lebih aman daripada aplikasi yang berjalan dibawah penuh tujuan umum OS.

7. Ubuntu Mobile

Ubuntu Mobile Internet Device Edition adalah distribusi Ubuntu yang rencananya beroperasi di platform Intel Mobile Internet Device, komputer bergerak x86 yang diperkuat prosesor Intel Atom. Ubuntu Mobile rencananya memakai kerangka kerja GNOME, Hildon, sebagai dasar GUI-nya.
Para produsen perangkat dapat menyesuaikan (kustomisasi) distribusi mereka, termasuk fitur-fitur seperti Flash, Java, atau antarmuka kustom.
Ubuntu Mobile berhenti dikembangkan pada tahun 2009 dan penggantinya,Ubuntu for phones, diluncurkan pada tanggal 2 Januari 2013.
8. Ubuntu Netbook Edition
Ubuntu Netbook Edition ( UNE ) , yang dikenal sebagai Ubuntu Netbook Remix ( UNR ) sebelum rilis dari Ubuntu 10.04 adalah versi Ubuntu yang telah dioptimalkan untuk memungkinkan untuk bekerja lebih baik pada netbook dan perangkat lain dengan layar kecil atau dengan Atom CPU Intel .
UNE yang tersedia mulai dengan Ubuntu release 8.04 ( ” Hardy Heron ” ) . UNE juga sistem operasi terinstal opsional ( OS ) pada beberapa netbook seperti Dell Inspiron Mini 10v dan NB100 Toshiba , dan juga berlari pada model populer seperti Acer Aspire One dan Asus Eee PC .
Canonical , para pengembang Ubuntu , yang bekerja sama dengan Moblin proyek untuk memastikan optimasi untuk kebutuhan perangkat keras yang lebih rendah dan hidup baterai yang lebih lama.
Dimulai dengan versi 10.10 , Ubuntu Netbook Edition menggunakan desktop Unity sebagai antarmuka desktop . Antarmuka netbook klasik yang tersedia di repositori software Ubuntu sebagai opsi.
Karena Ubuntu edisi desktop yang telah pindah ke antarmuka Unity sama dengan edisi netbook , dimulai dengan Ubuntu 11.04 , edisi netbook telah bergabung ke dalam edisi desktop yang.

9. Ubuntu Server

Ubuntu juga menawarkan sistem operasi dalam edisi server . Ubuntu 10.04 Long Term Support ( LTS ) rilis dijadwalkan untuk menerima update terus sampai April 2015. Dimulai dengan 12,04 dukungan dari varian desktop yang LTS telah diperpanjang untuk mencocokkan 5 tahun dari server varian . Dukungan jangka panjang termasuk update untuk mendukung fitur baru dari perangkat keras komputer terbaru , patch keamanan dan update ke ‘ Ubuntu tumpukan ‘ ( infrastruktur komputasi awan ).
Ubuntu 10.04 Server Edition juga dapat berjalan pada VMware ESX Server , Oracle VirtualBox dan VM , Citrix Systems XenServer hypervisor , Microsoft Hyper – V , QEMU , berbasis Kernel Virtual Machine , atau lainnya PC emulator kompatibel IBM atau virtualizer . Ubuntu menggunakan AppArmor modul keamanan untuk kernel Linux yang diaktifkan secara default pada paket perangkat lunak kunci, dan firewall diperluas ke layanan yang umum digunakan oleh sistem operasi . Rumah dan direktori swasta juga bisa dienkripsi . The 10.04 versi server MySQL 5.1 meliputi , Tomcat 6 , OpenJDK 6 , Samba 3.4 , Nagios 3 , PHP 5.3 , Python 2.6 . Banyak dari layanan yang hanya memakan waktu 30 menit untuk mengkonfigurasi .
Ubuntu 10.04 LTS Server mendukung dua arsitektur utama : Intel x86 dan AMD64 . Edisi server menyediakan fitur seperti file / jasa cetak, web hosting , email hosting , dll. Ada beberapa perbedaan antara Ubuntu Server Edition dan Ubuntu Desktop Edition walaupun keduanya menggunakan repositori apt yang sama . Perbedaan utama antara dua edisi adalah kurangnya instalasi default lingkungan X Window di edisi server , meskipun GUI dapat diinstal seperti GNOME atau Unity ( Ubuntu 11.04 ) , KDE ( Kubuntu 11.04 ) , XFCE ( Xubuntu 11.04 ) , serta lebih sumber daya ekonomis GUI seperti Fluxbox , Openbox dan Blackbox . Sampai Ubuntu 10.10 , versi kernel yang berbeda. Tapi dalam versi , sampai sekarang , tidak ada versi kernel yang berbeda lagi di Server Edition dan Edisi Desktop . edisi server menggunakan modus layar berbasis karakter interface untuk instalasi , bukannya proses instalasi grafis .
Ubuntu Server juga dibagikan secara gratis. Pengguna dapat memilih untuk membayar dukungan konsultasi dan teknis . Sebuah kontrak dukungan tahunan dengan 9×5 mendukung bisnis jam adalah sekitar $ 750 per server , dan kontrak yang mencakup 24×7 lebih dari satu tahun biaya $ 1.200.

10. Ubuntu Tv

Ubuntu TV adalah sistem operasi smart TV yang dikembangkan oleh Canonical, berdasarkan pada sistem operasi Ubuntu dan menggunakan user interface Unity Hal ini dirancang untuk TV ruang tamu dengan menggunakan remote control.
Ubuntu TV adalah varian dari distribusi Linux Ubuntu yang dirancang khusus untuk embedded system diintegrasikan ke televisi. Hal itu disampaikan oleh Canonical di CES 2012 dengan slogan “TV bagi manusia”. Ubuntu TV ditunjukkan di Mobile World Congress 2012. Ubuntu untuk Android akan menggunakan Ubuntu antarmuka TV ketika terhubung ke TV. Ubuntu TV akan didasarkan pada Ubuntu 12.04, kemampuan untuk merekam dan memutar video, DVD-Video dan dukungan Blu-ray Disc, sentuhan siap-interface kemampuan untuk mengintegrasikan semua sistem penyiaran terestrial standar dan layanan juga satelit dan kabel, kemampuan untuk streaming musik, foto dan video dari PC ke TV dan aplikasi yang dirancang khusus untuk Ubuntu TV.

11. Ubuntu For Android

Ubuntu untuk Android, saat ini sedang dikembangkan, adalah varian bebas dan open source Ubuntu dirancang untuk berjalan pada ponsel Android. Hal ini diharapkan untuk datang pre-loaded pada beberapa ponsel. Sebuah Ubuntu untuk Android mock-up ditunjukkan di Mobile World Congress 2012. Ubuntu dan Android berjalan pada waktu yang sama pada perangkat mobile, tanpa emulasi atau virtualisasi, dan tanpa perlu reboot. Hal ini dimungkinkan karena baik Ubuntu dan Android berbagi kernel yang sama (Linux)

Pengertian Linux & Sejarah Debian

Linux
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Linux Tux.svg
Tux, penguin, maskot Linux
Keluarga OS: Bertipe Unix
Rilis terakhir
Tipe kernel: Monolitik
Lisensi: GNU General Public License dan lainnya
Status: AktifLinux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.[2]Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.
[sunting] Sejarah
Richard Stallman, pendiri proyek GNU, dan Linus Torvalds, pembuat kernel Linux Richard Stallman, pendiri proyek GNU, dan Linus Torvalds, pembuat kernel Linux
Richard Stallman, pendiri proyek GNU, dan Linus Torvalds, pembuat kernel Linux

Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.

Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas.[6] Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu.[7] Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.[8]
[sunting] MINIX

MINIX, sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.

Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki.[9] Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan menjadi kernel Linux.

Pada tahun 1992, Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah “kesalahan mendasar”.[10] Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah debat tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.[10]

Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam[11] sampai superkomputer,[12] dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer.[13] Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.
[sunting] Pengucapan

Pada tahun 1992, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata Linux:
“ ‘li’ dieja dengan bunyi [ee] pendek, ‘nux’ juga pendek, non-diftong, seperti dalam pUt. Linux hanya merupakan nama kerja untuk sesuatu, dan karena saya menulisnya untuk menggantikan minix di sistemku, hasilnya adalah apa adanya… linus’ minix menjadi linux. ”

Torvalds membuat sebuah contoh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam bahasa Inggris dan Swedia.[14][15] Tetapi, sebuah wawancara dari dokumentasi tahun 2001 Revolution OS mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.[16]

Dalam bahasa Inggris, banyak orang cenderung mengeja Linux sebagai [ˈlɪnʊks] atau [ˈlɪnəks].
[sunting] Disain

Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.

Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.
[sunting] Antarmuka pengguna

Lihat pula: Antarmuka pengguna

Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).

Pada komputer meja, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer,[17] walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas X Window System (X), yang menyediakan transparansi jaringan yang memperolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin yang lain.

GUI yang lain memiliki X window manager seperti FVWM, Enlightenment, Fluxbox dan Window Maker. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.

Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah antarmuka baris perintah lewat sebuah shell, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix. Sebuah distro Linux yang dikhususkan untuk lingkungan peladen mungkin hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki monitor hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti SSH atau telnet.

Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, termasuk GNU Userland, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau tertunda, dan menyediakan komunikasi inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.
[sunting] Pengembangan

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Distribusi Linux

Sebuah ringkasan sejarah sistem operasi-sistem operasi bertipe Unix menunjukkan asal usul Linux. Perhatikan walaupun memiliki konsep dan disain arsitektur yang sama, Linux tidak memiliki kode sumber yang tidak bebas seperti halnya Unix atau Minix.

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX,[18] SUS,[19] ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.[20]

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.
[sunting] Komunitas
Sebuah sesi baris perintah menggunakan bash.

Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.

Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki [milis]] dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.

Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux. Linux Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU dalam proyek GNU. Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.[21][22]

Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.
[sunting] Pemrograman di Linux

Kebanyakan distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.

Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.[23]
[sunting] Penggunaan

Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.[24]

Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer.[25] Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.
[sunting] Komputer meja

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Linux untuk komputer meja

Walaupun masih terdapat kekurangan dalam hal porting Linux untuk beberapa perangkat lunak Mac OS X dan Microsoft Windows untuk domain seperti desktop publishing[26] dan audio profesional,[27][28][29] aplikasi yang secara kasar sama dengan aplikasi-aplikasi untuk Mac dan Windows tersebut tersedia di Linux.[30]

Kebanyakan distribusi Linux menyediakan sebuah program untuk melihat daftar ribuan perangkat lunak bebas yang telah diuji dan dikonfigurasi untuk sebuah distribusi yang spesifik. Program-program bebas ini dapat diunduh dan diinstal dengan satu klik tetikus dan sebuah tanda tangan digital menjamin bahwa tidak ada seorangpun yang menambahkan virus atau spyware ke program-program tersebut.

Banyak perangkat lunak bebas yang populer di Windows seperti Pidgin, Mozilla Firefox, Openoffice.org dan GIMP. Jumlah perangkat lunak berbayar di Linux juga semakin bertambah[31] seperti Adobe Flash Player, Acrobat Reader, Matlab, Nero Burning ROM, Opera, RealPlayer, dan Skype. Dalam animasi dan efek visual, terdapat juga perangkat lunak di Linux seperti halnya Windows seperti AutoDesk Maya, Softimage XSI dan Apple Shake. CrossOver merupakan perangkat lunak berbayar berbasis proyek sumber terbuka Wine yang dapat menjalankan versi lama dari Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Microsoft Office 2007 dan Adobe Photoshop CS3 diketahui dapat dijalankan[32][33]

[sunting] Hak cipta dan Merek Dagang

Linux kernel dan kebanyakan perangkat lunak GNU menggunakan GNU General Public License (GPL) sebagai basis lisensinya. GPL mengharuskan siapapun yang mendistribusikan kernel linux harus membuat kode sumber (dan semua modifikasi atas itu) tersedia bagi pengguna dengan kriteria yang sama. Tahun 1997, Linus Torvald menyatakan, “Menjadikan Linux berbasis GPL sungguh merupakan hal terbaik yang pernah saya lakukan.”[34] Komponen penting lain dalam sistem Linux diijinkan menggunakan lisensi selain dari GPL; banyak pustaka menggunakan GNU Lesser General Public License (LGPL), varian GPL yang lebih moderat, dan sistem X Window System menggunakan MIT License.

Linus Torvald telah menyatakan ke khayalak umum bahwa ia tidak akan memindahkan lisensi kernel Linux yang saat ini menggunakan GPL versi 2 ke GPL versi 3, yang ditembangkan pada pertengahan tahun 2007, dengan alasan beberapa ketentuan yang terdapat pada lisensi baru tersebut melarang penggunaan perangkat lunak dalam manajemen hak digital (Inggris: Digital rights management).[35][36]

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 terhadap Red Hat Linux 7.1 menemukan bahwa distro perangkat lunak tersebut terdiri atas 30 juta baris kode. Dengan menggunakan algoritma model biaya konstruktif (Inggris:Constructive Cost Model), penelitian itu memperkirakan bahwa distro tersebut membutuhkan waktu kira-kira delapan ribu tahun kerja untuk mengembangkannya. Menurut penelitian tersebut, jika semua elemen dari perangkat lunak tersebut dikembangkan dengan cara konvensional dalam artian sebagai perangkat lunak tertutup, pengembangan distro tersebut akan menelan biaya sebesar 1,08 miliar dolar (basis nilai tukar dolar tahun 2000) untuk dikembangkan di Amerika Serikat.[37]

Kebanyakan dari kode (71%) ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman C, namun banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti C++, Assembly, Perl, Python, Fortran, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhan.[37]

Penelitian lainnya menghasilkan analisis yang sama terhadap distro Debian GNU/Linux versi 4.0.[38] Distro tersebut terdiri atas lebih dari 283 juta baris kode, dan penelitian tersebut memperkirakan biaya pengembangan yang dibutuhkan sebesar 5,4 miliar euro jika dikembangkan sebagai perangkat linak tertutup.

Di Amerika Serikat, Linux merupakan merek dagang (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai “Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi”. Merek dagang ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan megklaim trademark Linux adalah hakmiliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.
[sunting] Distribusi Linux

Lihat juga Distribusi Linux

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Contoh-contoh distribusi Linux :

* Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu
* SuSE
* Fedora
* Mandriva
* Slackware
* Debian
* PCLinuxOS
* Knoppix
* Xandros

[sunting] Aplikasi Sistem Operasi Linux

Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.

Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.

Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.

Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.
[sunting] Pasar serta kemudahan pemakaian

Saat ini, linux yang pada awalnya hanya merupakan sistem operasi yang digunakan oleh peminat komputer, telah menjadi sistem yang lebih mudah digunakan (user-friendly), dilengkapi dengan antarmuka grafis dan ketersediaan berbagai macam aplikasi yang lebih mirip dengan sistem operasi lainnya, daripada hanya sebatas baris perintah Unix. Namun kesan ini telah menimbulkan banyak kritikan, termasuk dari pendukung Linux. Mereka berpendapat bahwa Linux dan proyek program bebas masih belum mencapai faktor “kemudahanan dalam pemakaian” yang memuaskan. Persoalan tentang kemudahan Linux dibanding Windows atau Macintosh masih menjadi isu perdebatan yang hangat. Pasaran Linux pada segmen komputer meja masih lebih kecil namun semakin berkembang. Menurut Lembaga Penyelidikan Pasaran IDC, besar pasaran Linux pada tahun 2002 adalah 25% pada segmen server, dan 2.8% pada segmen pasar Komputer pribadi.

Bagi mereka yang terbiasa menggunakan Windows atau Macintosh, Linux mungkin terasa lebih sukar, hal ini disebabkan karena perbedaan dalam melakukan berbagai kerja komputer. Dan lagi, pengguna perlu mengganti program yang sering mereka gunakan dengan program lain sebagai pengganti bila program tersebut tidak didapati dalam Linux (atau pilihan yang agak terbatas, misalnya permainan komputer). Faktor lain adalah sifat keraguraguan pengguna untuk melepaskan sistem operasi mereka yang biasa mereka pergunakan (banyak pengguna masih menggunakan Windows). Selain itu, kebanyakan komputer baru telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows siap pakai (preinstalled). Faktor-faktor ini menyebabkan perkembangan Linux yang agak lambat.

Walau bagaimanapun, kelebihan Linux seperti biaya rendah, sekuritas yang lebih aman, dan tidak bergantung pada vendor, telah meningkatkan penggunaan yang luas di kalangan korporasi dan perkantoran. Dalam situasi ini, halangan yang disebut di atas dapat dikurangi karena hanya aplikasi/utiliti yang terbatas digunakan, serta administrasi dan konfigurasi komputer (administration) dikendalikan oleh sekumpulan pekerja pakar IT yang sedikit.

Terdapat berbagai kajian yang dilakukan terbatas biaya serta kemudahanan Linux. Relevantive (sebuah lembaga berpusat di Berlin, yang mengkhususkan diri dalam riset lembaga tentang ke’mudahan’an program, serta servis web) telah membuat kesimpulan bahawa ke-dapatpakai-an Linux dalam pekerjaan dengan menggunakan komputer meja adalah hampir sama dengan Windows XP. Bagaimanapun, kajian oleh IDC (yang dibiayai oleh Microsoft) mengklaim bahwa Linux mempunyai biaya pemilikan (Total Cost of Ownership) yang lebih tinggi dibanding Windows.

Linux juga sering dikritik karena jadwal penembangannya yang tidak dapat diduga. Secara langsung, menyebabkan minat penggunaan linux pada lapisan pengguna Enterprise lebih kecil dibandingkan sistem operasi lain (Sumber:Marcinkowski, 2003). Disamping itu, ragam pilihan distribusi Linux yang cukup banyak juga dikatakan membingungkan konsumer, dan vendor program.
[sunting] Instalasi

Proses instalasi Linux yang sukar seringkali menjadi penghalang bagi pengguna baru, namun proses ini sekarang sudah menjadi lebih mudah. Dengan penerimaan Linux oleh beberapa pabrikan komputer pribadi besar, komputer terpasang (built up) dengan distribusi Linux siap pakai saat ini banyak tersedia. Selain itu, terdapat juga distribusi Linux yang dapat dijalankan (boot) secara langsung dari cakram optik (CD) tanpa perlu diinstalasi ke cakram keras (hard disk); hal ini dikenal dengan istilah Live CD. Contoh distribusi dalam bentuk Live CD adalah Knoppix/Gnoppix, Kubuntu/Ubuntu dan Gentoo. Saat ini hampir semua distribusi Linux menyediakan versi Live CD untuk produknya. ISO image untuk cakram optik untuk distribusi Linux tersebut biasanya dapat diunduh dari Internet, dibakar ke CD, dan selanjutnya dapat digunakan sebagai CD yang siap untuk proses boot.

Instalasi Linux juga merupakan instalasi berupa suite, yaitu dimana penginstalasian tersebut secara otomatis menginstalasi program-program standar, seperti pemutar MP3, Office Suite, dan pengolah gambar.
[sunting] Konfigurasi

Konfigurasi setelan Linux dan aplikasi di atasnya banyak yang dilakukan lewat berkas teks di direktori /etc. Pada perkembangan selanjutnya, utilitas seperti Linuxconf dan GNOME System Tools memudahkan pekerjaan ini lewat antarmuka grafik. Kendati demikian, baris perintah (command line) tetap merupakan cara yang paling umum digunakan.
[sunting] Dukungan

Dukungan bagi Linux biasanya didapatkan melalui peer(dalam konteks ini maksudnya kelompok pengguna linux/KPLI) – pengguna Linux lain di dalam forum internet, IRC, newsgroup dan mailing list. Kelompok Pengguna Linux (LUG, Linux User Group) telah didirikan di seluruh dunia untuk membantu pengguna lokal, pengguna baru, dan pengguna berpengalaman. Di Indonesia kelompok ini tergabung dalam KPLI daerah seperti KPLI Jakarta, KPLI Bandung, KPLI Jogja dan masih banyak lainnya. Bantuan termasuk instalasi, penggunaan, pengadaan serta menggalakkan pengembangan sistem Linux.

Dukungan resmi Linux di Indonesia dapat diperoleh di Linux User Group (LUG) Indonesia atau https://www.lugi.or.id atau https://www.infolinux.or.id

Dukungan komersil bagi distribusi Linux secara umum menggunakan model bisnis dengan menyediakan dukungan teknis. Dukungan pihak ketiga juga sudah tersedia.
[sunting] Skala Usaha Pembangunan Linux

Sebuah studi (More Than a Gigabuck: Estimating GNU/Linux’s Size [2]) Terhadap Red Hat Linux 7.1 menemukan bahwa distribusi ini berisi 30 juta baris kode sumber (‘’source lines of code (SLOC)’’). Menggunakan model biaya COCOMO studi ini menunjukan bahwa distribusi ini memerlukan waktu pengembangan sebanyak 8000 tahun, apabila software ini di kembangkan dengan cara proprietary konvensional. Dan akan menghabiskan sekitar 1.08 miliar dolar (dolar tahun 2000) untuk dikembangkan di Amerika Serikat.

Mayoritas dari kode (71%) ditulis dalam C, namun banyak bahasa lain digunakan, termasuk C++ shell scripts, Lisp, assembly language, Perl, Fortran dan Python.

Sekitar setengah dari kodenya di lisensikan di bawah GPL.

Kernel Linux mengandung 2.4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total kode yang dipakai dalam sebuah distribusi/distro. Hal ini menunjukan bahwa mayoritas dari distribusi Linux terdiri dari kode yang tidak terkandung dalam Kernel Linux.
[sunting] “GNU/Linux”

Lihat Kontroversi Penamaan GNU/Linux

GNU adalah singkatan dari GNU’s Not Unix.

Disebabkan utiliti-utiliti dari proyek sistem operasi bebas GNU – tanpa ini sistem Linux tidak akan menyerupai sistem Unix dalam perspektif pengguna – Richard Stallman dari GNU/FSF memohon agar kombinasi sistem (proyek GNU dan kernel Linux), disebut sebagai “GNU/Linux”. Pengguna distribusi Linux dari proyek Debian lebih cenderung menggunakan nama tersebut. Kebanyakan pengguna lebih mudah menggunakan istilah “Linux”.
[sunting] Tindakan Undang-undang (Litigasi)

Artikel utama: SCO Vs IBM Pada bulan Maret 2003, Grup SCO (SCOG – SCO Group) telah mengeluarkan gugatan terhadap IBM yang mengklaim bahwa IBM telah memasukkan sebagin besar dari bahan intelektual milik SCOG (kode sumber) ke dalam kernel Linux, di mana hal ini merupakan pelanggaran terhadap lisensi IBM untuk menggunakan UNIX. Disebutkan bahwa lisensi tersebut dipegang oleh Kelompok SCO. Tambahan lagi, Kelompok SCO juga telah mengirim surat kepada beberapa lembaga dan memberi ancaman tentang penggunaan Linux tanpa lisensi dari kelompok SCO akan menerima tindakan dari mereka. Kelompok SCO juga mengeluarkan pernyataan pada media massa bahwa mereka akan menggugat pengguna Linux selanjutnya. Kontroversi ini telah mencetus beberapa kecaman oleh Kelompok SCO terhadap Novell, DaimlerChrysler, dan AutoZone, selain gugatan balik oleh Red Hat dan pihak lain terhadap SCOG.

debian etch

Debian
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Debian Debian logo
DebianLenny.png
Tampilan Debian 5.0 (Lenny)
Situs web: https://www.debian.org/
Perusahaan/
pengembang: Debian Project
Keluarga OS: GNU (various kernels)
Model kode sumber: Free and open source software
Rilis terakhir
• Stabil: 5.0.3 Lenny / 5 September 2009 (2009-09-05), 59 hari yang lalu
Bahasa: Multilingual
Metode pemutakhiran: APT
Manager paket: dpkg
Platform yang didukung: x86-32, x86-64, PowerPC, SPARC, DEC Alpha, ARM, MIPS, HPPA, S390, IA-64
Tipe kernel: Monolithic (Linux, FreeBSD, NetBSD), Microkernel (Hurd)
Antamuka pengguna: GNOME, KDE & Xfce
Status: CurrentDebian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU. Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
Daftar isi
[sembunyikan]* 1 Sejarah
* 2 Rilis
* 3 Debian di Indonesia
o 3.1 Mendapatkan CD Debian
o 3.2 Mirror
o 3.3 Berkas ISO
o 3.4 Milis
o 3.5 Situs
* 4 Referensi

[sunting] Sejarah

Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya Debra dan namanya Ian.

Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai “Slackware”).

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal dan hukum.

Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan “debconf”.

Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode “Etch”. Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode “Lenny”.
sumber:www.id.wikipedia.org

penyimpan eksternal

Penyimpan Eksternal Data

 

Alat TIK kali ini membahas tentang alat penyimpan eksternal data. Penyimpan eksternal adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Dengan adanya penyimpan eksternal data, data tidak hilang ketika komputer dimatikan. Jenis media penyimpan eksternal data bermacam-macam. Pita magnetik, hard disk, disket, dan CD-ROM merupaka sebagian contoh media penyimpan eksternal.

Beberapa jenis penyimpan eksternal mendukung operasi baca dan tulis. Hard disk dan disket merupakan contoh penyimpan eksternal seperti itu. Namun ada juga penyimpan eksternal yang hanya bida ditulisi satu kali. Contoh adalah CD-WORM.

Beriktu ini macam-macam alat penyimpan eksternal datam yaitu:

1. Hard Disk

Hard Disk merupakan Penyimpan Eksternal yang umum digunakan dalam sistem komputer. Pada penyimpan eksternal inilah software diinstal. Hard disk juga bisa untuk menyimpan data milik pemakai.

Penyimpan eksternal ini memiliki piringan metal yang dilapisi dengan bahan yang memungkinkan data dapat disimpan dalam entuk titik-titik bermagnet. Data disimpan pada kedua permukaan.

Kapasitas hard disk yang umum saat ini sekitar 40-100 gigabyte.

2. Disket

Sama seperti hard disk, disket juga berupa piringan magnetik. Peranti ini dirancang untuk memudahkan pemindahan data dari satu komputer ke komputer lain yang tidak saling terkoneksi. Disket yang umum berukuran 3,5 inci (diameter piringan) dengan kapasitas 1,44 megabyte. Di masa lalu terdapat pula disket berukuran 5,25 inci dengan kapasitas sebesar 1,2 megabyte.

Dalam sistem komputer, disket diakses melalui peralatan yang disebut disk drive. Saat ini media disket hampir tidak digunakan lagi.

3. CD

CD atau Compact Disk meruapakn salah satu media penyimpan eksternal yang berupa piringan optik, yang menggunakan sinar laser untuk penulisan dan pembacaan data. Dibandingkan dengan disket, kecepatan akses pada CD jauh lebih tinggi. Kapasitas CD berkisar antara 640 megabyte sampai 1,3 gigabyte.

Jenis-jenis CD antara lain CD-ROM, CD-WROM, dan CD-Rewritetable.

  • CD-ROM kempanjangan dari Compact Disk Read Only Memory adalah jenis piringan optik yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Jenis ini biasa dibuat oelh vendor untuk membuat produksi massal seperti menampung buku, ensiklopedi, materi multimedia, atau program.
  • CD-WORM kepanjangan dari Write once read many dapat ditulisi melalui komputer. Sesuai dengan namanya, perekaman hanya bissa dilakukan sekali. Sesuda perekaman, isinya tidak dapat diubah. CD ini berguna untuk menyimpan dokumen, rancangan gambar, lagu dan lain-lain yang dimaksudkan sebagai cadangan. CD ini sering dijual dengan label CD-R atau CD-Recordable.
  • CD-Rewritable atau CD-RW memungkinkan data yang sudah ada pada piringan dihapus dan diganti dengan data yang baru.

Di dalam sistem komputer, CD diakses melalui peralatan yang disebut CD drive.

4. DVD

DVD atau digital Video Disc merupakan teknologi piringan optik kedua setelah CD. DVD memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar daripada CD. Kapasitas DVD juga mampu membaca lebih cepat daripada CD dan memiliki kualitas muatan video setara sinema. DVD merupakan piringan penyimpanan data unutk keperluan audio maupun PC yang lebih baik daripada piringan lain. Secara fisik, ukuran DVD sama dengan ukuran CD.

Di dalam sistem komputer, DVD diakses melalui peralatan yang disebut DVD drive. Piranti ini juga bisa digunakan untuk membaca CD.

Saat ini, terdapat pula jenis DVD RW, suatu jenis DVD yang bisa ditulisi kembali.

5. Pita Magnetik

Media penyimpanan pita magnetik atau disebut magnetic tape terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis, seperti pita pada pita kaset. Proses penyimpanan atau pembacaan data menyerupai kaset audio, yakni melalui suatu kepala pita.

Kapasitas media penyimpan eksternal dalam bentuk pita magnetik sangat bervariasi. Ada yang berkapasitas sampai 1,2 terabyte.

Dalam sistem komputer, media penyimpanan ini diakses melalui peralatan yang disebut tape drive.

6. Flas Disk

Flask Disk atau kadang disebut flash drive merupakan media penyimpan eksternal yang saat ini sangat populer. Kepopulerannya ditunjang oleh kepraktisan dalam penggunaannya. Untuk memakainya, Anda cukup mencolokkan flash disk pada port USB (universal Serial Bus). Flash disk juga populer karena kapasitas, penyimpanannya yang sangat besar. Seklipun ukurannya relatif sangat kecil, kapasitas penyimpanannya tersedia dari 128 megabyte sampai 4 gigabyte, bahkan lebih. Kapasitas sebesar itu tentu saja bermanfaat untuk proses baca tulis.

Baca juga artikel terkait ini

  • Pengertian Central Processing Unit (CPU) Central Processing Unit atau disingkat CPU biasanya juga disebut prosessor. Di dalam sistem komputer, piranti ini memegang peran yang sangat penting. CPU sering kali disebut sebagai otak […]
  • Pengertian Printer Pengertian printer adalah alat yang dipakai untuk mencetak tampilan monitor ke kertas. Informasi yang dicetak berupa teks ataupun gambar. Berdasarkan teknologi yang digunakan untuk […]
  • Pengertian File, Folder dan Drive Jika Anda bekerja dengan komputer, Anda sering melakukan penyimpanan data ke dalam media penimpanan, baik itu berupa hard disk, disket, ataupun flash disk. Data yang tersimpan dalam media […]
  • Mengetahui Fungsi Mouse Mouse adalah piranti penunjuk yan gumum dipakai dalam sistem komputer. Piranti ini biasanya dipakai untuk sistem operasi yang berbasis tampilan grafis misalnya Windos XP. Mouse digunakan […]

Kata Kunci Terkait:

media penyimpanan eksternal, media penyimpanan data eksternal, penyimpanan eksternal, alat penyimpanan eksternal, alat penyimpan data, penyimpanan data eksternal, alat untuk menyimpan data, contoh media penyimpanan eksternal, penyimpan data, macam macam media penyimpanan eksternal

Media penyimpanan data komputer

Media Penyimpanan Data adalah alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.

Media Penyimpanan Komputer tersebut mempunyai berbagai macam media nya, tetapi dalam komputer alat penyimpanan komputer tersebut hanya mempunyai 3 kategori media penyimpanan data saja yaitu sebagai berikut :

  1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
  2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
  3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)

Berikut penjelasan dari tiap – tiap kategori dan macam – macam media penyimpanan data :

1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)

Menurut Wikipedia, Magnetik Disk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Berikut macam – macam produk dari magnetik disk komputer yang sering kita jumpai :

  • Floppy Disk (Disket) : Media penyimpan data magnetik disk terbungkus oleh plastic protektif tipis dan keras.
  • Harddisk : Media utama penyimpan berbagai data dan program komputer. Harddisk mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar dengan kecepatan akses yang tinggi. Hardisk bersifat non-volatile.
  • Harddisk Eksternal : Media penyimpanan seperti halnya Flashdisk yang menggunakan media penghubung USB Ukurannya lebih tipis dari hardisk Komputer, kapasitasnya sama besarnya kaya harddisk internal yang bisa dipakai dimana aja baik komputer ataupun laptop. tinggal colok kaya Flashdisk
  • Flashdisk : Media penyimpan data dengan kapasitas penyimpan cukup besar, Flash disk  dihubungan pada komputer melalui  USB (Universal Serial Bus), akses datanya lebih cepat daripada CD/DVD.
  • MMC (Memory Card) : Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console
  • Zip Drive : media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB

 

2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)

Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. berikut produk – produk atau macam – macam jenis optical disk :

  • CD : Compact Disk, Suatu disk yang tidak dapat dihapus yang menyimpan informasi audio yang telah di digitasi. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat merekam lebih dari 60 menit waktu putar tanpa terhenti.
  • CD-ROM : Compact Disk Read-Only Memori, Disk yang tidak dapat dihapus untuk menyimpan data computer. System standar menggunakan disk 12 cm yang dapat menampung lebih dari 500 Mbyte.
  • CD-R : Compact Disk Recordables, Merupakan CD untuk pengguna khusus biasanya untuk master CD dan photo CD, Lapisan reflektif terbuat dari emas sehingga berwarna kuning. Kapasitas sama dengan CD lainnya.
  • CD-RW : Digital Vidio Rewritables, Merupakan generasi CD yang dapat ditulis berulang kali namun belum popular saat ini karena masih relative mahal.
  • DVD  : Digital Vesatile Disk, Salah satu jenis CD yang memiliki pita data lebih kecil, spiral data yang lebih rapat sehingga kapasitasnya sangat besar bisa mencapai 4,7GB untuk sisi tunggal dan berlapis tunggal laser optis yang digunakan adalah laser merah yang dapat berukuran lebih kecil dari CD biasa kualitas yang dihasilkan juga lebih baik dari CD model lain.

 

3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)

Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage.